<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Semburan Air Sumur Bor di Sampang, Terdengar Ledakan Begini Kondisinya Sekarang</title><description>Sumur bor di Dusun Batuh Naong, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, menghebohkan masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/04/337/3043912/5-fakta-semburan-air-sumur-bor-di-sampang-terdengar-ledakan-begini-kondisinya-sekarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/04/337/3043912/5-fakta-semburan-air-sumur-bor-di-sampang-terdengar-ledakan-begini-kondisinya-sekarang"/><item><title>5 Fakta Semburan Air Sumur Bor di Sampang, Terdengar Ledakan Begini Kondisinya Sekarang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/04/337/3043912/5-fakta-semburan-air-sumur-bor-di-sampang-terdengar-ledakan-begini-kondisinya-sekarang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/04/337/3043912/5-fakta-semburan-air-sumur-bor-di-sampang-terdengar-ledakan-begini-kondisinya-sekarang</guid><pubDate>Minggu 04 Agustus 2024 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini dan Arief Setyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/04/337/3043912/sumur_bor-BzfP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Air di sumur bor viral di Sampang, Madura mendadak surut (Foto: Okezone/Diwan M Zahri)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/04/337/3043912/sumur_bor-BzfP_large.jpg</image><title>Air di sumur bor viral di Sampang, Madura mendadak surut (Foto: Okezone/Diwan M Zahri)  </title></images><description>JAKARTA - Sumur bor di Dusun Batuh Naong, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, menghebohkan masyarakat. Pasalnya, sumur tersebut menyemburkan air mencapai ketinggian 20 meter.&#13;
&#13;
Peristiwa menyemburnya air bor tersebut terjadi pada&amp;nbsp;Jumat 2 Agustus 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Terdengar Ledakan&#13;
&#13;
Sebelum menyembur air, sempat terjadi ledakan dan suara ledakan sampai terdengar dari kejauhan. Rokib (37) selaku pemilik sumur bor menceritakan kronologi menyeburnya air sumur bor tersebut bahkan dirinya sempat panik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekitar jam 1 dini hari terdengar suara ledakan disertai gemuruh, saya panik lari kedalam rumah dan mengevakuasi anak ke tempat yang aman,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
2. Bau Aneh&#13;
&#13;
Menurut Rokib, sempat juga keluar asap dan bauh aneh akan tetapi dirinya tidak bisa memastikan kalau berbau gas karena kondisi gelap gulita.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebelum menyebur air sempat keluar asap dan berbau aneh,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
3. Jadi Tontonan Warga&#13;
&#13;
Peristiwa semburan air tersebut menarik antusias warga. Mereka berdatangan untuk menyaksikan semburan air tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan cuplikan video air dari tanah menyembur tinggi ke atas. Vidio yang berdurasi 24 detik di unggah akun @infomdr menunjukan puluhan warga sedang menyaksikan semburuan air yang di bor oleh warga setempat.&#13;
&#13;
Semburan air itu berada pas di depan halaman warga, dimana pengeboran yang dilakukan sudah memasuki 38 hari dengan kedalaman kurang lebih 90 meter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Air di Sumur Bor Mendadak Surut&#13;
&#13;
Air di sumur bor mendadak berhenti menyembut, pada Sabtu 3 Agustus 2024. Semburan air yang awalanya tinggi lambat laun menjadi menyusut hingga surut seperti tertelan bumi.&#13;
&#13;
Warga yang menyaksikan di lokasi langsung mendekati surutnya air tersebut. Dalam video yang viral awalnya sumur bor dengan kedalaman 90 meter menjadi tontonan warga sakaligus pegiat media sosial.&#13;
&#13;
Namun, lokasi sumur bor menjadi sepi lantaran air sudah surut dan tidak menyembur lagi. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang Mohammad Hozin mengatakan, sumber air tersebut telah berhenti menyebur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumur bor itu berhenti mengeluarkan air sekitar pukul 18.30 WIB,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain warga juga membuat saluran pembuangan air darurat sepanjang 1 kilometer.&#13;
&#13;
5. Kandungan Air Diteliti&#13;
&#13;
Pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur melakukan observasi lapangan dan mengambil sampel air di lokasi semburan air.&amp;nbsp;Pantauan di lokasi ada sekitar tiga orang tim dari ESDM yang mengambil sampel air untuk di uji dan diteliti di laboratorium.&#13;
&#13;
