<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BPIP Harap Pendidikan Pancasila Dapat Dimaksimalkan untuk Kehidupan Bernegara</title><description>Pendidikan Pancasila dinyatakan sebagai muatan wajib dalam kurikulum setiap jenjang pendidikan dalam rangka pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/27/609/3040446/kepala-bpip-harap-pendidikan-pancasila-dapat-dimaksimalkan-untuk-kehidupan-bernegara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/27/609/3040446/kepala-bpip-harap-pendidikan-pancasila-dapat-dimaksimalkan-untuk-kehidupan-bernegara"/><item><title>Kepala BPIP Harap Pendidikan Pancasila Dapat Dimaksimalkan untuk Kehidupan Bernegara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/27/609/3040446/kepala-bpip-harap-pendidikan-pancasila-dapat-dimaksimalkan-untuk-kehidupan-bernegara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/27/609/3040446/kepala-bpip-harap-pendidikan-pancasila-dapat-dimaksimalkan-untuk-kehidupan-bernegara</guid><pubDate>Sabtu 27 Juli 2024 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/27/609/3040446/kepala_bpip_yudian_wahyudi-XrDv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPIP Yudian Wahyudi (Foto: Dok BPIP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/27/609/3040446/kepala_bpip_yudian_wahyudi-XrDv_large.jpg</image><title>Kepala BPIP Yudian Wahyudi (Foto: Dok BPIP)</title></images><description>MAKASSAR - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulawesi Selatan, yang telah siap menggunakan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di seluruh jenjang Pendidikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya implementasi BTU merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Pendidikan Nasional. Pendidikan Pancasila dinyatakan sebagai muatan wajib dalam kurikulum setiap jenjang pendidikan dalam rangka pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian, implementasi BTU Pendidikan Pancasila yang menitikberatkan pada Pancasila dalam tindakan diharapkan dapat mampu mengokohkan para pelajar terhadap pengetahuan, keyakinan dan habituasi,&amp;quot; ujarnya saat membuka Penguatan Jaringan Pancasila Melalui Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di&amp;nbsp;Sulawesi Selatan, Jumat 26 Juli 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan bahwa secara garis besar Pendidikan Pancasila berbeda dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegraan (PPKn) sebelumnya. &amp;quot;Di mana dalam penerapan BTU Pendidikan Pancasila muatannya terdiri dari materi kognitif 30 persen dan 70 persen praktik,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Dirinya&amp;nbsp;berharap, kegiatan tersebut dapat sarana untuk memaksimalkan pengimplementasian BTU Pendidikan Pancasila di setiap jenjang satuan pendidikan di Indonesia.&#13;
&#13;
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan ideologi dan nilai-nilai Pancasila sangat penting ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa. &amp;quot;Maka dari itu, saya mengajak kepada seluruh tenaga pendidik di Sulawesi Selatan untuk menggunakan Buku ini,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia berharap, tenaga pendidik untuk menyampaikan dan membawa pelajaran tersebut dengan cara kasih sayang kepada anak-anak didiknya. &amp;quot;Ajarkanlah nilai Pancasila ini, dibungkus dengan cara kasih sayang dan cinta atau satu kata Love&amp;quot;, ajaknya.&#13;
&#13;
Pejabat Kementerian dalam Negeri yang pernah menjabat tiga kali sebagai Pj Gubernur di tiga Provinsi di Pulau Sulawesi ini, mengaku sangat tepat jika BTU tersebut diimplementasikan. &amp;quot;Maka, bapak ibu, mari kita bawa risalah penebar toleransi, penebar, nilai-nilai kasih sayang untuk bangsa kita mulai dari Sulawesi Selatan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan Provinsi Sulawesi Selatan siap menjadi daerah percontohan, dalam pembumian nilai-nilai Pancasila melalui Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Prakoso melaporkan kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan tenaga pendidik tingkat Dasar sampai dengan perguruan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan. &amp;quot;Penguatan jaringan pendidik Pancasila sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan cinta tanah air,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Melalui buku teks utama pendidikan Pancasila ini mendapatkan panduan terstruktur untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila secara efektif. &amp;quot;Di Sulawesi