<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Segera Kirim Ratusan Rudal Balistik ke Rusia, AS Ketar-Ketir? </title><description>Iran Segera Kirim Ratusan Balistik ke Rusia&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/11/18/3047416/iran-segera-kirim-ratusan-rudal-balistik-ke-rusia-as-ketar-ketir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/11/18/3047416/iran-segera-kirim-ratusan-rudal-balistik-ke-rusia-as-ketar-ketir"/><item><title>Iran Segera Kirim Ratusan Rudal Balistik ke Rusia, AS Ketar-Ketir? </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/11/18/3047416/iran-segera-kirim-ratusan-rudal-balistik-ke-rusia-as-ketar-ketir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/11/18/3047416/iran-segera-kirim-ratusan-rudal-balistik-ke-rusia-as-ketar-ketir</guid><pubDate>Minggu 11 Agustus 2024 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/11/18/3047416/iran_segera_kirim_rudal_balistik_ke_rusia-NujP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Iran segera kirim rudal balistik ke Rusia (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/11/18/3047416/iran_segera_kirim_rudal_balistik_ke_rusia-NujP_large.jpg</image><title>Iran segera kirim rudal balistik ke Rusia (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Iran dikabarkan segera mengirim ratusan rudal balistik ke Rusia. Hal itu sebagaimana diungkap dua sumber intelijen Eropa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir Reuters, Minggu (11/8/2024), puluhan personel militer Rusia sedang latihan di Iran menggunakan sistem rudal balistik jarak dekat Fath-360. Sumber menyebut, mereka mengharapkan pengiriman ratusan senjata berpemandu satelit itu ke Rusia untuk perang di Ukraina.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia diyakini telah menandatangani kontrak pada 13 Desember di Teheran dengan pejabat Iran untuk Fath-360 dan sistem rudal balistik lain yang dibuat Organisasi Industri Dirgantara (AIO) milik pemerintah Iran yang disebut Ababil. Hal ini menurut laporan pejabat intelijen.&#13;
&#13;
Mengutip beberapa sumber intelijen rahasia, pejabat tersebut mengatakan, personel Rusia telah mengunjungi Iran untuk mempelajari cara mengoperasikan sistem pertahanan Fath-360, yang meluncurkan rudal dengan jangkauan maksimum 120 km (75 mil) dan hulu ledak 150 kg.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Salah satu sumber mengatakan bahwa &amp;quot;satu-satunya langkah selanjutnya yang mungkin&amp;quot; setelah pelatihan adalah pengiriman rudal ke Rusia.&#13;
&#13;
Moskow memiliki sejumlah rudal balistiknya sendiri. Namun, pasokan Fath-360 dapat memungkinkan Rusia untuk menggunakan lebih banyak persenjataannya untuk target di luar garis depan, sementara menggunakan hulu ledak Iran untuk target jarak dekat. Demikian pernyataan seorang pakar militer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan, Amerika Serikat dan sekutu NATO serta mitra G7 siap untuk memberikan respons yang cepat dan keras jika Iran melanjutkan transfer tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan menjadi peningkatan dramatis dalam dukungan Iran terhadap perang agresi Rusia terhadap Ukraina,&amp;quot; kata juru bicara itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Gedung Putih telah berulang kali memperingatkan tentang kemitraan keamanan yang semakin dalam antara Rusia dan Iran sejak dimulainya invasi skala penuh Rusia ke Ukraina,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi permintaan komentar.&#13;
&#13;
Misi tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York mengatakan dalam sebuah pernyataan, Republik Islam telah menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan Rusia di berbagai bidang, termasuk kerja sama militer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun demikian, dari sudut pandang etika, Iran menahan diri untuk tidak mentransfer senjata apa pun, termasuk rudal, yang berpotensi digunakan dalam konflik dengan Ukraina hingga konflik tersebut berakhir,&amp;quot; kata pernyataan itu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Iran dikabarkan segera mengirim ratusan rudal balistik ke Rusia. Hal itu sebagaimana diungkap dua sumber intelijen Eropa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melansir Reuters, Minggu (11/8/2024), puluhan personel militer Rusia sedang latihan di Iran menggunakan sistem rudal balistik jarak dekat Fath-360. Sumber menyebut, mereka mengharapkan pengiriman ratusan senjata berpemandu satelit itu ke Rusia untuk perang di Ukraina.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia diyakini telah menandatangani kontrak pada 13 Desember di Teheran dengan pejabat Iran untuk Fath-360 dan sistem rudal balistik lain yang dibuat Organisasi Industri Dirgantara (AIO) milik pemerintah Iran yang disebut Ababil. Hal ini menurut laporan pejabat intelijen.&#13;
&#13;
Mengutip beberapa sumber intelijen rahasia, pejabat tersebut mengatakan, personel Rusia telah mengunjungi Iran untuk mempelajari cara mengoperasikan sistem pertahanan Fath-360, yang meluncurkan rudal dengan jangkauan maksimum 120 km (75 mil) dan hulu ledak 150 kg.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Salah satu sumber mengatakan bahwa &amp;quot;satu-satunya langkah selanjutnya yang mungkin&amp;quot; setelah pelatihan adalah pengiriman rudal ke Rusia.&#13;
&#13;
Moskow memiliki sejumlah rudal balistiknya sendiri. Namun, pasokan Fath-360 dapat memungkinkan Rusia untuk menggunakan lebih banyak persenjataannya untuk target di luar garis depan, sementara menggunakan hulu ledak Iran untuk target jarak dekat. Demikian pernyataan seorang pakar militer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan, Amerika Serikat dan sekutu NATO serta mitra G7 siap untuk memberikan respons yang cepat dan keras jika Iran melanjutkan transfer tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan menjadi peningkatan dramatis dalam dukungan Iran terhadap perang agresi Rusia terhadap Ukraina,&amp;quot; kata juru bicara itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Gedung Putih telah berulang kali memperingatkan tentang kemitraan keamanan yang semakin dalam antara Rusia dan Iran sejak dimulainya invasi skala penuh Rusia ke Ukraina,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Kementerian Pertahanan Rusia tidak menanggapi permintaan komentar.&#13;
&#13;
Misi tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York mengatakan dalam sebuah pernyataan, Republik Islam telah menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan Rusia di berbagai bidang, termasuk kerja sama militer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun demikian, dari sudut pandang etika, Iran menahan diri untuk tidak mentransfer senjata apa pun, termasuk rudal, yang berpotensi digunakan dalam konflik dengan Ukraina hingga konflik tersebut berakhir,&amp;quot; kata pernyataan itu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
