<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bebal! Israel Abaikan Kritik atas Serangan Sekolah di Gaza, Kini Perintahkan Warga Keluar dari Khan Younis</title><description>Israel akan terus melancarkan serangan ke wilayah Gaza selatan meski dikecam secara global.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/18/3047593/bebal-israel-abaikan-kritik-atas-serangan-sekolah-di-gaza-kini-perintahkan-warga-keluar-dari-khan-younis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/12/18/3047593/bebal-israel-abaikan-kritik-atas-serangan-sekolah-di-gaza-kini-perintahkan-warga-keluar-dari-khan-younis"/><item><title>Bebal! Israel Abaikan Kritik atas Serangan Sekolah di Gaza, Kini Perintahkan Warga Keluar dari Khan Younis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/18/3047593/bebal-israel-abaikan-kritik-atas-serangan-sekolah-di-gaza-kini-perintahkan-warga-keluar-dari-khan-younis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/12/18/3047593/bebal-israel-abaikan-kritik-atas-serangan-sekolah-di-gaza-kini-perintahkan-warga-keluar-dari-khan-younis</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2024 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/12/18/3047593/evakuasi_warga_dari_khan_younis_gaza_palestina-ckLM_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi warga dari Khan Younies, Gaza, Palestina (Foto: REUTERS/Hatem Khaled)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/12/18/3047593/evakuasi_warga_dari_khan_younis_gaza_palestina-ckLM_large.JPG</image><title>Evakuasi warga dari Khan Younies, Gaza, Palestina (Foto: REUTERS/Hatem Khaled)</title></images><description>JAKARTA - Israel makin bebal. Zionis mengabaikan kritik dan kecaman keras global atas penyerangan Sekolah al-Tabin di Kota Gaza, Palestina yang menewaskan lebih 100 orang. Israel kini mengeluarkan perintah baru warga di wilayah selatan Gaza untuk meninggalkan kawasan itu agar bisa terus melancarkan serangan.&#13;
&#13;
Militer Israel mengeluarkan perintah untuk membersihkan sebagian kota Khan Younis, termasuk bagian dari zona kemanusiaan yang telah ditetapkan tapi tetap ditembakkan roket, pada Minggu pagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengutip dari Aljazeera, Senin (12/8/2024), perintah itu dikeluarkan sehari setelah serangan udara Israel di Sekolah al-Tabin yang menewaskan lebih dari 100 orang yang berlindung di sana.&#13;
&#13;
Wilayah yang dicakup perintah evakuasi baru itu adalah salah satu yang terbesar dalam agresi militer yang telah berlangsung selama 10 bulan. Pengumuman itu diunggah di X dan dikirim dalam bentuk pesan teks dan audio ke telepon penduduk.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi keselamatan Anda sendiri, Anda harus segera mengungsi ke zona kemanusiaan yang baru dibuat. Daerah tempat Anda berada dianggap sebagai zona pertempuran yang berbahaya,&amp;rdquo; begitu bunyi perintah Israel.&#13;
&#13;
Pertahanan Sipil Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 100 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka saat militer Israel menyerang Sekolah al-Tabin di Kota Gaza, Sabtu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekolah tersebut &amp;ndash; yang kedelapan menjadi sasaran Israel dalam beberapa minggu terakhir &amp;ndash; digunakan sebagai tempat berlindung oleh warga Palestina yang telah mengungsi akibat pertempuran dan kehancuran di Gaza.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan &amp;nbsp;bahwa tentara Israel menggunakan tiga bom seberat masing-masing 907 Kg dalam serangannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Ia mengatakan Israel mengetahui bahwa ada orang-orang terlantar yang berlindung di dalam sekolah tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Israel makin bebal. Zionis mengabaikan kritik dan kecaman keras global atas penyerangan Sekolah al-Tabin di Kota Gaza, Palestina yang menewaskan lebih 100 orang. Israel kini mengeluarkan perintah baru warga di wilayah selatan Gaza untuk meninggalkan kawasan itu agar bisa terus melancarkan serangan.&#13;
&#13;
Militer Israel mengeluarkan perintah untuk membersihkan sebagian kota Khan Younis, termasuk bagian dari zona kemanusiaan yang telah ditetapkan tapi tetap ditembakkan roket, pada Minggu pagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengutip dari Aljazeera, Senin (12/8/2024), perintah itu dikeluarkan sehari setelah serangan udara Israel di Sekolah al-Tabin yang menewaskan lebih dari 100 orang yang berlindung di sana.&#13;
&#13;
Wilayah yang dicakup perintah evakuasi baru itu adalah salah satu yang terbesar dalam agresi militer yang telah berlangsung selama 10 bulan. Pengumuman itu diunggah di X dan dikirim dalam bentuk pesan teks dan audio ke telepon penduduk.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi keselamatan Anda sendiri, Anda harus segera mengungsi ke zona kemanusiaan yang baru dibuat. Daerah tempat Anda berada dianggap sebagai zona pertempuran yang berbahaya,&amp;rdquo; begitu bunyi perintah Israel.&#13;
&#13;
Pertahanan Sipil Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 100 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka saat militer Israel menyerang Sekolah al-Tabin di Kota Gaza, Sabtu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekolah tersebut &amp;ndash; yang kedelapan menjadi sasaran Israel dalam beberapa minggu terakhir &amp;ndash; digunakan sebagai tempat berlindung oleh warga Palestina yang telah mengungsi akibat pertempuran dan kehancuran di Gaza.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan &amp;nbsp;bahwa tentara Israel menggunakan tiga bom seberat masing-masing 907 Kg dalam serangannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Ia mengatakan Israel mengetahui bahwa ada orang-orang terlantar yang berlindung di dalam sekolah tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