Selatan, penggunaan buku teks utama diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat nilai-nilai Pancasila, dengan dukungan dari berbagai stakeholders, termasuk orang tua, agar generasi muda dapat menjadi individu cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini untuk segera memberikan pemahaman kepada guru agar BTU Pendidikan Pancasila dapat segera diterapkan kepada siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan dengan terealisasinya BTU ini dapat mewujudkan harapan para pendiri bangsa agar Indonesia menjadi bangsa besar di dunia, sebagai bagian dari target kita menuju Indonesia Emas 2045,&amp;quot; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MAKASSAR - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulawesi Selatan, yang telah siap menggunakan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di seluruh jenjang Pendidikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya implementasi BTU merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Pendidikan Nasional. Pendidikan Pancasila dinyatakan sebagai muatan wajib dalam kurikulum setiap jenjang pendidikan dalam rangka pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan demikian, implementasi BTU Pendidikan Pancasila yang menitikberatkan pada Pancasila dalam tindakan diharapkan dapat mampu mengokohkan para pelajar terhadap pengetahuan, keyakinan dan habituasi,&amp;quot; ujarnya saat membuka Penguatan Jaringan Pancasila Melalui Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di&amp;nbsp;Sulawesi Selatan, Jumat 26 Juli 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan bahwa secara garis besar Pendidikan Pancasila berbeda dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegraan (PPKn) sebelumnya. &amp;quot;Di mana dalam penerapan BTU Pendidikan Pancasila muatannya terdiri dari materi kognitif 30 persen dan 70 persen praktik,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Dirinya&amp;nbsp;berharap, kegiatan tersebut dapat sarana untuk memaksimalkan pengimplementasian BTU Pendidikan Pancasila di setiap jenjang satuan pendidikan di Indonesia.&#13;
&#13;
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan ideologi dan nilai-nilai Pancasila sangat penting ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa. &amp;quot;Maka dari itu, saya mengajak kepada seluruh tenaga pendidik di Sulawesi Selatan untuk menggunakan Buku ini,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia berharap, tenaga pendidik untuk menyampaikan dan membawa pelajaran tersebut dengan cara kasih sayang kepada anak-anak didiknya. &amp;quot;Ajarkanlah nilai Pancasila ini, dibungkus dengan cara kasih sayang dan cinta atau satu kata Love&amp;quot;, ajaknya.&#13;
&#13;
Pejabat Kementerian dalam Negeri yang pernah menjabat tiga kali sebagai Pj Gubernur di tiga Provinsi di Pulau Sulawesi ini, mengaku sangat tepat jika BTU tersebut diimplementasikan. &amp;quot;Maka, bapak ibu, mari kita bawa risalah penebar toleransi, penebar, nilai-nilai kasih sayang untuk bangsa kita mulai dari Sulawesi Selatan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Ia menegaskan Provinsi Sulawesi Selatan siap menjadi daerah percontohan, dalam pembumian nilai-nilai Pancasila melalui Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Prakoso melaporkan kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan tenaga pendidik tingkat Dasar sampai dengan perguruan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan. &amp;quot;Penguatan jaringan pendidik Pancasila sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan cinta tanah air,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Melalui buku teks utama pendidikan Pancasila ini mendapatkan panduan terstruktur untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila secara efektif. &amp;quot;Di Sulawesi Selatan, penggunaan buku teks utama diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat nilai-nilai Pancasila, dengan dukungan dari berbagai stakeholders, termasuk orang tua, agar generasi muda dapat menjadi individu cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini untuk segera memberikan pemahaman kepada guru agar BTU Pendidikan Pancasila dapat segera diterapkan kepada siswa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan dengan terealisasinya BTU ini dapat mewujudkan harapan para pendiri bangsa agar Indonesia menjadi bangsa besar di dunia, sebagai bagian dari target kita menuju Indonesia Emas 2045,&amp;quot; tutupnya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
