<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda di Flores Timur Kritis Diduga Ditembak Polisi saat Hendak Halau Tawuran </title><description>Fransiskus langsung dilarikan ke rumah sakit usai lengannya ditembus peluru.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/340/3044817/pemuda-di-flores-timur-kritis-diduga-ditembak-polisi-saat-hendak-halau-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/06/340/3044817/pemuda-di-flores-timur-kritis-diduga-ditembak-polisi-saat-hendak-halau-tawuran"/><item><title>Pemuda di Flores Timur Kritis Diduga Ditembak Polisi saat Hendak Halau Tawuran </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/340/3044817/pemuda-di-flores-timur-kritis-diduga-ditembak-polisi-saat-hendak-halau-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/06/340/3044817/pemuda-di-flores-timur-kritis-diduga-ditembak-polisi-saat-hendak-halau-tawuran</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/340/3044817/ilustrasi-GeCU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/340/3044817/ilustrasi-GeCU_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>LARANTUKA - Seorang pria bernama Fransiskus Frederik Ebang Dias (19) kritis diduga akibat ditembak dengan peluru karet oleh aparat kepolisian di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin 5 Agustus 2024 malam.&#13;
&#13;
Pemuda asal Kelurahan Amagarapati, Larantuka, Kabupaten Flores Timur tertembak saat berupaya menghalau tawuran antarwarga yang terjadi usai laga final sepak bola Bupati Cup 2024 di Larantuka.&#13;
&#13;
Fransiskus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrikus Fernandez, Larantuka untuk dirawat.&#13;
&#13;
Marianus Lodvick Dea, paman Fransiskus menduga bahwa peluru karet yang mengenai lengan kanan bagian belakang keponakannya itu ditembakkan dari jarak dekat.&#13;
&#13;
Usai terkena peluru karet itu, Fransiskus pingsan dan mengeluarkan cairan putih seperti busa dari mulutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah terkena peluru nyasar, keponakan saya ini jatuh pingsan, dan dari mulutnya keluar busa putih,&amp;rdquo; kata Marianus di RSUD Larantuka.&#13;
&#13;
Menurut Marianus, berdasarkan hasil rontgen, diketahui kedalaman hujaman proyektil karet tersebut sedalam 7 centimeter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak keluarga korban pun menduga ada oknum kepolisian yang melepaskan tembakan pada posisi berdekatan dengan korban dan warga Lewerang (Amagarapati).&#13;
&#13;
Padahal, kata Marianus, baik korban maupun warga Amagarapati sama sekali tidak bersentuhan dengan aksi tawuran itu.&#13;
&#13;
Hingga pagi ini situasi di Flotes Ttimur masih aman dan korban penembak masih dirawat di rumah sakit.&#13;
&#13;
Belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian terkait insiden tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>LARANTUKA - Seorang pria bernama Fransiskus Frederik Ebang Dias (19) kritis diduga akibat ditembak dengan peluru karet oleh aparat kepolisian di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin 5 Agustus 2024 malam.&#13;
&#13;
Pemuda asal Kelurahan Amagarapati, Larantuka, Kabupaten Flores Timur tertembak saat berupaya menghalau tawuran antarwarga yang terjadi usai laga final sepak bola Bupati Cup 2024 di Larantuka.&#13;
&#13;
Fransiskus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrikus Fernandez, Larantuka untuk dirawat.&#13;
&#13;
Marianus Lodvick Dea, paman Fransiskus menduga bahwa peluru karet yang mengenai lengan kanan bagian belakang keponakannya itu ditembakkan dari jarak dekat.&#13;
&#13;
Usai terkena peluru karet itu, Fransiskus pingsan dan mengeluarkan cairan putih seperti busa dari mulutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setelah terkena peluru nyasar, keponakan saya ini jatuh pingsan, dan dari mulutnya keluar busa putih,&amp;rdquo; kata Marianus di RSUD Larantuka.&#13;
&#13;
Menurut Marianus, berdasarkan hasil rontgen, diketahui kedalaman hujaman proyektil karet tersebut sedalam 7 centimeter.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak keluarga korban pun menduga ada oknum kepolisian yang melepaskan tembakan pada posisi berdekatan dengan korban dan warga Lewerang (Amagarapati).&#13;
&#13;
Padahal, kata Marianus, baik korban maupun warga Amagarapati sama sekali tidak bersentuhan dengan aksi tawuran itu.&#13;
&#13;
Hingga pagi ini situasi di Flotes Ttimur masih aman dan korban penembak masih dirawat di rumah sakit.&#13;
&#13;
Belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian terkait insiden tersebut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
