<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi! Pemilik Daycare Aniaya Balita, Diikat di Kursi Mulutnya Dilakban</title><description>Kasus penganiayaan yang dilakukan pemilik daycare pada balita kembali terjadi. Kali ini tindakan bejat tersebut terjadi di Pekanbaru.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/08/340/3046120/lagi-pemilik-daycare-aniaya-balita-diikat-di-kursi-mulutnya-dilakban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/08/340/3046120/lagi-pemilik-daycare-aniaya-balita-diikat-di-kursi-mulutnya-dilakban"/><item><title>Lagi! Pemilik Daycare Aniaya Balita, Diikat di Kursi Mulutnya Dilakban</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/08/340/3046120/lagi-pemilik-daycare-aniaya-balita-diikat-di-kursi-mulutnya-dilakban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/08/340/3046120/lagi-pemilik-daycare-aniaya-balita-diikat-di-kursi-mulutnya-dilakban</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2024 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/08/340/3046120/penganiayaan_di_daycare_kembali_terjadi-0Jfd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penganiayaan di Daycare kembali terjadi (Foto : Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/08/340/3046120/penganiayaan_di_daycare_kembali_terjadi-0Jfd_large.jpg</image><title>Penganiayaan di Daycare kembali terjadi (Foto : Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>PEKANBARU &amp;ndash; Kasus penganiayaan yang dilakukan pemilik daycare pada balita kembali terjadi. Kali ini tindakan bejat tersebut terjadi di Pekanbaru.&#13;
&#13;
Pemilik Daycare Early Steps Learning Center Pekanbaru berinisial WF ditangkap polisi karena dan sudah dutetapkan sebagai tersangka karena diduga menyiksa anak di tempat mitra layanan pengasuhan dan pendidikan anak tersebut.&#13;
&#13;
Kasus itu terungkap setelah menyiksaan terhadap anak ini viral di media sosial. Polisi yang mendapat rekaman video melakukan penyellidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah menetapkan WF sebagai pemilik sekaligus pengasuh daycare, tersangka,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra Kamis (8/8/2024).&#13;
&#13;
Dalam video yang beradar, korban berusia 4 tahun diikat oleh pelaku di kursi. Sementara mulut korban dilakban. Korban selama beberapa hari tidak diberi makan. Namun, beruntung salah satu pengawai yang secara sembunyi-sembunyi memberikan makan kepada korban karena merasa iba.&#13;
&#13;
Belakangan, perlakukan WF ada yang merekam. Video tersbeut pun sampai kepada ibu korban, AS (41). Tidak terima dengan hal tersebut, orangtua pun melapor ke Polresta Pekanbaru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bery menjelaskan yang merekam video yang melakukan kekerasan terhadap anak itu adalah salah satu karyawan Daycare Early Steps Learning Center Pekanbaru yang telah keluar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan adanya video itu maka pelaku tidak bisa membantah. Kejadian penganiayaan itu terjadi di Mei 2024.&#13;
</description><content:encoded>PEKANBARU &amp;ndash; Kasus penganiayaan yang dilakukan pemilik daycare pada balita kembali terjadi. Kali ini tindakan bejat tersebut terjadi di Pekanbaru.&#13;
&#13;
Pemilik Daycare Early Steps Learning Center Pekanbaru berinisial WF ditangkap polisi karena dan sudah dutetapkan sebagai tersangka karena diduga menyiksa anak di tempat mitra layanan pengasuhan dan pendidikan anak tersebut.&#13;
&#13;
Kasus itu terungkap setelah menyiksaan terhadap anak ini viral di media sosial. Polisi yang mendapat rekaman video melakukan penyellidikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah menetapkan WF sebagai pemilik sekaligus pengasuh daycare, tersangka,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra Kamis (8/8/2024).&#13;
&#13;
Dalam video yang beradar, korban berusia 4 tahun diikat oleh pelaku di kursi. Sementara mulut korban dilakban. Korban selama beberapa hari tidak diberi makan. Namun, beruntung salah satu pengawai yang secara sembunyi-sembunyi memberikan makan kepada korban karena merasa iba.&#13;
&#13;
Belakangan, perlakukan WF ada yang merekam. Video tersbeut pun sampai kepada ibu korban, AS (41). Tidak terima dengan hal tersebut, orangtua pun melapor ke Polresta Pekanbaru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bery menjelaskan yang merekam video yang melakukan kekerasan terhadap anak itu adalah salah satu karyawan Daycare Early Steps Learning Center Pekanbaru yang telah keluar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan adanya video itu maka pelaku tidak bisa membantah. Kejadian penganiayaan itu terjadi di Mei 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
