<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heru Budi Bentuk Satgas Khusus Awasi Jajanan Mengandung Gula dan Pewarna di Sekolah </title><description>Pengawasan jajanan di sekolah untuk meningkatkan kesehatan anak-anak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/338/3044748/heru-budi-bentuk-satgas-khusus-awasi-jajanan-mengandung-gula-dan-pewarna-di-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/06/338/3044748/heru-budi-bentuk-satgas-khusus-awasi-jajanan-mengandung-gula-dan-pewarna-di-sekolah"/><item><title>Heru Budi Bentuk Satgas Khusus Awasi Jajanan Mengandung Gula dan Pewarna di Sekolah </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/338/3044748/heru-budi-bentuk-satgas-khusus-awasi-jajanan-mengandung-gula-dan-pewarna-di-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/06/338/3044748/heru-budi-bentuk-satgas-khusus-awasi-jajanan-mengandung-gula-dan-pewarna-di-sekolah</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/338/3044748/heru_budi_hartono-LKeD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono (Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/338/3044748/heru_budi_hartono-LKeD_large.jpg</image><title>Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono (Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan pemprov telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) khusus untuk mengawasi produk-produk makanan dan minuman yang dijajakan di kantin sekolah demi meningkatkan kesehatan bagi anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;DKI sudah membuat satgas, yang pertama adalah dari Dinkes, Badan POM, dan tentunya dengan Dinas Pendidikan, bersama-bersama pertama mensosialisasikan kantin-kantin yang ada di sekolah,&amp;quot; ujar Heru Budi di Jakarta, Senin (5/7/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya Satgas tersebut juga sudah dilengkapi alat portable yang nantinya mampu mendeteksi dan mengukur zat-zat berbahaya pada sebuah makanan dan minuman yang dijajakan di sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami punya alat ya, alat portable bisa dibawa. Itu kita lihat ambang batas, dari jajanan, dari gula bukan itu saja. Gula dan termasuk pewarna,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pada kesempatan tersebut Heru juga menyoroti soal fenomena anak-anak usia sekolah yang sudah harus melakukan cuci darah akibat gagal ginjal. Hal ini salah satu faktornya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat.&#13;
&#13;
Misalnya, dikatakan Budi, karena cukup banyak mengkonsumsi gula hingga kurang olahraga karena anak-anak lebih suka untuk bermain gadget ketimbang melakukan aktivitas menyehatkan seperti olahraga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya banyak (penyebab). Pola makan, minuman kemasan, minuman manis-manis, kurang olahraga, cara hidup/pola hidup yang berubah. Anak-anak yang sekarang menggunakan gajet,&amp;quot; kata Heru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau misalkan kita, saya kan kan setiap hari olahraga. Ini mungkin gak olahraga, main gajet. Habis main gajet minum air manis kemasan. Gak olahraga,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan pemprov telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) khusus untuk mengawasi produk-produk makanan dan minuman yang dijajakan di kantin sekolah demi meningkatkan kesehatan bagi anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;DKI sudah membuat satgas, yang pertama adalah dari Dinkes, Badan POM, dan tentunya dengan Dinas Pendidikan, bersama-bersama pertama mensosialisasikan kantin-kantin yang ada di sekolah,&amp;quot; ujar Heru Budi di Jakarta, Senin (5/7/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya Satgas tersebut juga sudah dilengkapi alat portable yang nantinya mampu mendeteksi dan mengukur zat-zat berbahaya pada sebuah makanan dan minuman yang dijajakan di sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami punya alat ya, alat portable bisa dibawa. Itu kita lihat ambang batas, dari jajanan, dari gula bukan itu saja. Gula dan termasuk pewarna,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Pada kesempatan tersebut Heru juga menyoroti soal fenomena anak-anak usia sekolah yang sudah harus melakukan cuci darah akibat gagal ginjal. Hal ini salah satu faktornya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat.&#13;
&#13;
Misalnya, dikatakan Budi, karena cukup banyak mengkonsumsi gula hingga kurang olahraga karena anak-anak lebih suka untuk bermain gadget ketimbang melakukan aktivitas menyehatkan seperti olahraga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya banyak (penyebab). Pola makan, minuman kemasan, minuman manis-manis, kurang olahraga, cara hidup/pola hidup yang berubah. Anak-anak yang sekarang menggunakan gajet,&amp;quot; kata Heru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau misalkan kita, saya kan kan setiap hari olahraga. Ini mungkin gak olahraga, main gajet. Habis main gajet minum air manis kemasan. Gak olahraga,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
