<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Alami 8 Kali Erupsi Beruntun, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter</title><description>Saat erupsi terakhir, Gunung Ibu luncurkan 1.200 meter abu vulkanik di atas puncak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/340/3043608/gunung-ibu-alami-8-kali-erupsi-beruntun-luncurkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/03/340/3043608/gunung-ibu-alami-8-kali-erupsi-beruntun-luncurkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter"/><item><title>Gunung Ibu Alami 8 Kali Erupsi Beruntun, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/340/3043608/gunung-ibu-alami-8-kali-erupsi-beruntun-luncurkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/03/340/3043608/gunung-ibu-alami-8-kali-erupsi-beruntun-luncurkan-abu-vulkanik-setinggi-1-200-meter</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2024 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/03/340/3043608/gunung_ibu-UhLc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/03/340/3043608/gunung_ibu-UhLc_large.jpg</image><title>Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara mengalami sebanyak 8 kali erupsi beruntun sejak Sabtu (3/8/2024), dini hari hingga pagi ini. Erupsi itu tercatat pukul 00.46 WIT, 01.01 WIT, 01.25 WIT, 02.02 WIT, 02.46 WIT, 03.37 WIT, 04.14 WIT, dan 08.37 WIT.&#13;
&#13;
Saat erupsi terakhir, Gunung Ibu luncurkan 1.200 meter abu vulkanik di atas puncak. &amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024, pukul 08:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2525 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Axl Roeroe dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Axl Roeroe mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 183 detik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Axl Roeroe meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara mengalami sebanyak 8 kali erupsi beruntun sejak Sabtu (3/8/2024), dini hari hingga pagi ini. Erupsi itu tercatat pukul 00.46 WIT, 01.01 WIT, 01.25 WIT, 02.02 WIT, 02.46 WIT, 03.37 WIT, 04.14 WIT, dan 08.37 WIT.&#13;
&#13;
Saat erupsi terakhir, Gunung Ibu luncurkan 1.200 meter abu vulkanik di atas puncak. &amp;ldquo;Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024, pukul 08:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1200 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2525 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Axl Roeroe dalam keterangannya.&#13;
&#13;
Axl Roeroe mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 183 detik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Axl Roeroe meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
