<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Setahun Tewas Usai Dibanting Ibunya, Sang Ayah Ternyata Masih Mendekam di Penjara</title><description>Polisi masih mendalami apakah kondisi rumah tangganya menjadi salah satu alasan TY tega membantung anaknya hingga tewas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/338/3045372/bayi-setahun-tewas-usai-dibanting-ibunya-sang-ayah-ternyata-masih-mendekam-di-penjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/07/338/3045372/bayi-setahun-tewas-usai-dibanting-ibunya-sang-ayah-ternyata-masih-mendekam-di-penjara"/><item><title>Bayi Setahun Tewas Usai Dibanting Ibunya, Sang Ayah Ternyata Masih Mendekam di Penjara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/338/3045372/bayi-setahun-tewas-usai-dibanting-ibunya-sang-ayah-ternyata-masih-mendekam-di-penjara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/07/338/3045372/bayi-setahun-tewas-usai-dibanting-ibunya-sang-ayah-ternyata-masih-mendekam-di-penjara</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 09:49 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/338/3045372/ilustrasi-RsAN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/338/3045372/ilustrasi-RsAN_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Polisi&amp;nbsp;menyebutkan, anak usia 1 tahun 5 bulan, AK tewas pasca dibanting ibunya, TY (35) di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Adapun ayah AK sejatinya sedang tak ada di rumah lantaran ayahnya berada di tahanan Polres Depok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebetulnya suaminya juga lagi ditahan di Polres Depok terkait kasus penggelapan,&amp;quot; ujar Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi masih mendalami apakah kondisi rumah tangganya menjadi salah satu alasan TY tega membantung anaknya hingga tewas. Sejauh ini, TY pun memiliki riwayat psikologis tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itulah yang masih didalami, jadi gini rupanya, kalau neneknya bilang ini ada riwayat psikologi. Jadi, sekarang dia lagi di Kramat Jati (RS Polri) diperiksa psikologinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, polisi tengah mendalami kondisi psikologis TY guna memastikan apakah ada kondisi tertentu ataukah tidak. Polisi juga masih menggali motif TY bisa sampai membanting anaknya itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Seorang ibu rumah tangga berinisial TY (35) tega membanting putri kandungnya berinisial AK berusia satu tahun di Jagakarsa, Jakarta Selatan hingga tewas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban dan ibunya tengah duduk di teras rumahnya. Kemudian, si ibu membanting sang putri hingga korban mengenai keramik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi gini, lagi duduk di teras kemudian ini dengan ibunya nih ibu kandungnya, anak itu kan umur satu tahun lebih lah. Terus tiba-tiba itu dia langsung ngebanting aja, kena lah ke keramik gitu loh di teras,&amp;rdquo; kata Nurma, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Nurma mengungkapkan, aksi tragis itu disaksikan oleh nenek, paman dan tante dari si korban. Dari keterangannya, si ibu membanting korban sebanyak dua kali.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi&amp;nbsp;menyebutkan, anak usia 1 tahun 5 bulan, AK tewas pasca dibanting ibunya, TY (35) di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Adapun ayah AK sejatinya sedang tak ada di rumah lantaran ayahnya berada di tahanan Polres Depok.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebetulnya suaminya juga lagi ditahan di Polres Depok terkait kasus penggelapan,&amp;quot; ujar Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi masih mendalami apakah kondisi rumah tangganya menjadi salah satu alasan TY tega membantung anaknya hingga tewas. Sejauh ini, TY pun memiliki riwayat psikologis tertentu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itulah yang masih didalami, jadi gini rupanya, kalau neneknya bilang ini ada riwayat psikologi. Jadi, sekarang dia lagi di Kramat Jati (RS Polri) diperiksa psikologinya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, polisi tengah mendalami kondisi psikologis TY guna memastikan apakah ada kondisi tertentu ataukah tidak. Polisi juga masih menggali motif TY bisa sampai membanting anaknya itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Seorang ibu rumah tangga berinisial TY (35) tega membanting putri kandungnya berinisial AK berusia satu tahun di Jagakarsa, Jakarta Selatan hingga tewas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban dan ibunya tengah duduk di teras rumahnya. Kemudian, si ibu membanting sang putri hingga korban mengenai keramik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi gini, lagi duduk di teras kemudian ini dengan ibunya nih ibu kandungnya, anak itu kan umur satu tahun lebih lah. Terus tiba-tiba itu dia langsung ngebanting aja, kena lah ke keramik gitu loh di teras,&amp;rdquo; kata Nurma, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Nurma mengungkapkan, aksi tragis itu disaksikan oleh nenek, paman dan tante dari si korban. Dari keterangannya, si ibu membanting korban sebanyak dua kali.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
