<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KBRI Dhaka Siapkan Safe House untuk 577 WNI di Bangladesh jika Situasi Kian Memburuk </title><description>Setidaknya 91 orang tewas dan ratusan lainnya cedera dalam bentrokan di Bangladesh pada Minggu (4/8/2024) ketika polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan puluhan ribu pengunjuk rasa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/337/3044839/kbri-dhaka-siapkan-safe-house-untuk-577-wni-di-bangladesh-jika-situasi-kian-memburuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/06/337/3044839/kbri-dhaka-siapkan-safe-house-untuk-577-wni-di-bangladesh-jika-situasi-kian-memburuk"/><item><title>KBRI Dhaka Siapkan Safe House untuk 577 WNI di Bangladesh jika Situasi Kian Memburuk </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/337/3044839/kbri-dhaka-siapkan-safe-house-untuk-577-wni-di-bangladesh-jika-situasi-kian-memburuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/06/337/3044839/kbri-dhaka-siapkan-safe-house-untuk-577-wni-di-bangladesh-jika-situasi-kian-memburuk</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/337/3044839/direktur_pelindungan_wni_kemlu_judha_nugraha-c26V_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha  (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/337/3044839/direktur_pelindungan_wni_kemlu_judha_nugraha-c26V_large.jpg</image><title>Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha  (foto: dok Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Setidaknya 91 orang tewas dan ratusan lainnya cedera dalam bentrokan di Bangladesh pada Minggu (4/8/2024) ketika polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan puluhan ribu pengunjuk rasa. Mereka diketahui terus menuntut Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina mengundurkan diri.&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas, yang mencakup setidaknya 13 polisi, merupakan yang tertinggi dalam satu hari dari semua protes dalam sejarah Bangladesh baru-baru ini. Angka ini melampaui 67 kematian yang dilaporkan pada tanggal 19 Juli ketika para mahasiswa turun ke jalan untuk menuntut pencabutan kuota untuk pekerjaan pemerintah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka meningkatkan status kedaruratan dari Siaga III menjadi Siaga II.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan sistem lapor diri ada sebanyak 577 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Bangladesh. Mayoritas mereka adalah WNI yang menikah dengan warga setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah WNI di Bangladesh tercatat dalam sistem lapor diri sebanyak 577 WNI. Mayoritas adalah WNI yang menikah dengan warga negara Bangladesh,&amp;quot; kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).&#13;
&#13;
Selain itu, KBRI juga telah menyiapkan safe house yang dapat diakses WNI jika nanti situasi kian memburuk. &amp;quot;KBRI siapkan safe house dan bisa diakses WNI jika situasi memburuk,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Setidaknya 91 orang tewas dan ratusan lainnya cedera dalam bentrokan di Bangladesh pada Minggu (4/8/2024) ketika polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan puluhan ribu pengunjuk rasa. Mereka diketahui terus menuntut Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina mengundurkan diri.&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas, yang mencakup setidaknya 13 polisi, merupakan yang tertinggi dalam satu hari dari semua protes dalam sejarah Bangladesh baru-baru ini. Angka ini melampaui 67 kematian yang dilaporkan pada tanggal 19 Juli ketika para mahasiswa turun ke jalan untuk menuntut pencabutan kuota untuk pekerjaan pemerintah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka meningkatkan status kedaruratan dari Siaga III menjadi Siaga II.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan sistem lapor diri ada sebanyak 577 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Bangladesh. Mayoritas mereka adalah WNI yang menikah dengan warga setempat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah WNI di Bangladesh tercatat dalam sistem lapor diri sebanyak 577 WNI. Mayoritas adalah WNI yang menikah dengan warga negara Bangladesh,&amp;quot; kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha dalam keterangannya, Selasa (6/8/2024).&#13;
&#13;
Selain itu, KBRI juga telah menyiapkan safe house yang dapat diakses WNI jika nanti situasi kian memburuk. &amp;quot;KBRI siapkan safe house dan bisa diakses WNI jika situasi memburuk,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