Gabril, Tim Lapangan ESDM Provinsi Jawa Timur mengatakan sempat ada kesulitan ketika mengambil sampel air. &amp;quot;Tekanan air cukup tinggi sehingga sempat kesulitan kami untuk mengambil sampel air,&amp;quot; ujarnya, Sabtu 3 Agustus 2024.&#13;
&#13;
Menurutnya, semburan air dari sumur bor tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah dia ditemukan. &amp;quot;Secara sekilas air dari sumur tersebut rasanya payau akan tetapi untuk memastikan isi kandungan air ini harus diteliti dulu.&amp;quot;Katanya&#13;
&#13;
Air sumur bor itu diambil sampelnya oleh tim ESDM untuk diteliti dan langsung dibawa ke provinsi. &amp;quot;Hasilnnya tidak langsung keluar melaikan diteliti dulu mungkin hasilnya bisa keluar dalam satu minggu,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sumur bor di Dusun Batuh Naong, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, menghebohkan masyarakat. Pasalnya, sumur tersebut menyemburkan air mencapai ketinggian 20 meter.&#13;
&#13;
Peristiwa menyemburnya air bor tersebut terjadi pada&amp;nbsp;Jumat 2 Agustus 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Terdengar Ledakan&#13;
&#13;
Sebelum menyembur air, sempat terjadi ledakan dan suara ledakan sampai terdengar dari kejauhan. Rokib (37) selaku pemilik sumur bor menceritakan kronologi menyeburnya air sumur bor tersebut bahkan dirinya sempat panik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekitar jam 1 dini hari terdengar suara ledakan disertai gemuruh, saya panik lari kedalam rumah dan mengevakuasi anak ke tempat yang aman,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
2. Bau Aneh&#13;
&#13;
Menurut Rokib, sempat juga keluar asap dan bauh aneh akan tetapi dirinya tidak bisa memastikan kalau berbau gas karena kondisi gelap gulita.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebelum menyebur air sempat keluar asap dan berbau aneh,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
3. Jadi Tontonan Warga&#13;
&#13;
Peristiwa semburan air tersebut menarik antusias warga. Mereka berdatangan untuk menyaksikan semburan air tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan cuplikan video air dari tanah menyembur tinggi ke atas. Vidio yang berdurasi 24 detik di unggah akun @infomdr menunjukan puluhan warga sedang menyaksikan semburuan air yang di bor oleh warga setempat.&#13;
&#13;
Semburan air itu berada pas di depan halaman warga, dimana pengeboran yang dilakukan sudah memasuki 38 hari dengan kedalaman kurang lebih 90 meter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Air di Sumur Bor Mendadak Surut&#13;
&#13;
Air di sumur bor mendadak berhenti menyembut, pada Sabtu 3 Agustus 2024. Semburan air yang awalanya tinggi lambat laun menjadi menyusut hingga surut seperti tertelan bumi.&#13;
&#13;
Warga yang menyaksikan di lokasi langsung mendekati surutnya air tersebut. Dalam video yang viral awalnya sumur bor dengan kedalaman 90 meter menjadi tontonan warga sakaligus pegiat media sosial.&#13;
&#13;
Namun, lokasi sumur bor menjadi sepi lantaran air sudah surut dan tidak menyembur lagi. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang Mohammad Hozin mengatakan, sumber air tersebut telah berhenti menyebur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumur bor itu berhenti mengeluarkan air sekitar pukul 18.30 WIB,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain warga juga membuat saluran pembuangan air darurat sepanjang 1 kilometer.&#13;
&#13;
5. Kandungan Air Diteliti&#13;
&#13;
Pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur melakukan observasi lapangan dan mengambil sampel air di lokasi semburan air.&amp;nbsp;Pantauan di lokasi ada sekitar tiga orang tim dari ESDM yang mengambil sampel air untuk di uji dan diteliti di laboratorium.&#13;
&#13;
Gabril, Tim Lapangan ESDM Provinsi Jawa Timur mengatakan sempat ada kesulitan ketika mengambil sampel air. &amp;quot;Tekanan air cukup tinggi sehingga sempat kesulitan kami untuk mengambil sampel air,&amp;quot; ujarnya, Sabtu 3 Agustus 2024.&#13;
&#13;
Menurutnya, semburan air dari sumur bor tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah dia ditemukan. &amp;quot;Secara sekilas air dari sumur tersebut rasanya payau akan tetapi untuk memastikan isi kandungan air ini harus diteliti dulu.&amp;quot;Katanya&#13;
&#13;
Air sumur bor itu diambil sampelnya oleh tim ESDM untuk diteliti dan langsung dibawa ke provinsi. &amp;quot;Hasilnnya tidak langsung keluar melaikan diteliti dulu mungkin hasilnya bisa keluar dalam satu minggu,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
