<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Ipar Adalah Maut di Bekasi, Korban Trauma Berat dan Kabur dari Rumah Usai Diperkosa</title><description>M menyebut korban tidak pernah bercerita soal tindakan kakak iparnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/338/3047990/heboh-ipar-adalah-maut-di-bekasi-korban-trauma-berat-dan-kabur-dari-rumah-usai-diperkosa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/12/338/3047990/heboh-ipar-adalah-maut-di-bekasi-korban-trauma-berat-dan-kabur-dari-rumah-usai-diperkosa"/><item><title>Heboh Ipar Adalah Maut di Bekasi, Korban Trauma Berat dan Kabur dari Rumah Usai Diperkosa</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/338/3047990/heboh-ipar-adalah-maut-di-bekasi-korban-trauma-berat-dan-kabur-dari-rumah-usai-diperkosa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/12/338/3047990/heboh-ipar-adalah-maut-di-bekasi-korban-trauma-berat-dan-kabur-dari-rumah-usai-diperkosa</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2024 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/12/338/3047990/pemerkosaan-Kovk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh Ipar Adalah Maut di Bekasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/12/338/3047990/pemerkosaan-Kovk_large.jpg</image><title>Heboh Ipar Adalah Maut di Bekasi</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Seorang anak SMP berusia 15 tahun asal Kota Bekasi, Jawa Barat diperkosa kakak iparnya sendiri berinisial AH (27). Pelaku bahkan sudah melakukan perbuatan keji itu dua kali.&#13;
&#13;
Kakak kandung Korban, M (35) mengatakan keluarga sakit hati dengan perilaku AH. Keluarga pun meminta agar aparat penegak hukum memberikan ganjaran hukuman terberat untuk pelaku kekerasan seksual tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan keluarga, pelaku dihukum yang seberatnya, karena sakit hati orang tua saya, kita sudah menahan sakit nyari korban. Pas dengar kejadian ini lebih sakit lagi,&amp;quot; kata M kepada wartawan, Senin (12/8/2024).&#13;
&#13;
M menyebut korban tidak pernah bercerita soal tindakan kakak iparnya. Bahkan trauma itu disimpan hingga membuat korban sempat melarikan diri dari rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia (korban) menyimpan trauma, gak mau orang tua tahu, gak mau orang tua berantem, gak mau nyakitin siapapun&amp;quot; jelas M.&#13;
&#13;
Apalagi, kata M, pelaku merupakan suami dari kakak kandungnya sendiri. Atas peristiwa ini korban pun melaporkan AH ke Polres Metro Bekasi Kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Laporan) Dugaan Pasal 81 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,&amp;quot; kata Kuasa Hukum Korban, Prabu Dana Mbozo terpisah.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Anak berusia 15 tahun asal Kota Bekasi yang masih duduk di bangku SMP menjadi korban pemerkosaan. Perbuatan itu dilakukan oleh AH (27) yang merupakan kakak iparnya sendiri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kuasa Hukum Korban, Prabu Dana Mbozo mengatakan peristiwa pemerkosaan terjadi pada Februari 2023. Prabu menjelaskan bahwa korban telah melakukan pelaporan di Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor register pelaporan LP/B/1400/VIII/2024/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan daripada korban ini sudah dua kali (pemerkosaan), pertama terjadi pada bulan Februari 2023,&amp;quot; kata Prabu kepada wartawan, Senin (12/8/2024).&#13;
&#13;
Pemerkosaan dilakukan di dalam kamar korban. Bahkan dalam menjalankan aksi kejinya, pelaku juga turut menyekap korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada iming-iming. Pada saat (korban) mau berontak itu mulutnya disekap, artinya ada paksaan,&amp;quot; tegas Prabu.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Seorang anak SMP berusia 15 tahun asal Kota Bekasi, Jawa Barat diperkosa kakak iparnya sendiri berinisial AH (27). Pelaku bahkan sudah melakukan perbuatan keji itu dua kali.&#13;
&#13;
Kakak kandung Korban, M (35) mengatakan keluarga sakit hati dengan perilaku AH. Keluarga pun meminta agar aparat penegak hukum memberikan ganjaran hukuman terberat untuk pelaku kekerasan seksual tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan keluarga, pelaku dihukum yang seberatnya, karena sakit hati orang tua saya, kita sudah menahan sakit nyari korban. Pas dengar kejadian ini lebih sakit lagi,&amp;quot; kata M kepada wartawan, Senin (12/8/2024).&#13;
&#13;
M menyebut korban tidak pernah bercerita soal tindakan kakak iparnya. Bahkan trauma itu disimpan hingga membuat korban sempat melarikan diri dari rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia (korban) menyimpan trauma, gak mau orang tua tahu, gak mau orang tua berantem, gak mau nyakitin siapapun&amp;quot; jelas M.&#13;
&#13;
Apalagi, kata M, pelaku merupakan suami dari kakak kandungnya sendiri. Atas peristiwa ini korban pun melaporkan AH ke Polres Metro Bekasi Kota.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Laporan) Dugaan Pasal 81 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,&amp;quot; kata Kuasa Hukum Korban, Prabu Dana Mbozo terpisah.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Anak berusia 15 tahun asal Kota Bekasi yang masih duduk di bangku SMP menjadi korban pemerkosaan. Perbuatan itu dilakukan oleh AH (27) yang merupakan kakak iparnya sendiri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kuasa Hukum Korban, Prabu Dana Mbozo mengatakan peristiwa pemerkosaan terjadi pada Februari 2023. Prabu menjelaskan bahwa korban telah melakukan pelaporan di Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor register pelaporan LP/B/1400/VIII/2024/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengakuan daripada korban ini sudah dua kali (pemerkosaan), pertama terjadi pada bulan Februari 2023,&amp;quot; kata Prabu kepada wartawan, Senin (12/8/2024).&#13;
&#13;
Pemerkosaan dilakukan di dalam kamar korban. Bahkan dalam menjalankan aksi kejinya, pelaku juga turut menyekap korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak ada iming-iming. Pada saat (korban) mau berontak itu mulutnya disekap, artinya ada paksaan,&amp;quot; tegas Prabu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
