<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Pesilat PSHT Keroyok Polisi hingga Luka Parah di Jember      </title><description>Seorang polisi menjadi korban pengeroyokan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/24/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember"/><item><title>4 Fakta Pesilat PSHT Keroyok Polisi hingga Luka Parah di Jember      </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/24/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/24/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2024 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Bambang Sugiarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/23/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember-R9vd00fsRy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/23/519/3038562/4-fakta-pesilat-psht-keroyok-polisi-hingga-luka-parah-di-jember-R9vd00fsRy.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjMxMi81L3g5MTY0ZGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JEMBER &amp;ndash;&amp;nbsp;Seorang polisi menjadi korban pengeroyokan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jember, Jawa Timur.

Berikut sejumlah faktanyaL

1. Korban Anggota Polsek Kaliwates
Korban merupakan anggota Polsek Kaliwates Aipda Parmanto Indra Jaya, yang saat itu sedang melakukan pengamanan di kawasan tersebut, namun menjadi korban pengeroyokan.

BACA JUGA:
22 Anggota PSHT Pengeroyok Polisi di Jember Ditangkap, 2 Pelaku Masih Bocah

&amp;ldquo;Kami sangat menyayangkan kasus ini, dan tetap mengusut kasus ini,&amp;rdquo; kata Kapolsek Kaliwates Kompol Nur Hadi, Selasa (23/7/2024).
&amp;nbsp;
2. Pengamanan Konvoi
Kronologi bermula saat Aipda Parmanto Indra Jaya saat sedang melakukan pengamanan dan mengatur konvoi, ia tiba-tiba dikeroyok dan dilempari batu oleh oknum anggota&amp;nbsp;PSHT.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua PSHT Minta Maaf dan Buru Anggotanya yang Keroyok Polisi hingga Luka Parah

3. Korban Luka-Luka
Namun meskipun sudah mengenakan seragam polisi, para pelaku tidak bergeming. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit
Bahkan rombongan itu tetap melakukan kekerasan dan pengeroyokan oleh&amp;nbsp;pesilat&amp;nbsp;PSHT hingga Aipda Parmanto mengalami luka di bagian wajahnya.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSU Kaliwates Jember untuk mendapatkan perawatan.4. Polisi Olah TKP

Kasus pengeroyokan ini segera ditindaklanjuti oleh jajaran Kepolisian Resort Jember dan Inavis dengan melakukan penyelidikan termasuk olah TKP.

&amp;ldquo;Anggota Polres Jember sedang memburu para pelaku pengeroyokan tersebut,&amp;rdquo; tegas Kompol Nur Hadi.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNi8yOS8xLzE4MjMxMi81L3g5MTY0ZGU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JEMBER &amp;ndash;&amp;nbsp;Seorang polisi menjadi korban pengeroyokan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jember, Jawa Timur.

Berikut sejumlah faktanyaL

1. Korban Anggota Polsek Kaliwates
Korban merupakan anggota Polsek Kaliwates Aipda Parmanto Indra Jaya, yang saat itu sedang melakukan pengamanan di kawasan tersebut, namun menjadi korban pengeroyokan.

BACA JUGA:
22 Anggota PSHT Pengeroyok Polisi di Jember Ditangkap, 2 Pelaku Masih Bocah

&amp;ldquo;Kami sangat menyayangkan kasus ini, dan tetap mengusut kasus ini,&amp;rdquo; kata Kapolsek Kaliwates Kompol Nur Hadi, Selasa (23/7/2024).
&amp;nbsp;
2. Pengamanan Konvoi
Kronologi bermula saat Aipda Parmanto Indra Jaya saat sedang melakukan pengamanan dan mengatur konvoi, ia tiba-tiba dikeroyok dan dilempari batu oleh oknum anggota&amp;nbsp;PSHT.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketua PSHT Minta Maaf dan Buru Anggotanya yang Keroyok Polisi hingga Luka Parah

3. Korban Luka-Luka
Namun meskipun sudah mengenakan seragam polisi, para pelaku tidak bergeming. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit
Bahkan rombongan itu tetap melakukan kekerasan dan pengeroyokan oleh&amp;nbsp;pesilat&amp;nbsp;PSHT hingga Aipda Parmanto mengalami luka di bagian wajahnya.

Korban selanjutnya dilarikan ke RSU Kaliwates Jember untuk mendapatkan perawatan.4. Polisi Olah TKP

Kasus pengeroyokan ini segera ditindaklanjuti oleh jajaran Kepolisian Resort Jember dan Inavis dengan melakukan penyelidikan termasuk olah TKP.

&amp;ldquo;Anggota Polres Jember sedang memburu para pelaku pengeroyokan tersebut,&amp;rdquo; tegas Kompol Nur Hadi.

</content:encoded></item></channel></rss>
