<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gemar Makan Mie Instan, Siswi SMP Alami Gagal Ginjal Kronis</title><description>Gadis remaja berusia 13 tahun mengalami gagal ginjal kronis stadium 5. Vonis sakit yang dideritanya disebabkannya kegemarannya mengonsumsi mie instan. Kini ia harus menjalani cuci darah seminggu dua kali sampai sekarang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/519/3045749/gemar-makan-mie-instan-siswi-smp-alami-gagal-ginjal-kronis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/07/519/3045749/gemar-makan-mie-instan-siswi-smp-alami-gagal-ginjal-kronis"/><item><title>Gemar Makan Mie Instan, Siswi SMP Alami Gagal Ginjal Kronis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/07/519/3045749/gemar-makan-mie-instan-siswi-smp-alami-gagal-ginjal-kronis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/07/519/3045749/gemar-makan-mie-instan-siswi-smp-alami-gagal-ginjal-kronis</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2024 21:21 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Prawira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/07/519/3045749/rumah_sakit-cXG5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah sakit  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/07/519/3045749/rumah_sakit-cXG5_large.jpg</image><title>Rumah sakit  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
MADIUN - Gadis&amp;nbsp;remaja&amp;nbsp;berusia 13 tahun mengalami gagal ginjal kronis stadium 5. Vonis sakit yang dideritanya disebabkannya kegemarannya mengonsumsi mie instan. Kini ia harus menjalani cuci darah seminggu dua kali sampai sekarang.&#13;
&#13;
MC, gadis&amp;nbsp;remaja&amp;nbsp;ini mungkin nampak seperti bocah normal pada umumnya yang sedang belajar didampingi oleh kedua orang tuanya. Namun, anak pasangan Melly dan Daud asal Karang Tengah, Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur itu, sebenarnya sedang tidak baik-baik saja.&#13;
&#13;
Berawal dari kegemarannya mengonsumsi mie instan sejak masih balita, kini MC yang duduk dibangku kelas 2 SMP di Madiun ini harus menjalani cuci darah seminggu dua kali sampai sekarang, setelah divonis gagal ginjal kronis stadium 5.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibunda MC, Melly mengatakan, diagnosis&amp;nbsp; sakit diterima 2 tahun yang lalu tepatnya saat masih duduk dibangku kelas 6 SD. Saat itu MC mengalami gejala awal sesak nafas dan harus dilarikan ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari serangkaian pemeriksaan menyatakan jika anak saya mengalami gagal ginjal kronis, dan dirujuk ke RSUD Doktor Soetomo di Surabaya, karena fasilitas yang kurang memadai di rumah sakit Madiun,&amp;rdquo; kata Melly kepada wartawan, Rabu (7/82024).&#13;
&#13;
Sempat kebingungan terkait tempat tinggal, Melly dan sang suami akhirnya bisa bernapas lega saat mengetahui informasi keberadaan rumah singgah, bagi pasien dan anak-anak penderita penyakit kronis lain dengan biaya cuma-Cuma.&#13;
&#13;
Sementara itu, panjangnya durasi pengobatan yang harus dijalankan sang buah hati, mendorong Melly dan suami untuk tinggal lebih lama di Surabaya, mendampingi MC tinggal di rumah singgah.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
MADIUN - Gadis&amp;nbsp;remaja&amp;nbsp;berusia 13 tahun mengalami gagal ginjal kronis stadium 5. Vonis sakit yang dideritanya disebabkannya kegemarannya mengonsumsi mie instan. Kini ia harus menjalani cuci darah seminggu dua kali sampai sekarang.&#13;
&#13;
MC, gadis&amp;nbsp;remaja&amp;nbsp;ini mungkin nampak seperti bocah normal pada umumnya yang sedang belajar didampingi oleh kedua orang tuanya. Namun, anak pasangan Melly dan Daud asal Karang Tengah, Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur itu, sebenarnya sedang tidak baik-baik saja.&#13;
&#13;
Berawal dari kegemarannya mengonsumsi mie instan sejak masih balita, kini MC yang duduk dibangku kelas 2 SMP di Madiun ini harus menjalani cuci darah seminggu dua kali sampai sekarang, setelah divonis gagal ginjal kronis stadium 5.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ibunda MC, Melly mengatakan, diagnosis&amp;nbsp; sakit diterima 2 tahun yang lalu tepatnya saat masih duduk dibangku kelas 6 SD. Saat itu MC mengalami gejala awal sesak nafas dan harus dilarikan ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari serangkaian pemeriksaan menyatakan jika anak saya mengalami gagal ginjal kronis, dan dirujuk ke RSUD Doktor Soetomo di Surabaya, karena fasilitas yang kurang memadai di rumah sakit Madiun,&amp;rdquo; kata Melly kepada wartawan, Rabu (7/82024).&#13;
&#13;
Sempat kebingungan terkait tempat tinggal, Melly dan sang suami akhirnya bisa bernapas lega saat mengetahui informasi keberadaan rumah singgah, bagi pasien dan anak-anak penderita penyakit kronis lain dengan biaya cuma-Cuma.&#13;
&#13;
Sementara itu, panjangnya durasi pengobatan yang harus dijalankan sang buah hati, mendorong Melly dan suami untuk tinggal lebih lama di Surabaya, mendampingi MC tinggal di rumah singgah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
