<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Bongkar Kuburan Afif Maulana untuk Autopsi Ulang Besok</title><description>PDFMI akan melakukan jumpa pers setelah ekshumasi selesai dilakukan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045608/polisi-bongkar-kuburan-afif-maulana-untuk-autopsi-ulang-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045608/polisi-bongkar-kuburan-afif-maulana-untuk-autopsi-ulang-besok"/><item><title>Polisi Bongkar Kuburan Afif Maulana untuk Autopsi Ulang Besok</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045608/polisi-bongkar-kuburan-afif-maulana-untuk-autopsi-ulang-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/07/340/3045608/polisi-bongkar-kuburan-afif-maulana-untuk-autopsi-ulang-besok</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/340/3045608/afif_maulana-UrLc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Orangtua Afif Maulana/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/340/3045608/afif_maulana-UrLc_large.jpg</image><title>Orangtua Afif Maulana/Okezone</title></images><description>PADANG&amp;nbsp;- Kuburan Afif Maulana (13) yang meninggal diduga disiksa polisi akan digali untuk melakukan autopsi ulang oleh tim&amp;nbsp; Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), pada Kamis 8 Agustus 2024.&#13;
&#13;
Hal itu diutarakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Kombes Dwi Sulistyawan, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat permohonan ekshumasi ini sudah kami terima sejak tanggal 29 Juli 2024, kemudian tanggal 3 Agustus 2024 kami mengirimkan surat ke Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dan tanggal 5 Agustus 2024 kami kirimkan surat asli ke mereka di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta,&amp;quot; kata Dwi.&#13;
&#13;
Dwi menambahkan, tim ekshumasi berangkat ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Afif Maulana pukul 07.00 WIB. Kemudian pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, tim melaksanakan penggalian kubur Afif Maulana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah digali, pukul 09.00 WIB, jasad Afif Maulana dibawa ke Instalasi Forensik RSUP dr M Djamil Padang. Selanjutnya, pukul 10.00 WIB, autopsi dilakukan sampai selesai,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah melakukan autopsi, tim dokter tersebut akan memberikan keterangan kepada wartawan,&amp;nbsp;setelah itu tim dokter kembali ke tempat.&#13;
&#13;
Adapun dokter yang akan melakukan ekshumasi terhadap jasad Afif Maulana, yakni Ade Firmansyah Sugiharto (RSCM), Baiti Adayati (PB PDFMI), Rika Susanti (Unand), Sigit Lintang Kirana (Undip) dan Adriansyah Lubis (USU).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari Polri, dokter yang ikut adalah Brigjen Pol dr Sumihestri dan Brigjen Pol (Purn) Pramujoko,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dari hasil surat permohonan, kata Dwi, sudah ditindaklanjuti oleh PDFMI dan pihaknya menyebut sudah menerima respons terkait ekshumasi Afif Maulana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Balasannya, bahwa rencananya ekshumasi itu hari Kamis (8/8/2024) dimulai pukul 07.00 WIB,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah itu, PDFMI akan melakukan jumpa pers setelah ekshumasi selesai dilakukan. Setelah itu, baru tim akan kembali ke hotel,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, jasad Afif Maulana (13) ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Kota Padang, Sumbar pada tanggal 9 Juni 2024 lalu.&#13;
</description><content:encoded>PADANG&amp;nbsp;- Kuburan Afif Maulana (13) yang meninggal diduga disiksa polisi akan digali untuk melakukan autopsi ulang oleh tim&amp;nbsp; Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), pada Kamis 8 Agustus 2024.&#13;
&#13;
Hal itu diutarakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Kombes Dwi Sulistyawan, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat permohonan ekshumasi ini sudah kami terima sejak tanggal 29 Juli 2024, kemudian tanggal 3 Agustus 2024 kami mengirimkan surat ke Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dan tanggal 5 Agustus 2024 kami kirimkan surat asli ke mereka di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta,&amp;quot; kata Dwi.&#13;
&#13;
Dwi menambahkan, tim ekshumasi berangkat ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Afif Maulana pukul 07.00 WIB. Kemudian pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, tim melaksanakan penggalian kubur Afif Maulana.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah digali, pukul 09.00 WIB, jasad Afif Maulana dibawa ke Instalasi Forensik RSUP dr M Djamil Padang. Selanjutnya, pukul 10.00 WIB, autopsi dilakukan sampai selesai,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah melakukan autopsi, tim dokter tersebut akan memberikan keterangan kepada wartawan,&amp;nbsp;setelah itu tim dokter kembali ke tempat.&#13;
&#13;
Adapun dokter yang akan melakukan ekshumasi terhadap jasad Afif Maulana, yakni Ade Firmansyah Sugiharto (RSCM), Baiti Adayati (PB PDFMI), Rika Susanti (Unand), Sigit Lintang Kirana (Undip) dan Adriansyah Lubis (USU).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari Polri, dokter yang ikut adalah Brigjen Pol dr Sumihestri dan Brigjen Pol (Purn) Pramujoko,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dari hasil surat permohonan, kata Dwi, sudah ditindaklanjuti oleh PDFMI dan pihaknya menyebut sudah menerima respons terkait ekshumasi Afif Maulana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Balasannya, bahwa rencananya ekshumasi itu hari Kamis (8/8/2024) dimulai pukul 07.00 WIB,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah itu, PDFMI akan melakukan jumpa pers setelah ekshumasi selesai dilakukan. Setelah itu, baru tim akan kembali ke hotel,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sekadar diketahui, jasad Afif Maulana (13) ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Kota Padang, Sumbar pada tanggal 9 Juni 2024 lalu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
