<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai Perindo Soroti Dugaan Data ASN BKN yang Bocor dan Dijual</title><description>Anjas menilai, kebocoran data ASN menjadi bukti bahwa pemerintah belum memiliki sistem keamanan digital yang kuat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/337/3048029/partai-perindo-soroti-dugaan-data-asn-bkn-yang-bocor-dan-dijual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/12/337/3048029/partai-perindo-soroti-dugaan-data-asn-bkn-yang-bocor-dan-dijual"/><item><title>Partai Perindo Soroti Dugaan Data ASN BKN yang Bocor dan Dijual</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/337/3048029/partai-perindo-soroti-dugaan-data-asn-bkn-yang-bocor-dan-dijual</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/12/337/3048029/partai-perindo-soroti-dugaan-data-asn-bkn-yang-bocor-dan-dijual</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2024 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/12/337/3048029/ilustrasi-XPu9_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/12/337/3048029/ilustrasi-XPu9_large.JPG</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Ketua DPP Bidang Inklusiv dan Keberagaman Partai Perindo, Anjas Pramono menyoroti soal dugaan kebocoran data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diungkap Badan Kepegawaian Negara (BKN).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anjas menilai, kebocoran data ASN menjadi bukti bahwa pemerintah belum memiliki sistem keamanan digital yang kuat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar sekali, itu artinya sistem yang dimiliki pemerintah masih belum proper dan layak,&amp;quot; kata Anjas kepada MNC Portal, Senin (12/7/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah harus memitigasi risiko yang mungkin muncul atas dugaan kebocoran tersebut, dan membenahi sistem keamanan data warga negaranya secara serius, agar kejadian serupa tidak terulang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya, permasalahan ada di perbaikan kualitas SDM dan pihak vendor. Yang di mana pemilihan vendor tidak pernah menerapkan meritokrasi dalam pemilihan vendor,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, BKN telah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), untuk melakukan investigasi terhadap dugaan kebocoran data tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Ketua DPP Bidang Inklusiv dan Keberagaman Partai Perindo, Anjas Pramono menyoroti soal dugaan kebocoran data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diungkap Badan Kepegawaian Negara (BKN).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Anjas menilai, kebocoran data ASN menjadi bukti bahwa pemerintah belum memiliki sistem keamanan digital yang kuat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar sekali, itu artinya sistem yang dimiliki pemerintah masih belum proper dan layak,&amp;quot; kata Anjas kepada MNC Portal, Senin (12/7/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah harus memitigasi risiko yang mungkin muncul atas dugaan kebocoran tersebut, dan membenahi sistem keamanan data warga negaranya secara serius, agar kejadian serupa tidak terulang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya, permasalahan ada di perbaikan kualitas SDM dan pihak vendor. Yang di mana pemilihan vendor tidak pernah menerapkan meritokrasi dalam pemilihan vendor,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, BKN telah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), untuk melakukan investigasi terhadap dugaan kebocoran data tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
