<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Bocah SD di Indramayu Meninggal Diduga Dibully Teman Sekolah</title><description>Seorang siswa sekolah dasar (SD) inisial WD (10), di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/337/3043561/3-fakta-bocah-sd-di-indramayu-meninggal-diduga-dibully-teman-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/03/337/3043561/3-fakta-bocah-sd-di-indramayu-meninggal-diduga-dibully-teman-sekolah"/><item><title>3 Fakta Bocah SD di Indramayu Meninggal Diduga Dibully Teman Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/337/3043561/3-fakta-bocah-sd-di-indramayu-meninggal-diduga-dibully-teman-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/03/337/3043561/3-fakta-bocah-sd-di-indramayu-meninggal-diduga-dibully-teman-sekolah</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2024 05:05 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini dan Arief Setyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/02/337/3043561/bully-B8A2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah SD di Indramayu meninggal diduga korban bully (Foto: Okezone/Andrian Supendi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/02/337/3043561/bully-B8A2_large.jpg</image><title>Bocah SD di Indramayu meninggal diduga korban bully (Foto: Okezone/Andrian Supendi)</title></images><description>JAKARTA - Seorang siswa sekolah dasar (SD) inisial WD (10), di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia, Kamis 1 Agustus 2024. Kematiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga terlebih adanya dugaan korban&amp;nbsp;bullying.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Diduga Korban Bully Teman Sekolah&#13;
&#13;
Korban WD diduga meninggal akibat bullying yang dilakukan teman sekolahnya. Disebutkan terduga pelaku masih di bawah umur yang tak lain adalah rekan sekelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Korban Sempat Dibawa ke Puskesmas&#13;
&#13;
Korban sempat dibawa ke Puskesmas hingga rumah sakit. Nahas, saat berada di IGD RSUD Indramayu, korban sudah menghembuskan nafas terakhir. Kabar kematian ini pun viral di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Informasi yang diperoleh, peristiwa dugaan bullying tersebut terjadi pada Kamis, 1 Juli 2024 sekitar pukul 09.30 WIB, saat jam istirahat sekolah. Guru mengetahui WD sudah tergeletak, saat itu juga WD dilarikan ke Puskesmas Cikedung sekitar pukul 10.00 WIB.&#13;
&#13;
Lalu, tim medis di puskesmas tersebut menyarankan agar segera dibawa ke RSUD Indramayu. Saat itu pula korban dirujuk ke rumah sakit. Namun, &amp;nbsp;setibanya di IGD RSUD Indramayu, korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Humas RSUD Indramayu, Tarmudi, membenarkan adanya salah satu pasien anak dari Kecamatan Cikedung yang ditangani di IGD pada hari itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar, ada anak yang dibawa ke IGD. Sampai di ruangan itu sudah meninggal dunia,&amp;quot; ujar dia, Jumat 2 Agustus 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Polisi Cari Bukti&#13;
&#13;
Tim INAFIS Polres Indramayu diturunkan untuk mencari bukti-bukti dan petunjuk penyebab kematian WD yang masih simpang siur tersebut. Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu pun ikut turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ungkap Kabid Pendidikan SD Disdikbud Indramayu, Untung Aryanto.&#13;
&#13;
Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari penyidik Polres Indramayu terkait penyebab kematian WD. Jenazah WD sudah dimakamkan pihak keluarga, pada Jumat 2 Agustus sekira pukul 10.00 WIB, di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman keluarga almarhum.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang siswa sekolah dasar (SD) inisial WD (10), di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia, Kamis 1 Agustus 2024. Kematiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga terlebih adanya dugaan korban&amp;nbsp;bullying.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Diduga Korban Bully Teman Sekolah&#13;
&#13;
Korban WD diduga meninggal akibat bullying yang dilakukan teman sekolahnya. Disebutkan terduga pelaku masih di bawah umur yang tak lain adalah rekan sekelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Korban Sempat Dibawa ke Puskesmas&#13;
&#13;
Korban sempat dibawa ke Puskesmas hingga rumah sakit. Nahas, saat berada di IGD RSUD Indramayu, korban sudah menghembuskan nafas terakhir. Kabar kematian ini pun viral di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Informasi yang diperoleh, peristiwa dugaan bullying tersebut terjadi pada Kamis, 1 Juli 2024 sekitar pukul 09.30 WIB, saat jam istirahat sekolah. Guru mengetahui WD sudah tergeletak, saat itu juga WD dilarikan ke Puskesmas Cikedung sekitar pukul 10.00 WIB.&#13;
&#13;
Lalu, tim medis di puskesmas tersebut menyarankan agar segera dibawa ke RSUD Indramayu. Saat itu pula korban dirujuk ke rumah sakit. Namun, &amp;nbsp;setibanya di IGD RSUD Indramayu, korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Humas RSUD Indramayu, Tarmudi, membenarkan adanya salah satu pasien anak dari Kecamatan Cikedung yang ditangani di IGD pada hari itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya benar, ada anak yang dibawa ke IGD. Sampai di ruangan itu sudah meninggal dunia,&amp;quot; ujar dia, Jumat 2 Agustus 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Polisi Cari Bukti&#13;
&#13;
Tim INAFIS Polres Indramayu diturunkan untuk mencari bukti-bukti dan petunjuk penyebab kematian WD yang masih simpang siur tersebut. Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu pun ikut turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ungkap Kabid Pendidikan SD Disdikbud Indramayu, Untung Aryanto.&#13;
&#13;
Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari penyidik Polres Indramayu terkait penyebab kematian WD. Jenazah WD sudah dimakamkan pihak keluarga, pada Jumat 2 Agustus sekira pukul 10.00 WIB, di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman keluarga almarhum.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
