<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Dugaan Malapraktik Klinik WSJ, Polisi Komunikasi ke Keluarga Selebgram Cantik Terkait Ekshumasi</title><description>Polisi saat ini sedang melakukan komunikasi dengan pihak keluarga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/02/338/3043311/usut-dugaan-malapraktik-klinik-wsj-polisi-komunikasi-ke-keluarga-selebgram-cantik-terkait-ekshumasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/02/338/3043311/usut-dugaan-malapraktik-klinik-wsj-polisi-komunikasi-ke-keluarga-selebgram-cantik-terkait-ekshumasi"/><item><title>Usut Dugaan Malapraktik Klinik WSJ, Polisi Komunikasi ke Keluarga Selebgram Cantik Terkait Ekshumasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/02/338/3043311/usut-dugaan-malapraktik-klinik-wsj-polisi-komunikasi-ke-keluarga-selebgram-cantik-terkait-ekshumasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/02/338/3043311/usut-dugaan-malapraktik-klinik-wsj-polisi-komunikasi-ke-keluarga-selebgram-cantik-terkait-ekshumasi</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2024 14:37 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/338/3043311/klinik_wsj_di_depok-BvEh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Klinik WSJ di Depok. Foto: Okezone/Refi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/338/3043311/klinik_wsj_di_depok-BvEh_large.jpg</image><title>Klinik WSJ di Depok. Foto: Okezone/Refi.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi menyatakan bakal melakukan ekshumasi terhadap jenazah selebgram cantik Ella Nanda Sari Hasibuan/ENS (30) asal Medan, Sumatera Utara. Penggalian jasad untuk keperluan autopsi itu, dilakukan guna mengusut kasus dugaan malapraktik sedot lemak di Klinik WSJ Beauty, Depok.&#13;
&#13;
Ekshumasi juga dilakukan guna mengungkap penyebab dari kematian korban. Polisi saat ini sedang melakukan komunikasi dengan pihak keluarga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini penyidik sedang komunikasi dengan keluarga korban untuk tindak lanjut proses penyidikannya adalah rencana ekshumasi atau penggalian kubur untuk melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap jenazah,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Jumat (2/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Ade belum merinci kapan ekshumasi ini bakal dilakukan. Menurutnya hal ini penting dilakukan untuk proses pembuktian penyidikan perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena proses pembuktian itu, penyidikan itu harus berbasis ilmiah, scientific crime investigation. Penyidikan menggunakan berbagai keilmuan sehingga menjadi terang peristiwanya,&amp;quot; ujar Ade.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kasus kematian ENS masih terus diusut jajaran Polres Metro Depok. Sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk pihak klinik, dokter, hingga Dinas Kesehatan (Dinkes).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil temuan sementara klinik kecantikan itu hanya memiliki izin Klinik Pratama dengan dokter umum yang tidak memiliki spesialisasi dan izin praktik.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi menyatakan bakal melakukan ekshumasi terhadap jenazah selebgram cantik Ella Nanda Sari Hasibuan/ENS (30) asal Medan, Sumatera Utara. Penggalian jasad untuk keperluan autopsi itu, dilakukan guna mengusut kasus dugaan malapraktik sedot lemak di Klinik WSJ Beauty, Depok.&#13;
&#13;
Ekshumasi juga dilakukan guna mengungkap penyebab dari kematian korban. Polisi saat ini sedang melakukan komunikasi dengan pihak keluarga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini penyidik sedang komunikasi dengan keluarga korban untuk tindak lanjut proses penyidikannya adalah rencana ekshumasi atau penggalian kubur untuk melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap jenazah,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Jumat (2/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, Ade belum merinci kapan ekshumasi ini bakal dilakukan. Menurutnya hal ini penting dilakukan untuk proses pembuktian penyidikan perkara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena proses pembuktian itu, penyidikan itu harus berbasis ilmiah, scientific crime investigation. Penyidikan menggunakan berbagai keilmuan sehingga menjadi terang peristiwanya,&amp;quot; ujar Ade.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kasus kematian ENS masih terus diusut jajaran Polres Metro Depok. Sejumlah saksi dimintai keterangan termasuk pihak klinik, dokter, hingga Dinas Kesehatan (Dinkes).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasil temuan sementara klinik kecantikan itu hanya memiliki izin Klinik Pratama dengan dokter umum yang tidak memiliki spesialisasi dan izin praktik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
