<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geledah Sejumlah Lokasi di Jabodetabek, KPK Sita Dokumen Terkait Kasus Bansos Presiden</title><description>Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika menuturkan pihaknya turut mengamankan sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi bansos presiden.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040083/geledah-sejumlah-lokasi-di-jabodetabek-kpk-sita-dokumen-terkait-kasus-bansos-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040083/geledah-sejumlah-lokasi-di-jabodetabek-kpk-sita-dokumen-terkait-kasus-bansos-presiden"/><item><title>Geledah Sejumlah Lokasi di Jabodetabek, KPK Sita Dokumen Terkait Kasus Bansos Presiden</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040083/geledah-sejumlah-lokasi-di-jabodetabek-kpk-sita-dokumen-terkait-kasus-bansos-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040083/geledah-sejumlah-lokasi-di-jabodetabek-kpk-sita-dokumen-terkait-kasus-bansos-presiden</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2024 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/26/337/3040083/jubir_kpk-vqiS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir KPK, Tessa Mahardhika. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/26/337/3040083/jubir_kpk-vqiS_large.jpg</image><title>Jubir KPK, Tessa Mahardhika. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jabodetabek guna mengusut dugaan korupsi pengadaan bansos presiden yang terjadi pada periode 2020 saat penanganan Pandemi Covid-19. KPK mengamankan sejumlah dokumen dalam penggeledahan tersebut.&#13;
&#13;
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika menuturkan pihaknya turut mengamankan sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi bansos presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk hasil kegiatan penyidikan di Jabodetabek, info dari penyidik didapatkan dokumen, penyitaannya didapatkan dokumen. Belum ada barang bukti elektronik yang di sita,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa belum menjelaskan secara rinci terkait isi dokumen yang disita. Dia menambahkan, hingga kini serangkaian kegiatan penggeledahan tersebut masih berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hari ini juga masih berlangsung, kita update lagi. Untuk sementara yang didapatkan baru dokumen saja,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Tessa menjelaskan, bansos presiden yang diduga dikorupsi sebanyak enam juta paket.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahap tiga, lima, dan enam. Per tahap itu kurang lebih sekitar dua juta paket. Jadi kalau tiga tahap itu, dikalikan dua juta, sekitar enam juta paket (bansos),&amp;rdquo; kata Tessa kepada wartawan, Kamis (4/7/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK memperkirakan kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi ini mencapai Rp250 miliar. Jumlah kerugian ratusan miliar itu dalam tiga tahap pembagian yang ditujukan untuk warga Jabodetabek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Potensi kerugian negara banpres sebesar kurang lebih Rp250 miliar untuk tahap 3, 5, dan tahap 6,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan yang dikutip, Senin (1/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun modus dugaan korupsi ini berupa mengurangi kualitas dari sejumlah bahan pokok yang dibagikan. Isi dari bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, biskuit, dan beberapa bahan pokok lainnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jabodetabek guna mengusut dugaan korupsi pengadaan bansos presiden yang terjadi pada periode 2020 saat penanganan Pandemi Covid-19. KPK mengamankan sejumlah dokumen dalam penggeledahan tersebut.&#13;
&#13;
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika menuturkan pihaknya turut mengamankan sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi bansos presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk hasil kegiatan penyidikan di Jabodetabek, info dari penyidik didapatkan dokumen, penyitaannya didapatkan dokumen. Belum ada barang bukti elektronik yang di sita,&amp;quot; kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Kendati begitu, Tessa belum menjelaskan secara rinci terkait isi dokumen yang disita. Dia menambahkan, hingga kini serangkaian kegiatan penggeledahan tersebut masih berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hari ini juga masih berlangsung, kita update lagi. Untuk sementara yang didapatkan baru dokumen saja,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Tessa menjelaskan, bansos presiden yang diduga dikorupsi sebanyak enam juta paket.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tahap tiga, lima, dan enam. Per tahap itu kurang lebih sekitar dua juta paket. Jadi kalau tiga tahap itu, dikalikan dua juta, sekitar enam juta paket (bansos),&amp;rdquo; kata Tessa kepada wartawan, Kamis (4/7/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK memperkirakan kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi ini mencapai Rp250 miliar. Jumlah kerugian ratusan miliar itu dalam tiga tahap pembagian yang ditujukan untuk warga Jabodetabek.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Potensi kerugian negara banpres sebesar kurang lebih Rp250 miliar untuk tahap 3, 5, dan tahap 6,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan yang dikutip, Senin (1/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun modus dugaan korupsi ini berupa mengurangi kualitas dari sejumlah bahan pokok yang dibagikan. Isi dari bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, biskuit, dan beberapa bahan pokok lainnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
