<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Tinggi hingga 3 Meter Intai Perairan NTT, BMKG Minta Nelayan Waspada</title><description>BMKG kembali mewanti-wanti agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045305/gelombang-tinggi-hingga-3-meter-intai-perairan-ntt-bmkg-minta-nelayan-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045305/gelombang-tinggi-hingga-3-meter-intai-perairan-ntt-bmkg-minta-nelayan-waspada"/><item><title>Gelombang Tinggi hingga 3 Meter Intai Perairan NTT, BMKG Minta Nelayan Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045305/gelombang-tinggi-hingga-3-meter-intai-perairan-ntt-bmkg-minta-nelayan-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045305/gelombang-tinggi-hingga-3-meter-intai-perairan-ntt-bmkg-minta-nelayan-waspada</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/340/3045305/gelombang_tinggi-B3MU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gelombang tinggi. (Foto: Ilustrasi/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/340/3045305/gelombang_tinggi-B3MU_large.jpg</image><title>Gelombang tinggi. (Foto: Ilustrasi/Antara)</title></images><description>KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mewanti-wanti agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang memprakirakan, gelombang tinggi masih berpotensi mengamuk di beberapa titik wilayah perairan tersebut hingga 3 hari ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Waspada gelombang laut dengan ketinggian 2,5-3,0 meter,&amp;quot; ungkap Prakirawan Stasiun Meteorologi Tenau Kupang, Arya Dalexta Fadly, dalam peringatan tertulisnya, Selasa (6/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fadly mengatakan, amukan gelombang laut hingga ketinggian 2,5 meter di tujuh titik perairan amat berisiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan dan kapal tongkang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Itu dikatakannya berpotensi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih ekstrem lagi di Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu. Pihaknya memprakirakan tinggi gelombang laut berpotensi hingga 3 meter di wilayah perairan ini dan berisiko tinggi terhadap kapal Ferry.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keadaan berisiko ini berpotensi terjadi hingga 9 Agustus 2024. &amp;quot;Kondisi sinoptik, umumnya angin bertiup dari arah Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan 1-7 Skala Beaufort,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</description><content:encoded>KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mewanti-wanti agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang memprakirakan, gelombang tinggi masih berpotensi mengamuk di beberapa titik wilayah perairan tersebut hingga 3 hari ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Waspada gelombang laut dengan ketinggian 2,5-3,0 meter,&amp;quot; ungkap Prakirawan Stasiun Meteorologi Tenau Kupang, Arya Dalexta Fadly, dalam peringatan tertulisnya, Selasa (6/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Fadly mengatakan, amukan gelombang laut hingga ketinggian 2,5 meter di tujuh titik perairan amat berisiko tinggi terhadap keselamatan perahu nelayan dan kapal tongkang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Itu dikatakannya berpotensi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih ekstrem lagi di Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu. Pihaknya memprakirakan tinggi gelombang laut berpotensi hingga 3 meter di wilayah perairan ini dan berisiko tinggi terhadap kapal Ferry.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keadaan berisiko ini berpotensi terjadi hingga 9 Agustus 2024. &amp;quot;Kondisi sinoptik, umumnya angin bertiup dari arah Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan 1-7 Skala Beaufort,&amp;quot; ucapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
