<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPBD DKI Masih Data Korban hingga Penyebab Kebakaran Permukiman Padat Manggarai</title><description>Pihaknya tengah menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk mendata jumlah korban, pengungsi hingga penyebab kebakaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/338/3048177/bpbd-dki-masih-data-korban-hingga-penyebab-kebakaran-permukiman-padat-manggarai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/13/338/3048177/bpbd-dki-masih-data-korban-hingga-penyebab-kebakaran-permukiman-padat-manggarai"/><item><title>BPBD DKI Masih Data Korban hingga Penyebab Kebakaran Permukiman Padat Manggarai</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/338/3048177/bpbd-dki-masih-data-korban-hingga-penyebab-kebakaran-permukiman-padat-manggarai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/13/338/3048177/bpbd-dki-masih-data-korban-hingga-penyebab-kebakaran-permukiman-padat-manggarai</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/338/3048177/kebakaran-Z1cd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di Manggarai, Jakarta (Foto: @Jkt.info/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/338/3048177/kebakaran-Z1cd_large.jpg</image><title>Kebakaran di Manggarai, Jakarta (Foto: @Jkt.info/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Yohan belum bisa memastikan jumlah korban kebakaran di Jalan Gang Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (13/8/2024) dini hari. Pihaknya tengah menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk mendata jumlah korban, pengungsi hingga penyebab kebakaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam pendataan (dugaan penyebab, korban dan pengungsi serta estimasi kerugian,&amp;quot; kata Yohan saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkaramat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda menyebut saat ini petugas tengah berjibaku proses pendinginan. Ia juga akan mendata lebih jelas terkait jumlah korban hingga penyebab kebakaran itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini masih proses pendinginan, nanti ya kalau sudah selesai, sambil proses pendataan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran saat ini dalam proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan pengerahan akhir sebanyak 35 unit dan 123 personel damkar.&#13;
&#13;
Menurut kesaksian warga setempat, Kubil menyebut api diduga dipicu akibat ledakan charger HP yang berada di atas kasur salah satu rumah kontrakan. Belum diketahui penyebab pasti dan ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa itu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Yohan belum bisa memastikan jumlah korban kebakaran di Jalan Gang Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (13/8/2024) dini hari. Pihaknya tengah menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk mendata jumlah korban, pengungsi hingga penyebab kebakaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam pendataan (dugaan penyebab, korban dan pengungsi serta estimasi kerugian,&amp;quot; kata Yohan saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkaramat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda menyebut saat ini petugas tengah berjibaku proses pendinginan. Ia juga akan mendata lebih jelas terkait jumlah korban hingga penyebab kebakaran itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini masih proses pendinginan, nanti ya kalau sudah selesai, sambil proses pendataan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kebakaran saat ini dalam proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan pengerahan akhir sebanyak 35 unit dan 123 personel damkar.&#13;
&#13;
Menurut kesaksian warga setempat, Kubil menyebut api diduga dipicu akibat ledakan charger HP yang berada di atas kasur salah satu rumah kontrakan. Belum diketahui penyebab pasti dan ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa itu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
