<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Said Aqil: Semakin Dikritik PBNU Maka PKB Semakin Kuat!</title><description>Menurutnya, hal tersebut sangat pahit namun menyehatkan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/11/337/3047274/said-aqil-semakin-dikritik-pbnu-maka-pkb-semakin-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/11/337/3047274/said-aqil-semakin-dikritik-pbnu-maka-pkb-semakin-kuat"/><item><title>Said Aqil: Semakin Dikritik PBNU Maka PKB Semakin Kuat!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/11/337/3047274/said-aqil-semakin-dikritik-pbnu-maka-pkb-semakin-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/11/337/3047274/said-aqil-semakin-dikritik-pbnu-maka-pkb-semakin-kuat</guid><pubDate>Minggu 11 Agustus 2024 01:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fauzan Heru Syahputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/11/337/3047274/pkb-650m_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kiai Said Aqil Siroj/dok PKB</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/11/337/3047274/pkb-650m_large.jpg</image><title>Kiai Said Aqil Siroj/dok PKB</title></images><description>BANDUNG -&amp;nbsp; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode masa khidmat 2010-2021, Kiai&amp;nbsp;Said Aqil Siroj, meminta seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadikan serangan, kritikan, dan penggerogotan yang terjadi hari ini sebagai cambuk atau jamu. Menurutnya, hal tersebut sangat pahit namun&amp;nbsp;menyehatkan.&#13;
&#13;
Dikatakan Kiai Said, semakin PBNU&amp;nbsp;mengkritik PKB, maka partai besutan Muhaimin Iskandar itu semakin sehat,&amp;nbsp;kuat dan mendapat kepercayaan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadikan apa yang dihadapi hari ini sebagai cambuk. Jadikan sebagai jamu, pahit, tidak apa apa asal sembuh. Semakin mereka mengkritik PKB, PKB semakin sehat dah kuat,&amp;quot; ujarnya dalam Istigosah Kubro yang digelar DPC PKB Bandung, Sabtu, (10/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anggota tim lima pendirian PKB itu berkata, PKB di bawah kepemimpinan Gus Abdul Muhaimin semakin maju. Perolehan kursi di tingkat pusat bertambah, dari 58 kursi menjadi 68 kursi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu semua berkat Gus Muhaimin, dan temen-teman PKB di pusat maupun yang di daerah,&amp;quot; kata Kiai Said.&#13;
&#13;
Dikatakan Kiai Said, dirinya menyaksikan sendiri bagaimana PKB Bandung solid dan jaya. Itu terjadi karena adanya kekompakan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanpa kekompakan antara NU dan PKB, tidak mungkin sukses,&amp;quot; tegas Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon.&#13;
&#13;
Mutasyar PBNU masa khidmad 2022-2027 bercerita bahwa ia termasuk tim lima pendiri PKB. Tim lima bertugas membuat konsep PKB. Baik muqadimah maupun AD/ART.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari lima orang anggota tim lima, tiga orang telah meninggal dunia, dan dua orang masih hidup. Yakni, saya dan Wakil Presiden KH Ma&amp;#39;ruf Amin. Tiga orang yang telah berpulang, bapak Rozi Munir, bapak Ahmad Bagdja, dan bapak Mustopa Zuhad,&amp;quot; kata Kiai Said.&#13;
&#13;
Kiai Said melanjutkan, lambat laun langkah PKB semakin mantap. Semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah berkat kerja keras Gus Muhaimin dan seluruh kader PKB dari tingkat pusat maupun daerah,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG -&amp;nbsp; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode masa khidmat 2010-2021, Kiai&amp;nbsp;Said Aqil Siroj, meminta seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadikan serangan, kritikan, dan penggerogotan yang terjadi hari ini sebagai cambuk atau jamu. Menurutnya, hal tersebut sangat pahit namun&amp;nbsp;menyehatkan.&#13;
&#13;
Dikatakan Kiai Said, semakin PBNU&amp;nbsp;mengkritik PKB, maka partai besutan Muhaimin Iskandar itu semakin sehat,&amp;nbsp;kuat dan mendapat kepercayaan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadikan apa yang dihadapi hari ini sebagai cambuk. Jadikan sebagai jamu, pahit, tidak apa apa asal sembuh. Semakin mereka mengkritik PKB, PKB semakin sehat dah kuat,&amp;quot; ujarnya dalam Istigosah Kubro yang digelar DPC PKB Bandung, Sabtu, (10/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anggota tim lima pendirian PKB itu berkata, PKB di bawah kepemimpinan Gus Abdul Muhaimin semakin maju. Perolehan kursi di tingkat pusat bertambah, dari 58 kursi menjadi 68 kursi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu semua berkat Gus Muhaimin, dan temen-teman PKB di pusat maupun yang di daerah,&amp;quot; kata Kiai Said.&#13;
&#13;
Dikatakan Kiai Said, dirinya menyaksikan sendiri bagaimana PKB Bandung solid dan jaya. Itu terjadi karena adanya kekompakan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanpa kekompakan antara NU dan PKB, tidak mungkin sukses,&amp;quot; tegas Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon.&#13;
&#13;
Mutasyar PBNU masa khidmad 2022-2027 bercerita bahwa ia termasuk tim lima pendiri PKB. Tim lima bertugas membuat konsep PKB. Baik muqadimah maupun AD/ART.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari lima orang anggota tim lima, tiga orang telah meninggal dunia, dan dua orang masih hidup. Yakni, saya dan Wakil Presiden KH Ma&amp;#39;ruf Amin. Tiga orang yang telah berpulang, bapak Rozi Munir, bapak Ahmad Bagdja, dan bapak Mustopa Zuhad,&amp;quot; kata Kiai Said.&#13;
&#13;
Kiai Said melanjutkan, lambat laun langkah PKB semakin mantap. Semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah berkat kerja keras Gus Muhaimin dan seluruh kader PKB dari tingkat pusat maupun daerah,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
