<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jejak Digital Elia Imanuel Beli Siandia Sebelum Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka Bersama Ibunya</title><description>Penyidik menemukan barang bukti baru berupa jejak digital pembelian sianida oleh salah satu korban, Elia Imanuel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/525/3047868/jejak-digital-elia-imanuel-beli-siandia-sebelum-ditemukan-tewas-tinggal-kerangka-bersama-ibunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/12/525/3047868/jejak-digital-elia-imanuel-beli-siandia-sebelum-ditemukan-tewas-tinggal-kerangka-bersama-ibunya"/><item><title>Jejak Digital Elia Imanuel Beli Siandia Sebelum Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka Bersama Ibunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/12/525/3047868/jejak-digital-elia-imanuel-beli-siandia-sebelum-ditemukan-tewas-tinggal-kerangka-bersama-ibunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/12/525/3047868/jejak-digital-elia-imanuel-beli-siandia-sebelum-ditemukan-tewas-tinggal-kerangka-bersama-ibunya</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2024 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/12/525/3047868/mayat-gISZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jejak Digital Elia Imanuel Beli Siandia Sebelum Ditemukan Tewas/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/12/525/3047868/mayat-gISZ_large.jpg</image><title>Jejak Digital Elia Imanuel Beli Siandia Sebelum Ditemukan Tewas/Okezone</title></images><description>BANDUNG - Polisi mulai menemukan titik terang, untuk mengetahui penyebab kematian&amp;nbsp;Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) ibu dan anak yang ditemukan tinggal kerangka di rumahnya di Kawasan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan sementara, penyidik Satreskrim Polres Cimahi&amp;nbsp;menemukan barang bukti baru berupa jejak digital pembelian sianida oleh salah satu korban, Elia Imanuel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan (korban Elia) mencari dan membeli sianida sekitar 2018. Itu dilihat dari pemeriksaan ponsel milik anak (korban Elia),&amp;rdquo; ujar Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tetap menunggu hasil dari tim forensik apakah ada kandungan sisa-sisa (sianida) dalam jaringan tubuh korban atau tidak,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Namun untuk memastikannya penyebab kematian kedua korban, polisi masih harus menunggu hasil autopsi sekaligus tim labfor mabes Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan sampai dia beli tapi tidak ada dalam kandungan (di kerangka korban). Nanti kami bisa salah menyimpulkan,&amp;rdquo; ujar AKBP Tri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga meminta&amp;nbsp;waktu bagi penyidik untuk mengungkap misteri kasus ibu dan anak tinggal kerangka yang menghebohkan warga Bandung Barat.&#13;
&#13;
Nantinya, setelah semua fakta dan bukti lengkap secara komprehensif, didukung hasil pemeriksaan psikologi forensik dan laboratorium, akan disimpulkan penyebab kematian kedua korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baik forensik maupun psikologi forensik, menyampaikan analisa terkait proses penyelidikan yang akan dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia juga, mengatakan, selama dua pekan berlaku sejak ditemukan, penyidik terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa 11 saksi. Salah satunya adalah Mudjoyo Tjandra (64), suami dan ayah korban. &amp;ldquo; Kita saat ini masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Polisi mulai menemukan titik terang, untuk mengetahui penyebab kematian&amp;nbsp;Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24) ibu dan anak yang ditemukan tinggal kerangka di rumahnya di Kawasan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan sementara, penyidik Satreskrim Polres Cimahi&amp;nbsp;menemukan barang bukti baru berupa jejak digital pembelian sianida oleh salah satu korban, Elia Imanuel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang bersangkutan (korban Elia) mencari dan membeli sianida sekitar 2018. Itu dilihat dari pemeriksaan ponsel milik anak (korban Elia),&amp;rdquo; ujar Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto, beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tetap menunggu hasil dari tim forensik apakah ada kandungan sisa-sisa (sianida) dalam jaringan tubuh korban atau tidak,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Namun untuk memastikannya penyebab kematian kedua korban, polisi masih harus menunggu hasil autopsi sekaligus tim labfor mabes Polri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jangan sampai dia beli tapi tidak ada dalam kandungan (di kerangka korban). Nanti kami bisa salah menyimpulkan,&amp;rdquo; ujar AKBP Tri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga meminta&amp;nbsp;waktu bagi penyidik untuk mengungkap misteri kasus ibu dan anak tinggal kerangka yang menghebohkan warga Bandung Barat.&#13;
&#13;
Nantinya, setelah semua fakta dan bukti lengkap secara komprehensif, didukung hasil pemeriksaan psikologi forensik dan laboratorium, akan disimpulkan penyebab kematian kedua korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baik forensik maupun psikologi forensik, menyampaikan analisa terkait proses penyelidikan yang akan dilakukan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia juga, mengatakan, selama dua pekan berlaku sejak ditemukan, penyidik terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa 11 saksi. Salah satunya adalah Mudjoyo Tjandra (64), suami dan ayah korban. &amp;ldquo; Kita saat ini masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
