<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Tangkap 75 Tersangka dari 48 Kasus Judi Online di Jateng, Ada Selebgram</title><description>Polisi sudah menangkap 75 tersangka kasus judi online di Jateng.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/512/3044718/satgas-tangkap-75-tersangka-dari-48-kasus-judi-online-di-jateng-ada-selebgram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/06/512/3044718/satgas-tangkap-75-tersangka-dari-48-kasus-judi-online-di-jateng-ada-selebgram"/><item><title>Satgas Tangkap 75 Tersangka dari 48 Kasus Judi Online di Jateng, Ada Selebgram</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/06/512/3044718/satgas-tangkap-75-tersangka-dari-48-kasus-judi-online-di-jateng-ada-selebgram</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/06/512/3044718/satgas-tangkap-75-tersangka-dari-48-kasus-judi-online-di-jateng-ada-selebgram</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/512/3044718/kombes_dwi_subagio-fQbj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kombes Dwi Subagio. (Foto: Okezone/Eka Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/512/3044718/kombes_dwi_subagio-fQbj_large.jpg</image><title>Kombes Dwi Subagio. (Foto: Okezone/Eka Setiawan)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash;&amp;nbsp;Satgas Judi Online Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;dan polres jajaran menangkap total 75 tersangka dari total 48 kasus judi online di&amp;nbsp;Jateng. Pengungkapan ini terhitung dari awal tahun 2024 hingga saat ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Barang buktinya variatif, rata-rata sekali main Rp30 juta,&amp;rdquo; ungkap Direktur Reskrimsus Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;Kombes Pol Dwi Subagio di kantornya, Senin (5/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para tersangka yang ditangkap&amp;nbsp; perannya bervariasi. Di antaranya agen, admin, bagian pembayaran hasil judi, termasuk yang diendorse seperti selebgram. Namun polisi belum berhasil menangkap bandar dan penyedia server judi online.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan-pengungkapannya juga dari hasil patroli siber kami,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Subdit Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;AKBP Sulistyoningsih menambahkan secara teknis setelah patroli siber menemukan indikasi perjudian di media sosial atau internet, pihaknya akan melakukan profiling.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebenarnya ini judi manual, tapi perpesanannya dengan media online,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihaknya, sebut AKBP Sulistyoningsih, juga paling banyak menemukan indikasi perjudian online di internet.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Se-Indonesia kami nomor satu (hasil patroli siber), tapi lokasinya kan tidak tentu di sini (Jateng), servernya juga bisa di luar. Setiap hari kami profiling, blokir akun atau web, permohonannya kami bersurat ke Mabes Polri kemudian diteruskan ke Kementerian Kominfo,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash;&amp;nbsp;Satgas Judi Online Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;dan polres jajaran menangkap total 75 tersangka dari total 48 kasus judi online di&amp;nbsp;Jateng. Pengungkapan ini terhitung dari awal tahun 2024 hingga saat ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Barang buktinya variatif, rata-rata sekali main Rp30 juta,&amp;rdquo; ungkap Direktur Reskrimsus Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;Kombes Pol Dwi Subagio di kantornya, Senin (5/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Para tersangka yang ditangkap&amp;nbsp; perannya bervariasi. Di antaranya agen, admin, bagian pembayaran hasil judi, termasuk yang diendorse seperti selebgram. Namun polisi belum berhasil menangkap bandar dan penyedia server judi online.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengungkapan-pengungkapannya juga dari hasil patroli siber kami,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepala Subdit Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda&amp;nbsp;Jateng&amp;nbsp;AKBP Sulistyoningsih menambahkan secara teknis setelah patroli siber menemukan indikasi perjudian di media sosial atau internet, pihaknya akan melakukan profiling.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebenarnya ini judi manual, tapi perpesanannya dengan media online,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihaknya, sebut AKBP Sulistyoningsih, juga paling banyak menemukan indikasi perjudian online di internet.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Se-Indonesia kami nomor satu (hasil patroli siber), tapi lokasinya kan tidak tentu di sini (Jateng), servernya juga bisa di luar. Setiap hari kami profiling, blokir akun atau web, permohonannya kami bersurat ke Mabes Polri kemudian diteruskan ke Kementerian Kominfo,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
