<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendagri Dorong Kabupaten dan Kota Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan</title><description>Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dirancang PBB pada tahun 2015 merupakan sebuah panggilan global.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-dorong-kabupaten-dan-kota-capai-tujuan-pembangunan-berkelanjutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-dorong-kabupaten-dan-kota-capai-tujuan-pembangunan-berkelanjutan"/><item><title>Kemendagri Dorong Kabupaten dan Kota Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-dorong-kabupaten-dan-kota-capai-tujuan-pembangunan-berkelanjutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-dorong-kabupaten-dan-kota-capai-tujuan-pembangunan-berkelanjutan</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fauzan Heru Syahputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-OJS5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri, Amran, MT/dok UI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/337/3048358/kemendagri-OJS5_large.jpg</image><title>Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri, Amran, MT/dok UI</title></images><description>JAKARTA - Keterlibatan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDG&amp;rsquo;s) sangat penting. &amp;nbsp;Karena selain sebagai pembuat kebijakan, juga berperan sebagai pelaksana Pembangunan dan agen perubahan serta tingkat pemerintahan yang paling ideal untuk menghubungkan tujuan global dengan komunitas daerah.&#13;
&#13;
Demikian diutarakan Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri, Amran, MT dalam acara Pengumuman dan Penganugerahan UI Green City Metric 2024 untuk Kabupaten/Kota di Balai Sidang Universitas Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dirancang oleh PBB pada tahun 2015 merupakan sebuah panggilan global untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi bumi, dan memastikan semua orang menikmati perdamaian serta kemakmuran,&amp;rdquo;ujar Amran, Selasa (13/8/2024).&#13;
&#13;
Implementasi SDG&amp;#39;s yang terdiri dari 17 tujuan, 169 target, dan 289 indikator dikoordinasikan dalam empat pilar menjelang tahun 2030.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keterlibatan dan kolaborasi seluruh pihak termasuk Kabupaten/Kota ini diperlukan terutama untuk lebih mengakselerasi pencapaian target SDG pada tahun 2030,&amp;rdquo; ujar Amran.&#13;
&#13;
Hal ini menurutnya dikarenakan berdasarkan laporan Sustainable Development Report 2023 sejumlah pencapaian dialami Indonesia untuk sedikit demi sedikit mendekati target pada tahun 2030.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia berhasil naik ke peringkat ke-75 dunia dari sebelumnya peringkat 102 pada 2019, selain itu keberhasilan meningkatkan skor menjadi 70,2 menyebabkan Indonesia dianggap paling progresif dalam capaian SDG&amp;rsquo;s untuk kategori negara dengan pendapatan menengah keatas oleh PBB,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk itu kami mengapresiasi diadakannya UI Green City Metric, karena dapat memberikan forum bagi Kabupaten/Kota untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam Upaya Pembangunan berkelanjutan,&amp;rdquo; tambah Amran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu menurut Amran, penilaian UI Green City Metric telah sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan khususnya di Kawasan perkotaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2022 tentang Perkotaan juga mencantumkan prinsip berkelanjutan untuk menjamin keadilan sosial, kesejahteraan ekonomi, dan kelestarian lingkungan dalam penyediaan pelayanan perkotaan,&amp;rdquo; ungkapnya. Prinsip tersebut dituangkan dalam Standar Pelayanan Perkotaan (SPP) yang juga telah dilaksnakan penilaian maturasi perkotaan bagi Kabupaten/Kota di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diharapkan agar Pemeringkatan UI Green City Metric tidak hanya berhenti pada penilaian saja, perlu dilanjutkan dengan kerjasama antar Kabupaten/Kota di Indonesia dan kota-kota lain di luar negeri untuk memperluas jaringan kolaborasi berbagi pengetahuan, pengalaman,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serta mempelajari praktik inovasi terbaik tentang isu-isu keberlanjutan untuk mewujudkan pengelolaan perkotaan Indonesia yang berkelanjutan, berkualitas, layak huni, agile dan cerdas,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Keterlibatan Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDG&amp;rsquo;s) sangat penting. &amp;nbsp;Karena selain sebagai pembuat kebijakan, juga berperan sebagai pelaksana Pembangunan dan agen perubahan serta tingkat pemerintahan yang paling ideal untuk menghubungkan tujuan global dengan komunitas daerah.&#13;
&#13;
Demikian diutarakan Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri, Amran, MT dalam acara Pengumuman dan Penganugerahan UI Green City Metric 2024 untuk Kabupaten/Kota di Balai Sidang Universitas Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dirancang oleh PBB pada tahun 2015 merupakan sebuah panggilan global untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi bumi, dan memastikan semua orang menikmati perdamaian serta kemakmuran,&amp;rdquo;ujar Amran, Selasa (13/8/2024).&#13;
&#13;
Implementasi SDG&amp;#39;s yang terdiri dari 17 tujuan, 169 target, dan 289 indikator dikoordinasikan dalam empat pilar menjelang tahun 2030.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keterlibatan dan kolaborasi seluruh pihak termasuk Kabupaten/Kota ini diperlukan terutama untuk lebih mengakselerasi pencapaian target SDG pada tahun 2030,&amp;rdquo; ujar Amran.&#13;
&#13;
Hal ini menurutnya dikarenakan berdasarkan laporan Sustainable Development Report 2023 sejumlah pencapaian dialami Indonesia untuk sedikit demi sedikit mendekati target pada tahun 2030.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia berhasil naik ke peringkat ke-75 dunia dari sebelumnya peringkat 102 pada 2019, selain itu keberhasilan meningkatkan skor menjadi 70,2 menyebabkan Indonesia dianggap paling progresif dalam capaian SDG&amp;rsquo;s untuk kategori negara dengan pendapatan menengah keatas oleh PBB,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk itu kami mengapresiasi diadakannya UI Green City Metric, karena dapat memberikan forum bagi Kabupaten/Kota untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam Upaya Pembangunan berkelanjutan,&amp;rdquo; tambah Amran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu menurut Amran, penilaian UI Green City Metric telah sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan khususnya di Kawasan perkotaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2022 tentang Perkotaan juga mencantumkan prinsip berkelanjutan untuk menjamin keadilan sosial, kesejahteraan ekonomi, dan kelestarian lingkungan dalam penyediaan pelayanan perkotaan,&amp;rdquo; ungkapnya. Prinsip tersebut dituangkan dalam Standar Pelayanan Perkotaan (SPP) yang juga telah dilaksnakan penilaian maturasi perkotaan bagi Kabupaten/Kota di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diharapkan agar Pemeringkatan UI Green City Metric tidak hanya berhenti pada penilaian saja, perlu dilanjutkan dengan kerjasama antar Kabupaten/Kota di Indonesia dan kota-kota lain di luar negeri untuk memperluas jaringan kolaborasi berbagi pengetahuan, pengalaman,&amp;quot;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Serta mempelajari praktik inovasi terbaik tentang isu-isu keberlanjutan untuk mewujudkan pengelolaan perkotaan Indonesia yang berkelanjutan, berkualitas, layak huni, agile dan cerdas,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
