<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaksa Ungkap Harvey Moeis dan Helena Lim Terima Rp420 Miliar dari Korupsi Timah</title><description>Hal ini terungkap dalam sidang kasus korupsi timah di Pengadilan Tipikor Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/31/337/3042366/jaksa-ungkap-harvey-moeis-dan-helena-lim-terima-rp420-miliar-dari-korupsi-timah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/07/31/337/3042366/jaksa-ungkap-harvey-moeis-dan-helena-lim-terima-rp420-miliar-dari-korupsi-timah"/><item><title>Jaksa Ungkap Harvey Moeis dan Helena Lim Terima Rp420 Miliar dari Korupsi Timah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/07/31/337/3042366/jaksa-ungkap-harvey-moeis-dan-helena-lim-terima-rp420-miliar-dari-korupsi-timah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/07/31/337/3042366/jaksa-ungkap-harvey-moeis-dan-helena-lim-terima-rp420-miliar-dari-korupsi-timah</guid><pubDate>Rabu 31 Juli 2024 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/31/337/3042366/sidang_korupsi_timah_di_pengadilan_tipikor_jakarta-6jn0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang kasus korupsi timah di Pengadilan Tipikor Jakarta (khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/31/337/3042366/sidang_korupsi_timah_di_pengadilan_tipikor_jakarta-6jn0_large.jpg</image><title>Sidang kasus korupsi timah di Pengadilan Tipikor Jakarta (khabibi)</title></images><description>JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan bahwa suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis dan crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim menerima uang Rp420 miliar dari hasil dugaan korupsi pengelolaan tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022. Uang korupsi itu juga mengalir ke pihak lain.&#13;
&#13;
Hal itu disebutkan JPU dalam sidang dakwaan terhadap Kepala Bidang Pertambangan Mineral Logam pada Dinas ESDM Bangka Belitung 2021-2023, Amir Syahbana; mantan Plt Kepala Dinas ESDM, Bangka Belitung; Rusbani alias Bani; dan Kepala Dinas ESDM Kepulauan Bangka Belitung 2015-2019, Suranto Wibowo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Memperkaya Harvey Moeis dan Helena Lim setidak-tidaknya Rp420 miliar,&amp;quot; kata JPU saat membacakan surat dakwaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan surat dakwaan, Harvey melalui PT Refined Bangka Tin terlibat dalam tindak pidana yang dimaksud sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, mulai dari kawasan hutan sekitar wilayah izin usaha pertambangan (IUP) milik PT. Timah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan baik di dalam kawasan hutan maupun di luar Kawasan Kawasan hutan dalam wilayah IUP PT. Timah, Tbk, berupa kerugian ekologi, kerugian ekonomi lingkungan, dan pemulihan lingkungan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Selain keduanya, &amp;nbsp;JPU juga menyatakan kasus tersebut memperkaya sejumlah pihak, berikut rinciannya:&#13;
&#13;
&#13;
Amir Syahbana: Rp325.999.998&#13;
&#13;
Suparta melalui PT Refines Bangka: Rp4.571.438.582.561&#13;
&#13;
Tamron melalui CV Venus Inti Perkasa: Rp3.660.991.650.663&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Robert Indarto melalui PT Sariwiguna Binasentosa: Rp1.920.273.791.788&#13;
&#13;
Suwito Gunawan melalui PT Stanindo Inti Perkasa: Rp2.200.704.628.766&#13;
&#13;
Hendry Lie melalui PT Trinido Internusa: Rp1.059.577.589&#13;
&#13;
375 mitra jasa usaha pertambangan: Rp10.387.091.224.913&#13;
&#13;
CV. Indo Megal Asia dan CV. Koperasi Karyawan Mitra Mandiri: Ep4.416.699.042.396&#13;
&#13;
Emil Erminda melalui CV Salsabila: Rp986.799.408.690&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan bahwa suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis dan crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim menerima uang Rp420 miliar dari hasil dugaan korupsi pengelolaan tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022. Uang korupsi itu juga mengalir ke pihak lain.&#13;
&#13;
Hal itu disebutkan JPU dalam sidang dakwaan terhadap Kepala Bidang Pertambangan Mineral Logam pada Dinas ESDM Bangka Belitung 2021-2023, Amir Syahbana; mantan Plt Kepala Dinas ESDM, Bangka Belitung; Rusbani alias Bani; dan Kepala Dinas ESDM Kepulauan Bangka Belitung 2015-2019, Suranto Wibowo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/7/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Memperkaya Harvey Moeis dan Helena Lim setidak-tidaknya Rp420 miliar,&amp;quot; kata JPU saat membacakan surat dakwaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan surat dakwaan, Harvey melalui PT Refined Bangka Tin terlibat dalam tindak pidana yang dimaksud sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, mulai dari kawasan hutan sekitar wilayah izin usaha pertambangan (IUP) milik PT. Timah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan baik di dalam kawasan hutan maupun di luar Kawasan Kawasan hutan dalam wilayah IUP PT. Timah, Tbk, berupa kerugian ekologi, kerugian ekonomi lingkungan, dan pemulihan lingkungan,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Selain keduanya, &amp;nbsp;JPU juga menyatakan kasus tersebut memperkaya sejumlah pihak, berikut rinciannya:&#13;
&#13;
&#13;
Amir Syahbana: Rp325.999.998&#13;
&#13;
Suparta melalui PT Refines Bangka: Rp4.571.438.582.561&#13;
&#13;
Tamron melalui CV Venus Inti Perkasa: Rp3.660.991.650.663&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Robert Indarto melalui PT Sariwiguna Binasentosa: Rp1.920.273.791.788&#13;
&#13;
Suwito Gunawan melalui PT Stanindo Inti Perkasa: Rp2.200.704.628.766&#13;
&#13;
Hendry Lie melalui PT Trinido Internusa: Rp1.059.577.589&#13;
&#13;
375 mitra jasa usaha pertambangan: Rp10.387.091.224.913&#13;
&#13;
CV. Indo Megal Asia dan CV. Koperasi Karyawan Mitra Mandiri: Ep4.416.699.042.396&#13;
&#13;
Emil Erminda melalui CV Salsabila: Rp986.799.408.690&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
