<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Situasi Memanas, Kemlu: 1.435 WNI Masih Berada di Lebanon</title><description>Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan terdapat 1.435 Warga Negara Indonesia (WNI) di Lebanon di tengah konflik yang tengah berlangsung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/04/18/3044198/situasi-memanas-kemlu-1-435-wni-masih-berada-di-lebanon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/04/18/3044198/situasi-memanas-kemlu-1-435-wni-masih-berada-di-lebanon"/><item><title>Situasi Memanas, Kemlu: 1.435 WNI Masih Berada di Lebanon</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/04/18/3044198/situasi-memanas-kemlu-1-435-wni-masih-berada-di-lebanon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/04/18/3044198/situasi-memanas-kemlu-1-435-wni-masih-berada-di-lebanon</guid><pubDate>Minggu 04 Agustus 2024 23:58 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/04/18/3044198/lebanon-TLRO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Lebanon (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/04/18/3044198/lebanon-TLRO_large.jpg</image><title>Ilustrasi Lebanon (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan terdapat 1.435 Warga Negara Indonesia (WNI) di Lebanon di tengah konflik yang tengah berlangsung. Jumlah tersebut terdiri masyarakat sipil dan TNI yang bertugas.&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Judha Nugraha mengatakan, sebanyak 203 warga negara sipil Indonesia, dan 1.232 prajurit TNI yang saat ini masih berada di Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, ada 203 WNI di Lebanon. Tidak termasuk Kontingen TNI di UNIFIL yang berjumlah sekitar 1.232 personel,&amp;quot; kata Judha saat dihubungi Okezone, Minggu (4/8/2024).&#13;
&#13;
Kemlu mengimbau masyarakat Indonesia untuk saat ini tidak melakukan perjalan atau bepergian ke Lebanon, Iran, dan Israel. Hal ini berkaitan dengan situasi yang memanas di negara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mencermati perkembangan kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, demi keselamatan dan keamanan, kami menghimbau kepada Warga Negara Indonesia (WNI) untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke Lebanon, Iran dan Israel, sampai kondisi keamanan membaik,&amp;quot; tulis Pernyataan Resmi Kemlu dikutip.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Judha mengimbau para WNI yang berada di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti langkah-langkah kontingensi yang diarahkan oleh Perwakilan RI.&#13;
&#13;
Khusus bagi WNI di wilayah Lebanon diimbau untuk &amp;nbsp;dapat segera meninggalkan wilayah Lebanon. Bagi WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Hotline:&#13;
&#13;
1. KBRI Beirut: +961 7 0817 310&#13;
2. KBRI Tehran: +989 0 2466 8889&#13;
3. KBRI Amman: +962 7 7915 0407&#13;
4. Direktorat Perlindungan WNI: +62 812 9007 0027.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan terdapat 1.435 Warga Negara Indonesia (WNI) di Lebanon di tengah konflik yang tengah berlangsung. Jumlah tersebut terdiri masyarakat sipil dan TNI yang bertugas.&#13;
&#13;
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Judha Nugraha mengatakan, sebanyak 203 warga negara sipil Indonesia, dan 1.232 prajurit TNI yang saat ini masih berada di Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, ada 203 WNI di Lebanon. Tidak termasuk Kontingen TNI di UNIFIL yang berjumlah sekitar 1.232 personel,&amp;quot; kata Judha saat dihubungi Okezone, Minggu (4/8/2024).&#13;
&#13;
Kemlu mengimbau masyarakat Indonesia untuk saat ini tidak melakukan perjalan atau bepergian ke Lebanon, Iran, dan Israel. Hal ini berkaitan dengan situasi yang memanas di negara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mencermati perkembangan kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, demi keselamatan dan keamanan, kami menghimbau kepada Warga Negara Indonesia (WNI) untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke Lebanon, Iran dan Israel, sampai kondisi keamanan membaik,&amp;quot; tulis Pernyataan Resmi Kemlu dikutip.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Judha mengimbau para WNI yang berada di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti langkah-langkah kontingensi yang diarahkan oleh Perwakilan RI.&#13;
&#13;
Khusus bagi WNI di wilayah Lebanon diimbau untuk &amp;nbsp;dapat segera meninggalkan wilayah Lebanon. Bagi WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Hotline:&#13;
&#13;
1. KBRI Beirut: +961 7 0817 310&#13;
2. KBRI Tehran: +989 0 2466 8889&#13;
3. KBRI Amman: +962 7 7915 0407&#13;
4. Direktorat Perlindungan WNI: +62 812 9007 0027.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
