<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Calon Anggota Kompolnas Gagal Lolos Tahap Administrasi</title><description>Sebanyak 30 calon anggota Komisi epolisian Nasional (Kompolnas) gagal tahap administrasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/30/337/3041578/30-calon-anggota-kompolnas-gagal-lolos-tahap-administrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/30/337/3041578/30-calon-anggota-kompolnas-gagal-lolos-tahap-administrasi"/><item><title>30 Calon Anggota Kompolnas Gagal Lolos Tahap Administrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/30/337/3041578/30-calon-anggota-kompolnas-gagal-lolos-tahap-administrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/30/337/3041578/30-calon-anggota-kompolnas-gagal-lolos-tahap-administrasi</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2024 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/30/337/3041578/pansel_calon_anggota_kompolnas_menjelaskan_30_orang_gagal_di_tahap_administrasi-RP7E_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pansel calon anggota Kompolnas menjelaskan 30 orang gagal di tahap administrasi (Foto : MNC Media/Riana R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/30/337/3041578/pansel_calon_anggota_kompolnas_menjelaskan_30_orang_gagal_di_tahap_administrasi-RP7E_large.jpg</image><title>Pansel calon anggota Kompolnas menjelaskan 30 orang gagal di tahap administrasi (Foto : MNC Media/Riana R)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 30 calon anggota Komisi epolisian Nasional (Kompolnas) gagal tahap administrasi. Dengan begitu, dari 137 orang calon anggota Kompolnas periode 2024-2024, hanya 107 ke tahap tes tertulis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tahap seleksi administrasi dan kebanyakan adalah administrasi yang menyeleksi adalah pansel, bukan sekretariat Kompolnas,&amp;quot; kata Sekretaris sekaligus anggota panitia seleksi (Pansel) Kompolnas, Yenti Garnasih kepada wartawan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2024).&#13;
&#13;
Yenti mengatakan, mayoritas kegagalan terjadi akibat para peserta calon anggota Kompolnas mendaftar karena coba-coba. Di antaranya, umur yang tidak sesuai persyaratan, hingga pendaftar yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang tidak terpenuhi kebanyakan, mungkin coba-coba dan itu selalu ada, ada yang umur 24, 31 tahun, tapi bagus juga. Itu berarti ngetes panselnya beneran apa tidak, gitu kan ya? Makanya kita sangat lihat itu ya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Angka 137 dikurangi 30 tuh sangat bagus sekali. Ada yang dikurangi jauh sekali tapi pertanggungjawabannya kan berat,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sebanyak 107 peserta yang telah lolos verifikasi administrasi, tengah mengikuti tes tertulis. Mereka, diminta menuliskan visi-misi, sesuai dengan tema yang telah ditentukan yakni &amp;#39;Tugas dan Wewenang Kompolnas&amp;#39;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maksimalnya itu waktu, jadi 3 jam atau 180 menit, kurang boleh, nambah gak boleh,&amp;quot; kata Ketua Pansel Calon Anggota Kompolnas, Hermawan Sulistyo di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 30 calon anggota Komisi epolisian Nasional (Kompolnas) gagal tahap administrasi. Dengan begitu, dari 137 orang calon anggota Kompolnas periode 2024-2024, hanya 107 ke tahap tes tertulis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tahap seleksi administrasi dan kebanyakan adalah administrasi yang menyeleksi adalah pansel, bukan sekretariat Kompolnas,&amp;quot; kata Sekretaris sekaligus anggota panitia seleksi (Pansel) Kompolnas, Yenti Garnasih kepada wartawan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2024).&#13;
&#13;
Yenti mengatakan, mayoritas kegagalan terjadi akibat para peserta calon anggota Kompolnas mendaftar karena coba-coba. Di antaranya, umur yang tidak sesuai persyaratan, hingga pendaftar yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP).&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang tidak terpenuhi kebanyakan, mungkin coba-coba dan itu selalu ada, ada yang umur 24, 31 tahun, tapi bagus juga. Itu berarti ngetes panselnya beneran apa tidak, gitu kan ya? Makanya kita sangat lihat itu ya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Angka 137 dikurangi 30 tuh sangat bagus sekali. Ada yang dikurangi jauh sekali tapi pertanggungjawabannya kan berat,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, sebanyak 107 peserta yang telah lolos verifikasi administrasi, tengah mengikuti tes tertulis. Mereka, diminta menuliskan visi-misi, sesuai dengan tema yang telah ditentukan yakni &amp;#39;Tugas dan Wewenang Kompolnas&amp;#39;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Maksimalnya itu waktu, jadi 3 jam atau 180 menit, kurang boleh, nambah gak boleh,&amp;quot; kata Ketua Pansel Calon Anggota Kompolnas, Hermawan Sulistyo di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
