<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituding Intimidasi Warga, Ketua PP Supono: Dia Tamu yang Tak Sopan dan Tidak Izin ke Kami!</title><description>Dalam klarifikasinya, Supono tampak santai dan tak melakukan permintaan maaf atas aksinya itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami"/><item><title>Dituding Intimidasi Warga, Ketua PP Supono: Dia Tamu yang Tak Sopan dan Tidak Izin ke Kami!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2024 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami-998NQauD26.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua PP Supono klarifikasi soal intimidasi warga pelapor pungli (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/24/512/3038788/dituding-intimidasi-warga-ketua-pp-supono-dia-tamu-yang-tak-sopan-dan-tidak-izin-ke-kami-998NQauD26.jpg</image><title>Ketua PP Supono klarifikasi soal intimidasi warga pelapor pungli (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNi8xLzE4MjU3NC81L3g5MWx6cG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEBUMEN - Kepala Desa Menganti dan ketua Pemuda Pancasila (PP) setempat, Supono mengomentari video viral dirinya yang disebut mengintimidasi Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono yang merupakan pelapor dugaan pungli SD (sekolah dasar) di Kebumen.
Dalam klarifikasinya, Supono tampak santai dan tak melakukan permintaan maaf atas aksinya itu.
Ia menyatakan bahwa saat itu dirinya datang ke rumah salah seorang warganya yang didatangi LSM LPKSM Kresna Cakra Nusantara untuk meluruskan soal dugaan Pungli di SDN 1 Jatimulyo.

BACA JUGA:
Sosok Kades Supono, Ketua Pemuda Pancasila yang Intimidasi dan Usir Wali Murid Pelapor Pungli

Dia menyesalkan aksi Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono yang tak minta izin kepada pihaknya yang bertamu ke rumah warganya. Pasalnya, di desanya memiliki aturan tersebut.
&quot;Dia bilang saya tidak akan pergi dari sini dan saya tidak akan mencabut laporannya di Polres seperti itu. Jadi intinya saya tersulut emosi dan kita terjadi adu argumentasi,&quot; ujarnya, Rabu (24/7/2024).

BACA JUGA:
Viral Anggota Pemuda Pancasila Intimidasi hingga Usir Wali Murid yang Laporkan Dugaan Pungli

Supono pun mengaku tersinggung dengan rekan Sugiyono yang bertamu ke rumah warganya, namun menganggap rumah tersebut seperti rumahnya sendiri.
&quot;Padahal itu desa siapa dan itulah yang menyulut kemarahan saya. Saya merasa sebagai kepala desa dan menjadi pimpinan di desa, kami tersinggung karena ada tamu yang tidak sopan dan tidak izin ke kami,&quot; tegas dia.
Dia menegaskan bahwa tak ada pungli di  SDN 1 Jatimulyo. Kata dia, dugaan pungli yang dimaksud merupakan infak yang sudah disepakati bersama.
&quot;Itu penarikan dana infak yang sudah disepakti oleh komite sekolah dan paguyuban wali murid dan ada notulanya bersama kepala desa. Wong itu cuma Rp30 ribu bukan ratusan juta,&quot; tutur dia.


Sementara itu Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono merasa diintimidasi hingga diperkusi saat berada di rumah kliennya yang merupakan orangtua siswa yang melaporkan dugaan terjadinya pungli.

Dia pun meminta Polres Kebumen untuk turun tangan mengusut kasus intimidasi tersebut.

&quot;Kami butuh hadirnya penegakan hukum namun tidak ada aparat yang hadir dan saya kecewa ada intimidasi,&quot; tuturnya.

Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Laode Arwansyah menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa orang-orang yang ada dalam video viral tersebut. Saat ini, kata dia, polisi kasus dugaan pungli tersebut sedang didalami oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Kebumen.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNy8wNi8xLzE4MjU3NC81L3g5MWx6cG8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KEBUMEN - Kepala Desa Menganti dan ketua Pemuda Pancasila (PP) setempat, Supono mengomentari video viral dirinya yang disebut mengintimidasi Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono yang merupakan pelapor dugaan pungli SD (sekolah dasar) di Kebumen.
Dalam klarifikasinya, Supono tampak santai dan tak melakukan permintaan maaf atas aksinya itu.
Ia menyatakan bahwa saat itu dirinya datang ke rumah salah seorang warganya yang didatangi LSM LPKSM Kresna Cakra Nusantara untuk meluruskan soal dugaan Pungli di SDN 1 Jatimulyo.

BACA JUGA:
Sosok Kades Supono, Ketua Pemuda Pancasila yang Intimidasi dan Usir Wali Murid Pelapor Pungli

Dia menyesalkan aksi Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono yang tak minta izin kepada pihaknya yang bertamu ke rumah warganya. Pasalnya, di desanya memiliki aturan tersebut.
&quot;Dia bilang saya tidak akan pergi dari sini dan saya tidak akan mencabut laporannya di Polres seperti itu. Jadi intinya saya tersulut emosi dan kita terjadi adu argumentasi,&quot; ujarnya, Rabu (24/7/2024).

BACA JUGA:
Viral Anggota Pemuda Pancasila Intimidasi hingga Usir Wali Murid yang Laporkan Dugaan Pungli

Supono pun mengaku tersinggung dengan rekan Sugiyono yang bertamu ke rumah warganya, namun menganggap rumah tersebut seperti rumahnya sendiri.
&quot;Padahal itu desa siapa dan itulah yang menyulut kemarahan saya. Saya merasa sebagai kepala desa dan menjadi pimpinan di desa, kami tersinggung karena ada tamu yang tidak sopan dan tidak izin ke kami,&quot; tegas dia.
Dia menegaskan bahwa tak ada pungli di  SDN 1 Jatimulyo. Kata dia, dugaan pungli yang dimaksud merupakan infak yang sudah disepakati bersama.
&quot;Itu penarikan dana infak yang sudah disepakti oleh komite sekolah dan paguyuban wali murid dan ada notulanya bersama kepala desa. Wong itu cuma Rp30 ribu bukan ratusan juta,&quot; tutur dia.


Sementara itu Ketua LPKSM Kresna Cakra Nusantara, Sugiyono merasa diintimidasi hingga diperkusi saat berada di rumah kliennya yang merupakan orangtua siswa yang melaporkan dugaan terjadinya pungli.

Dia pun meminta Polres Kebumen untuk turun tangan mengusut kasus intimidasi tersebut.

&quot;Kami butuh hadirnya penegakan hukum namun tidak ada aparat yang hadir dan saya kecewa ada intimidasi,&quot; tuturnya.

Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Laode Arwansyah menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa orang-orang yang ada dalam video viral tersebut. Saat ini, kata dia, polisi kasus dugaan pungli tersebut sedang didalami oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Kebumen.</content:encoded></item></channel></rss>
