<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sidang IPPP, Ketua DPR Dorong Pemberdayaan Perempuan di Pasifik Berpartisipasi dalam Politik</title><description>Setiap negara Pasifik memiliki mekanisme dan aturan yang berbeda terkait dengan isu pemberdayaan perempuan di negaranya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040186/sidang-ippp-ketua-dpr-dorong-pemberdayaan-perempuan-di-pasifik-berpartisipasi-dalam-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040186/sidang-ippp-ketua-dpr-dorong-pemberdayaan-perempuan-di-pasifik-berpartisipasi-dalam-politik"/><item><title>Sidang IPPP, Ketua DPR Dorong Pemberdayaan Perempuan di Pasifik Berpartisipasi dalam Politik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040186/sidang-ippp-ketua-dpr-dorong-pemberdayaan-perempuan-di-pasifik-berpartisipasi-dalam-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/26/337/3040186/sidang-ippp-ketua-dpr-dorong-pemberdayaan-perempuan-di-pasifik-berpartisipasi-dalam-politik</guid><pubDate>Jum'at 26 Juli 2024 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/26/337/3040186/dpr-Cu5g_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/26/337/3040186/dpr-Cu5g_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani meminta agar pemberdayaan perempuan dapat dilakukan di Pasifik saat membuka Sidang ke-2 Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) di Jakarta Pusat, Kamis 25 Juli 2024.&#13;
&#13;
Puan menyatakan bahwa DPR siap untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dengan Parlemen negara-negara Pasifik, khususnya terkait fungsi parlemen yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Terkait pembangunan inklusif di Pasifik, saya mendorong pemberdayaan perempuan di Pasifik. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan partisipasi perempuan di dunia politik, dan untuk memegang jabatan publik,&amp;rdquo; kata Puan dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Puan menyadari memang di setiap negara Pasifik memiliki mekanisme dan aturan yang berbeda terkait dengan isu pemberdayaan perempuan di negaranya. Meski begitu ia meyakini peningkatan kapasitas perempuan di negara-negara Pasifik akan semakin meningkat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sepakat akan lebih detail membicarakan hal itu di setiap negara di mana kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan bisa lebih dipertimbangkan,&amp;rdquo; tutup Puan.&#13;
&#13;
Salah satu delegasi Sidang ke-2 IPPP, Gloria Guttenbeil Pole&amp;rsquo;o dari Parlemen Tonga menyambut baii apa yanhmg disuarakan Puan. Pasalnya, ia merasa, keterlibatan perempuan di parlemen masih minim di negaranya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rasa itu hal yang tepat dibicarakan oleh seorang perempuan di parlemen karena di negara asal kami keterlibatan perempuan di parlemen tidak begitu banyak,&amp;rdquo; kata Gloria, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Parlemen Tonga sendiri disebut hanya memiliki satu anggota perempuan. Gloria mengatakan, mendengar pesan Puan terkait kesetaraan gender di bidang politik telah membuat semangat untuk para perempuan berpartisipasi dalam dunia politik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau menjadi inspirasi karena bisa menjadi pemimpin nasional. Para pemimpin perempuan seperti Madam Puan memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat dalam hal sosial ekonomi dan isu-isu lain yang berdampak,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu bisa membuka harapan kami untuk menjadi petugas masa depan. Kami melihat beliau sebagai Ketua DPR memberikan inspirasi bagi banyak perempuan agar bisa menjadi seperti beliau,&amp;rdquo; imbuh Gloria.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani meminta agar pemberdayaan perempuan dapat dilakukan di Pasifik saat membuka Sidang ke-2 Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) di Jakarta Pusat, Kamis 25 Juli 2024.&#13;
&#13;
Puan menyatakan bahwa DPR siap untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dengan Parlemen negara-negara Pasifik, khususnya terkait fungsi parlemen yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Terkait pembangunan inklusif di Pasifik, saya mendorong pemberdayaan perempuan di Pasifik. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan partisipasi perempuan di dunia politik, dan untuk memegang jabatan publik,&amp;rdquo; kata Puan dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Puan menyadari memang di setiap negara Pasifik memiliki mekanisme dan aturan yang berbeda terkait dengan isu pemberdayaan perempuan di negaranya. Meski begitu ia meyakini peningkatan kapasitas perempuan di negara-negara Pasifik akan semakin meningkat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sepakat akan lebih detail membicarakan hal itu di setiap negara di mana kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan bisa lebih dipertimbangkan,&amp;rdquo; tutup Puan.&#13;
&#13;
Salah satu delegasi Sidang ke-2 IPPP, Gloria Guttenbeil Pole&amp;rsquo;o dari Parlemen Tonga menyambut baii apa yanhmg disuarakan Puan. Pasalnya, ia merasa, keterlibatan perempuan di parlemen masih minim di negaranya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rasa itu hal yang tepat dibicarakan oleh seorang perempuan di parlemen karena di negara asal kami keterlibatan perempuan di parlemen tidak begitu banyak,&amp;rdquo; kata Gloria, Jumat (26/7/2024).&#13;
&#13;
Parlemen Tonga sendiri disebut hanya memiliki satu anggota perempuan. Gloria mengatakan, mendengar pesan Puan terkait kesetaraan gender di bidang politik telah membuat semangat untuk para perempuan berpartisipasi dalam dunia politik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau menjadi inspirasi karena bisa menjadi pemimpin nasional. Para pemimpin perempuan seperti Madam Puan memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat dalam hal sosial ekonomi dan isu-isu lain yang berdampak,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu bisa membuka harapan kami untuk menjadi petugas masa depan. Kami melihat beliau sebagai Ketua DPR memberikan inspirasi bagi banyak perempuan agar bisa menjadi seperti beliau,&amp;rdquo; imbuh Gloria.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
