<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Lengkap Sejumlah Siswa Keracunan Permen Semprot hingga Kejang-Kejang di Palembang</title><description>Polisi langsung melakukan penyelidikan usai menerima informasi keracunan permen semprot.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/02/337/3043315/kronologi-lengkap-sejumlah-siswa-keracunan-permen-semprot-hingga-kejang-kejang-di-palembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/02/337/3043315/kronologi-lengkap-sejumlah-siswa-keracunan-permen-semprot-hingga-kejang-kejang-di-palembang"/><item><title>Kronologi Lengkap Sejumlah Siswa Keracunan Permen Semprot hingga Kejang-Kejang di Palembang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/02/337/3043315/kronologi-lengkap-sejumlah-siswa-keracunan-permen-semprot-hingga-kejang-kejang-di-palembang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/02/337/3043315/kronologi-lengkap-sejumlah-siswa-keracunan-permen-semprot-hingga-kejang-kejang-di-palembang</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2024 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/337/3043315/keracunan-Pyvp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kronologi Siswa di Palembang Keracunan Permen Semprot/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/337/3043315/keracunan-Pyvp_large.jpg</image><title>Kronologi Siswa di Palembang Keracunan Permen Semprot/ist</title></images><description>PALEMBANG &amp;ndash; Kronologi lengkap sejumlah siswa keracunan permen semprot hingga kejang-kejang di Palembang, akan dibahas lengkap dalam artikel kali ini. Ada lima siswa SDN 39 Palembang, yang &amp;nbsp;dilarikan ke rumah sakit usai makan permen semprot.&#13;
&#13;
Polisi langsung melakukan penyelidikan usai menerima informasi keracunan permen semprot yang dialami lima siswa. &amp;nbsp;Penyelidikan ini merupakan gerak cepat yang dilakukan anggota reskrim dengan mendatangi penjual permen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kejadian kami datangi penjual permen sudah diinterogasi di kantor,&amp;rdquo;ujar Kapolsek Ilir Timur I Kompol Ismail melalui Kanit Reskrim AKP Andrian kepada wartawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Sedangkan&amp;nbsp;untuk statusnya belum kita tetapkan karena&amp;nbsp;masih lidik,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lima siswa SDN 39 Palembang mengalami muntah-muntah dan kondisi tubuh kejang-kejang usai mengkonsumsi jajanan permen semprot tak jauh dari sekolahnya, pada Senin 29 Juli 2024.&#13;
&#13;
Kelimanya dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bunda untuk mendapatkan perawatan. Permen tersebut diketahui tak punya izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga sudah mendatangi kelima siswa yang mengalami keracunan di Rumah Sakit Bunda tempat mereka dirawat,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Melalu Nunung Rahmwati, mengatakan, pihaknya melakukan sidak untuk mengecek langsung terhadap informasi telah ada kejadian beberapa siswa di Palembang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah dari kegiatan ini tidak ditemukan namun kita tetap mengimbau untuk tidak menjual jenis makanan dan permen seperti yang diberitakan,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (2/8/2024).&#13;
</description><content:encoded>PALEMBANG &amp;ndash; Kronologi lengkap sejumlah siswa keracunan permen semprot hingga kejang-kejang di Palembang, akan dibahas lengkap dalam artikel kali ini. Ada lima siswa SDN 39 Palembang, yang &amp;nbsp;dilarikan ke rumah sakit usai makan permen semprot.&#13;
&#13;
Polisi langsung melakukan penyelidikan usai menerima informasi keracunan permen semprot yang dialami lima siswa. &amp;nbsp;Penyelidikan ini merupakan gerak cepat yang dilakukan anggota reskrim dengan mendatangi penjual permen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kejadian kami datangi penjual permen sudah diinterogasi di kantor,&amp;rdquo;ujar Kapolsek Ilir Timur I Kompol Ismail melalui Kanit Reskrim AKP Andrian kepada wartawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Sedangkan&amp;nbsp;untuk statusnya belum kita tetapkan karena&amp;nbsp;masih lidik,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lima siswa SDN 39 Palembang mengalami muntah-muntah dan kondisi tubuh kejang-kejang usai mengkonsumsi jajanan permen semprot tak jauh dari sekolahnya, pada Senin 29 Juli 2024.&#13;
&#13;
Kelimanya dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bunda untuk mendapatkan perawatan. Permen tersebut diketahui tak punya izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga sudah mendatangi kelima siswa yang mengalami keracunan di Rumah Sakit Bunda tempat mereka dirawat,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Melalu Nunung Rahmwati, mengatakan, pihaknya melakukan sidak untuk mengecek langsung terhadap informasi telah ada kejadian beberapa siswa di Palembang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Alhamdulillah dari kegiatan ini tidak ditemukan namun kita tetap mengimbau untuk tidak menjual jenis makanan dan permen seperti yang diberitakan,&amp;rdquo; ujarnya, Jumat (2/8/2024).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
