<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjual Permen Semprot yang Bikin 4 Siswa Keracunan Diperiksa Polisi, Statusnya Belum Ditetapkan</title><description>Polisi mendatangi penjual permen semprot yang diduga membuat keempat siswa di SD Negeri 39 Palembang, Sumsel keracunan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bunda Palembang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/610/3043731/penjual-permen-semprot-yang-bikin-4-siswa-keracunan-diperiksa-polisi-statusnya-belum-ditetapkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/03/610/3043731/penjual-permen-semprot-yang-bikin-4-siswa-keracunan-diperiksa-polisi-statusnya-belum-ditetapkan"/><item><title>Penjual Permen Semprot yang Bikin 4 Siswa Keracunan Diperiksa Polisi, Statusnya Belum Ditetapkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/03/610/3043731/penjual-permen-semprot-yang-bikin-4-siswa-keracunan-diperiksa-polisi-statusnya-belum-ditetapkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/03/610/3043731/penjual-permen-semprot-yang-bikin-4-siswa-keracunan-diperiksa-polisi-statusnya-belum-ditetapkan</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2024 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/03/610/3043731/ilustrasi-SiEA_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Permen semprot</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/03/610/3043731/ilustrasi-SiEA_large.JPG</image><title>Permen semprot</title></images><description>PALEMBANG - Polisi mendatangi penjual permen semprot yang diduga membuat keempat siswa di SD Negeri 39 Palembang, Sumsel keracunan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bunda Palembang.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang AKP Andrian menyebutkan saat ini penjual permen semprot tengah menjalani pemeriksaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mendatangi penjual permen sudah di interogasi di kantor dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Untuk statusnya belum kita tetapkan masih Lidik,&amp;quot; katanya&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga masih melakukan pemeriksaan di permen semprot untuk mengetahui isi kandungan dari permen yang dibeli oleh para murid SD.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sedang memeriksa isi kandungan permen yang dikonsumsi keempat siswa itu, &amp;quot;katanya&#13;
&#13;
Sedangkan Kepala Sekolah SD Negeri 39&amp;nbsp;&amp;nbsp;Palembang, Maila, membenarkan kejadian yang menimpa lima orang anak didiknya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kaget dan para guru menanyai mereka dan teman-temannya. Katanya mereka baru saja jajan permen semprot, itu yang menjualnya penjaga sekolah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sedangkan, penjaga sekolah membeli permen semprot itu di pasar tapi tidak mengetahui kandungan permen tersebut hingga peristiwa menimpah para murid.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>PALEMBANG - Polisi mendatangi penjual permen semprot yang diduga membuat keempat siswa di SD Negeri 39 Palembang, Sumsel keracunan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bunda Palembang.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang AKP Andrian menyebutkan saat ini penjual permen semprot tengah menjalani pemeriksaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mendatangi penjual permen sudah di interogasi di kantor dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Untuk statusnya belum kita tetapkan masih Lidik,&amp;quot; katanya&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga masih melakukan pemeriksaan di permen semprot untuk mengetahui isi kandungan dari permen yang dibeli oleh para murid SD.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sedang memeriksa isi kandungan permen yang dikonsumsi keempat siswa itu, &amp;quot;katanya&#13;
&#13;
Sedangkan Kepala Sekolah SD Negeri 39&amp;nbsp;&amp;nbsp;Palembang, Maila, membenarkan kejadian yang menimpa lima orang anak didiknya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kaget dan para guru menanyai mereka dan teman-temannya. Katanya mereka baru saja jajan permen semprot, itu yang menjualnya penjaga sekolah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sedangkan, penjaga sekolah membeli permen semprot itu di pasar tapi tidak mengetahui kandungan permen tersebut hingga peristiwa menimpah para murid.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
