<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kandang Ayam di Cianjur Terbakar, 8.000 Ekor Hangus Terpanggang</title><description>Bangunan kandang ayam di Kampung Ciwaru, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, hangus terbakar&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/09/525/3046600/kandang-ayam-di-cianjur-terbakar-8-000-ekor-hangus-terpanggang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/09/525/3046600/kandang-ayam-di-cianjur-terbakar-8-000-ekor-hangus-terpanggang"/><item><title>Kandang Ayam di Cianjur Terbakar, 8.000 Ekor Hangus Terpanggang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/09/525/3046600/kandang-ayam-di-cianjur-terbakar-8-000-ekor-hangus-terpanggang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/09/525/3046600/kandang-ayam-di-cianjur-terbakar-8-000-ekor-hangus-terpanggang</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2024 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/09/525/3046600/kandang_ayam_terbakar-P0UG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kandang ayam di Cianjur hangus terbakar. (Foto: Ricky Susan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/09/525/3046600/kandang_ayam_terbakar-P0UG_large.jpg</image><title>Kandang ayam di Cianjur hangus terbakar. (Foto: Ricky Susan)</title></images><description>CIANJUR - Bangunan kandang ayam di Kampung Ciwaru, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, hangus terbakar, Jumat (9/8/24) dini hari. Akibatnya, kurang lebih 8.000 ekor ayam yang berada di kandang hangus terpanggang kobaran api.&#13;
&#13;
Menurut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur Hendra Wira mengatakan, kebakaran yang menghanguskan peternakan ayam itu diduga bersumber dari alat pemanas kandang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dugaan sementara sumber api dari alat pemanas kandang apakah bocor atau meledak hingga menimbulkan munculnya api,&amp;quot; tuturnya, Jumat (9/8/2024).&#13;
&#13;
Hendra menyebut, api terus membesar dan menyebar karena bahan bangunan kandang yang mudah terbakar seperti bahan dari kayu dan terpal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak seluruhnya landang yang terbakar hanya sebagian, karena api cepat-cepat di padamkan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala kandang Ahmad Munawar, mengungkapkan, 8.000 ekor ayam yang terpanggang itu sedang dalam proses pembesaran&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti itu ayam kalau udah besar kita bawa ke Bandung tapi saat ini sudah mati. Untuk kerugian belum bisa sebutkan yang jelas ini mencapai puluhan juta rupiah,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>CIANJUR - Bangunan kandang ayam di Kampung Ciwaru, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, hangus terbakar, Jumat (9/8/24) dini hari. Akibatnya, kurang lebih 8.000 ekor ayam yang berada di kandang hangus terpanggang kobaran api.&#13;
&#13;
Menurut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur Hendra Wira mengatakan, kebakaran yang menghanguskan peternakan ayam itu diduga bersumber dari alat pemanas kandang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dugaan sementara sumber api dari alat pemanas kandang apakah bocor atau meledak hingga menimbulkan munculnya api,&amp;quot; tuturnya, Jumat (9/8/2024).&#13;
&#13;
Hendra menyebut, api terus membesar dan menyebar karena bahan bangunan kandang yang mudah terbakar seperti bahan dari kayu dan terpal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak seluruhnya landang yang terbakar hanya sebagian, karena api cepat-cepat di padamkan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala kandang Ahmad Munawar, mengungkapkan, 8.000 ekor ayam yang terpanggang itu sedang dalam proses pembesaran&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti itu ayam kalau udah besar kita bawa ke Bandung tapi saat ini sudah mati. Untuk kerugian belum bisa sebutkan yang jelas ini mencapai puluhan juta rupiah,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
