<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prihatin Satwa Liar Semakin Langka, Wildlife Journalism Sambangi Untirta</title><description>Sambang kampus ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan semakin langkanya satwa liar di Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/08/338/3045843/prihatin-satwa-liar-semakin-langka-wildlife-journalism-sambangi-untirta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/08/338/3045843/prihatin-satwa-liar-semakin-langka-wildlife-journalism-sambangi-untirta"/><item><title>Prihatin Satwa Liar Semakin Langka, Wildlife Journalism Sambangi Untirta</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/08/338/3045843/prihatin-satwa-liar-semakin-langka-wildlife-journalism-sambangi-untirta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/08/338/3045843/prihatin-satwa-liar-semakin-langka-wildlife-journalism-sambangi-untirta</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2024 06:46 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/08/338/3045843/wildlife_journalism_competition_2024-9tep_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wildlife Journalism Competition 2024 di Untirta (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/08/338/3045843/wildlife_journalism_competition_2024-9tep_large.jpg</image><title>Wildlife Journalism Competition 2024 di Untirta (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wildlife Journalism Competition 2024 kembali diselenggarakan di ruang serba guna Gedung Fisip Kampus Untirta Sindang Sari, Banten, pada Selasa (6/8/2024). Sambang kampus ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan semakin langkanya satwa liar di Indonesia.&#13;
&#13;
Mengangkat tema &amp;quot;Interaksi Negatif Manusia-Satwa dari Sudut Pandang Jurnalisme Lingkungan&amp;quot; acara itu menghadirkan narasumber kompeten. Diskusi Jurnalistik Wildlife Journalism Competition 2024 menjadi ajang tukar pikiran antara pemateri dengan mahasiswa.&#13;
&#13;
Peneliti Pusdikomling Fikom Unpad, Herlina Agustin yang juga pemateri berharap acara ini bisa mengangkat rasa keprihatinan mahasiswa terdapat satwa langka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berharap dengan kompetisi ini para mahasiswa tertarik untuk membuat semacam karya tulis jurnalistik,&amp;quot; ujar Herlina dalam keterangan, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Ia berharap, karya tulis jurnalistik mahasiswa ini bisa berdampak terhadap kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikut berpartisipasi menjaga satwa langka di Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Tentunya bisa di perlombakan dan juga menjadi awareness bagi semua kalangan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu peserta, Dea mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara itu. Dia juga bersyukur bisa mendapatkan pengetahuan soal penyakit menular antar manusia dan hewan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya tertarik satwa liar dan dapat pengetahuan juga tentang penyakit yang bisa menular dari manusia ke hewan dan dari hewan ke manusia,&amp;quot; kata Dea.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wildlife Journalism Competition 2024 kembali diselenggarakan di ruang serba guna Gedung Fisip Kampus Untirta Sindang Sari, Banten, pada Selasa (6/8/2024). Sambang kampus ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan semakin langkanya satwa liar di Indonesia.&#13;
&#13;
Mengangkat tema &amp;quot;Interaksi Negatif Manusia-Satwa dari Sudut Pandang Jurnalisme Lingkungan&amp;quot; acara itu menghadirkan narasumber kompeten. Diskusi Jurnalistik Wildlife Journalism Competition 2024 menjadi ajang tukar pikiran antara pemateri dengan mahasiswa.&#13;
&#13;
Peneliti Pusdikomling Fikom Unpad, Herlina Agustin yang juga pemateri berharap acara ini bisa mengangkat rasa keprihatinan mahasiswa terdapat satwa langka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami berharap dengan kompetisi ini para mahasiswa tertarik untuk membuat semacam karya tulis jurnalistik,&amp;quot; ujar Herlina dalam keterangan, Rabu (7/8/2024).&#13;
&#13;
Ia berharap, karya tulis jurnalistik mahasiswa ini bisa berdampak terhadap kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikut berpartisipasi menjaga satwa langka di Indonesia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Tentunya bisa di perlombakan dan juga menjadi awareness bagi semua kalangan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu peserta, Dea mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara itu. Dia juga bersyukur bisa mendapatkan pengetahuan soal penyakit menular antar manusia dan hewan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya tertarik satwa liar dan dapat pengetahuan juga tentang penyakit yang bisa menular dari manusia ke hewan dan dari hewan ke manusia,&amp;quot; kata Dea.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
