<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Kembali Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 2.000 Meter</title><description>Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara terus erupsi hingga dini hari ini, Minggu (28/7/2024), pukul 02.18 WIT. Saat erupsi, Gunung Ibu luncurkan 2.000.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/28/340/3040593/gunung-ibu-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-2-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/28/340/3040593/gunung-ibu-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-2-000-meter"/><item><title>Gunung Ibu Kembali Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 2.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/28/340/3040593/gunung-ibu-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-2-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/28/340/3040593/gunung-ibu-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-2-000-meter</guid><pubDate>Minggu 28 Juli 2024 06:54 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/28/340/3040593/gunung_ibu_kembali_erupsi_dini_hari_tadi-L5dS_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu kembali erupsi dini hari tadi, Minggu (28/7/2024) setinggi 2.000 meter (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/28/340/3040593/gunung_ibu_kembali_erupsi_dini_hari_tadi-L5dS_large.png</image><title>Gunung Ibu kembali erupsi dini hari tadi, Minggu (28/7/2024) setinggi 2.000 meter (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara terus erupsi hingga dini hari ini, Minggu (28/7/2024), pukul 02.18 WIT. Saat erupsi, Gunung Ibu luncurkan 2.000 meter atau 2 kilometer abu vulkanik di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 28 Juli 2024, pukul 02:18 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 2000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 3325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, M Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 257 detik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara terus erupsi hingga dini hari ini, Minggu (28/7/2024), pukul 02.18 WIT. Saat erupsi, Gunung Ibu luncurkan 2.000 meter atau 2 kilometer abu vulkanik di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 28 Juli 2024, pukul 02:18 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 2000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 3325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, M Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 257 detik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Richard meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
