<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok, Bareskrim Panggil Kepala BP2MI untuk Klarifikasi Sosok Inisial T terkait Judol </title><description>Bareskrim Polri menyatakan belum menerima konfirmasi kehadiran undangan klarifikasi Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/28/337/3040708/besok-bareskrim-panggil-kepala-bp2mi-untuk-klarifikasi-sosok-inisial-t-terkait-judol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/28/337/3040708/besok-bareskrim-panggil-kepala-bp2mi-untuk-klarifikasi-sosok-inisial-t-terkait-judol"/><item><title>Besok, Bareskrim Panggil Kepala BP2MI untuk Klarifikasi Sosok Inisial T terkait Judol </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/28/337/3040708/besok-bareskrim-panggil-kepala-bp2mi-untuk-klarifikasi-sosok-inisial-t-terkait-judol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/28/337/3040708/besok-bareskrim-panggil-kepala-bp2mi-untuk-klarifikasi-sosok-inisial-t-terkait-judol</guid><pubDate>Minggu 28 Juli 2024 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/28/337/3040708/ilustrasi-G4bp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/28/337/3040708/ilustrasi-G4bp_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan belum menerima konfirmasi kehadiran undangan klarifikasi Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Benny diundang untuk klarifikasi perihal pernyataannya soal sosok pengendali judi online (judol) yang ia sebut berinisial T.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bareskrim belum terima konfirmasi,&amp;quot; kata Djuhandhani saat dihubungi wartawan, Minggu (28/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kendati begitu, Djuhandhani menyatakan pihaknya tetap menunggu kehadiran Benny untuk diklarifikasi terkait pernyataannya itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas kami menunggu yang bersangkutan untuk kita klarifikasi,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perlu diketahui, undangan klarifikasi itu dijadwalkan pada Senin (29/7/2024). Menurut Djuhandhani, undangan klarifikasi dijadwalkan pada siang hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami undang jam 14.00 (WIB),&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Benny memastikan bahwa dirinya bakal memenuhi undangan klarifikasi Bareskrim Polri, terkait pernyataannya soal sosok T yang diduga bandar sekaligus pengendali judi online di Indonesia.&#13;
&#13;
Benny mengaku telah menerima undangan klarifikasi itu sejak Jumat 26 Juli 2024 malam, dan mengetahui bahwa agenda pemeriksaannya dijadwalkan pada Senin 29 Juli 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hadir dong, hadir dong, diminta klarifikasi masa enggak hadir,&amp;quot; kata Benny kepada wartawan, Sabtu (27/7/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyallah (bakal hadir) pagi ya, kalau enggak siang, perkiraan pagi jam 10 sampai jam 12,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Benny mengatakan bahwa dirinya bakal menjelaskan mengenai peristiwa saat dia menyampaikan inisial sosok pengendali judi online di Indonesia berinisial T saat rapat terbatas di Istana Negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan sampaikan peristiwa yang terjadi di Istana Negara saat saya menyampaikan itu di depan Presiden, Wakil Presiden, ada Panglima, ada Kapolri, ada menteri menteri, (kepala) lembaga,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan belum menerima konfirmasi kehadiran undangan klarifikasi Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui, Benny diundang untuk klarifikasi perihal pernyataannya soal sosok pengendali judi online (judol) yang ia sebut berinisial T.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bareskrim belum terima konfirmasi,&amp;quot; kata Djuhandhani saat dihubungi wartawan, Minggu (28/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kendati begitu, Djuhandhani menyatakan pihaknya tetap menunggu kehadiran Benny untuk diklarifikasi terkait pernyataannya itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas kami menunggu yang bersangkutan untuk kita klarifikasi,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perlu diketahui, undangan klarifikasi itu dijadwalkan pada Senin (29/7/2024). Menurut Djuhandhani, undangan klarifikasi dijadwalkan pada siang hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami undang jam 14.00 (WIB),&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Benny memastikan bahwa dirinya bakal memenuhi undangan klarifikasi Bareskrim Polri, terkait pernyataannya soal sosok T yang diduga bandar sekaligus pengendali judi online di Indonesia.&#13;
&#13;
Benny mengaku telah menerima undangan klarifikasi itu sejak Jumat 26 Juli 2024 malam, dan mengetahui bahwa agenda pemeriksaannya dijadwalkan pada Senin 29 Juli 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hadir dong, hadir dong, diminta klarifikasi masa enggak hadir,&amp;quot; kata Benny kepada wartawan, Sabtu (27/7/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyallah (bakal hadir) pagi ya, kalau enggak siang, perkiraan pagi jam 10 sampai jam 12,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Benny mengatakan bahwa dirinya bakal menjelaskan mengenai peristiwa saat dia menyampaikan inisial sosok pengendali judi online di Indonesia berinisial T saat rapat terbatas di Istana Negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan sampaikan peristiwa yang terjadi di Istana Negara saat saya menyampaikan itu di depan Presiden, Wakil Presiden, ada Panglima, ada Kapolri, ada menteri menteri, (kepala) lembaga,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
