<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Remaja Meninggal, Polisi Tetapkan 10 Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka</title><description>Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro mengembangkan kasus penganiayaan remaja yang hingga meninggal di Kecamatan Kanor.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/30/519/3041532/kasus-remaja-meninggal-polisi-tetapkan-10-anak-di-bawah-umur-jadi-tersangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/30/519/3041532/kasus-remaja-meninggal-polisi-tetapkan-10-anak-di-bawah-umur-jadi-tersangka"/><item><title>Kasus Remaja Meninggal, Polisi Tetapkan 10 Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/30/519/3041532/kasus-remaja-meninggal-polisi-tetapkan-10-anak-di-bawah-umur-jadi-tersangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/30/519/3041532/kasus-remaja-meninggal-polisi-tetapkan-10-anak-di-bawah-umur-jadi-tersangka</guid><pubDate>Selasa 30 Juli 2024 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dedi Mahdi Assalafi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/30/519/3041532/kasus_remaja_meninggal-G5XV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi mengamankan 14 remaja sebagai tersangka, diman 10 di antaranya adalah anak anak. (Foto: Okezone/Dedi Mahdi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/30/519/3041532/kasus_remaja_meninggal-G5XV_large.jpg</image><title>Polisi mengamankan 14 remaja sebagai tersangka, diman 10 di antaranya adalah anak anak. (Foto: Okezone/Dedi Mahdi)</title></images><description>BOJONEGORO &amp;ndash; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro mengembangkan kasus penganiayaan remaja yang hingga meninggal di Kecamatan Kanor. Korban meninggal atas nama Andrian (20), warga Desa Banjaran, Kecamatan Baureno.&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah mengungkapkan pihaknya telah mengamankan 14 orang tersangka, dalam pengungkapan kasus tersebut. &amp;ldquo;Sudah 14 orang yang diamankan, kemungkinan masih ada pelaku lain,&amp;rdquo; kata Fahmi, Selasa (30/7/24).&#13;
&#13;
Ironisnya, dari 14 tersangka tersebut, 10 di antaranya di bawah umur. Sepuluh orang tersebut sudah kami limpah ke Kejaksaan, karena masa tahanan untuk anak-anak ini terbatas.&amp;nbsp;Pria lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 2012 ini menambahkan, jika dari 14 tersangka itu, terdapat 10 yang masih dibawah umur, tersangka yang masih anak-anak juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.&#13;
&#13;
Sebelumnya korban diketahui meninggal dunia di saluran irigasi, Desa Semambung, Kecamatan Kanor Bojonegoro, pada jumat (13/7/24). Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diketahui sempat dikejar oleh gerombolan pemotor dari arah jembatan Kanor &amp;ndash; Rengel (Kare).&#13;
&#13;
Saat itu, AKP Fahmi membeberkan kronologi kejadian tewasnya seorang remaja di Kecamatan Kanor. &amp;nbsp;Peristiwa tersebut bermula saat korban bernama Andrian (20), warga Desa Banjaran Kecamatan Baureno, sedang nongkrong bersama sejumlah temannya dengan menaiki sebanyak 6 motor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu korban bersama dengan teman-temanya sedang foto-foto di Jembatan Kanor - Rengel (Kare), pada Jumat kurang lebih sekitar pukul 23.45 wib. Setelah itu datang gerombolan pemuda atau orang, dengan menaiki sekitar 8 motor ke arah korban bersama teman-temannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengetahui didatangi gerombolan motor tersebut, korban bersama temannya kemudian cabut atau balik. Namun gerombolan motor tersebut justru malah mengejar, atau berusaha membuntuti korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengetahui dibuntuti, korban bersama teman-temannya, kemudian berusaha untuk tancap gas atau mengemudikan motor dengan kencang,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Diduga saat korban berusaha menghindar atau dikejar para pelaku ini, lalu menabrak pembatas jalan, sebelum akhirnya meninggal di saluran irigasi, turut Desa Semambung Kecamatan Kanor. (Dedi Mahdi)&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BOJONEGORO &amp;ndash; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro mengembangkan kasus penganiayaan remaja yang hingga meninggal di Kecamatan Kanor. Korban meninggal atas nama Andrian (20), warga Desa Banjaran, Kecamatan Baureno.&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah mengungkapkan pihaknya telah mengamankan 14 orang tersangka, dalam pengungkapan kasus tersebut. &amp;ldquo;Sudah 14 orang yang diamankan, kemungkinan masih ada pelaku lain,&amp;rdquo; kata Fahmi, Selasa (30/7/24).&#13;
&#13;
Ironisnya, dari 14 tersangka tersebut, 10 di antaranya di bawah umur. Sepuluh orang tersebut sudah kami limpah ke Kejaksaan, karena masa tahanan untuk anak-anak ini terbatas.&amp;nbsp;Pria lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 2012 ini menambahkan, jika dari 14 tersangka itu, terdapat 10 yang masih dibawah umur, tersangka yang masih anak-anak juga telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.&#13;
&#13;
Sebelumnya korban diketahui meninggal dunia di saluran irigasi, Desa Semambung, Kecamatan Kanor Bojonegoro, pada jumat (13/7/24). Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diketahui sempat dikejar oleh gerombolan pemotor dari arah jembatan Kanor &amp;ndash; Rengel (Kare).&#13;
&#13;
Saat itu, AKP Fahmi membeberkan kronologi kejadian tewasnya seorang remaja di Kecamatan Kanor. &amp;nbsp;Peristiwa tersebut bermula saat korban bernama Andrian (20), warga Desa Banjaran Kecamatan Baureno, sedang nongkrong bersama sejumlah temannya dengan menaiki sebanyak 6 motor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu korban bersama dengan teman-temanya sedang foto-foto di Jembatan Kanor - Rengel (Kare), pada Jumat kurang lebih sekitar pukul 23.45 wib. Setelah itu datang gerombolan pemuda atau orang, dengan menaiki sekitar 8 motor ke arah korban bersama teman-temannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengetahui didatangi gerombolan motor tersebut, korban bersama temannya kemudian cabut atau balik. Namun gerombolan motor tersebut justru malah mengejar, atau berusaha membuntuti korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengetahui dibuntuti, korban bersama teman-temannya, kemudian berusaha untuk tancap gas atau mengemudikan motor dengan kencang,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Diduga saat korban berusaha menghindar atau dikejar para pelaku ini, lalu menabrak pembatas jalan, sebelum akhirnya meninggal di saluran irigasi, turut Desa Semambung Kecamatan Kanor. (Dedi Mahdi)&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
