<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bejat! Oknum Guru Olahraga Cabuli 24 Murid SD di Buton Tengah</title><description>Perbuatan bejat pelaku terungkap setelah salah satu siswi mengadu ke orangtuanya setelah mendapatkan perlakuan tidak senonoh.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048129/bejat-oknum-guru-olahraga-cabuli-24-murid-sd-di-buton-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048129/bejat-oknum-guru-olahraga-cabuli-24-murid-sd-di-buton-tengah"/><item><title>Bejat! Oknum Guru Olahraga Cabuli 24 Murid SD di Buton Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048129/bejat-oknum-guru-olahraga-cabuli-24-murid-sd-di-buton-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048129/bejat-oknum-guru-olahraga-cabuli-24-murid-sd-di-buton-tengah</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 02:50 WIB</pubDate><dc:creator>Andhy Eba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/340/3048129/ilustrasi-82Rh_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/340/3048129/ilustrasi-82Rh_large.jpeg</image><title>Ilustrasi (Freepik)</title></images><description>BUTON - Seorang oknum guru olahraga di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SD) di Kabupaten&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan ke polisi atas dugaan mencabuli 24 siswinya. Pria berinisial MS (30) sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Buton Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku masih diamankan di ruang tahanan Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah untuk proses penyelidikan lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Kapolres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo, Senin (13/8/2024).&#13;
&#13;
Perbuatan bejat pelaku terungkap setelah salah satu siswi mengadu ke orangtuanya setelah mendapatkan perlakuan tidak senonoh.&#13;
&#13;
Dari pengakuan korban, sang orangtua melaporkan pelaku ke Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah. Kabar pelaku dilaporkan ke polisi mengundang reaksi dari murid lainnya.&#13;
&#13;
Hingga akhirnya sebanyak 23 siswi ikut mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang sama oleh pelaku. Namun selama ini para korban tidak berani menceritakan ke orangtuanya karena takut.&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa perbuatan bejat pelaku bermula saat memberikan materi ujian praktik olahraga, di mana saat membantu salah satu muridnya, pelaku tidak sengaja menyentuh daerah sensitif korbannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situlah kemudian muncul hasrat pelaku apalagi para korbannya tidak bereaksi saat disentuh.&#13;
&#13;
Hingga perbuatan itu terus berulang bahkan di luar jam pelajaran olahraga. Pelaku selalu nekat menyentuh alat vital dan bagian sensitif korbannya.&#13;
&#13;
Sementara 24 murid yang jadi korban saat ini masih terus bersekolah seperti biasa, namun pendampingan masih terus dilakukan oleh Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah.&#13;
&#13;
Atas perbuatannya pelaku yang berstatus PNS terancam dipecat dan dipenjara selama 15 tahun.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>BUTON - Seorang oknum guru olahraga di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SD) di Kabupaten&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan ke polisi atas dugaan mencabuli 24 siswinya. Pria berinisial MS (30) sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Buton Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku masih diamankan di ruang tahanan Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah untuk proses penyelidikan lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Kapolres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo, Senin (13/8/2024).&#13;
&#13;
Perbuatan bejat pelaku terungkap setelah salah satu siswi mengadu ke orangtuanya setelah mendapatkan perlakuan tidak senonoh.&#13;
&#13;
Dari pengakuan korban, sang orangtua melaporkan pelaku ke Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah. Kabar pelaku dilaporkan ke polisi mengundang reaksi dari murid lainnya.&#13;
&#13;
Hingga akhirnya sebanyak 23 siswi ikut mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang sama oleh pelaku. Namun selama ini para korban tidak berani menceritakan ke orangtuanya karena takut.&#13;
&#13;
Dari hasil penyelidikan terungkap bahwa perbuatan bejat pelaku bermula saat memberikan materi ujian praktik olahraga, di mana saat membantu salah satu muridnya, pelaku tidak sengaja menyentuh daerah sensitif korbannya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari situlah kemudian muncul hasrat pelaku apalagi para korbannya tidak bereaksi saat disentuh.&#13;
&#13;
Hingga perbuatan itu terus berulang bahkan di luar jam pelajaran olahraga. Pelaku selalu nekat menyentuh alat vital dan bagian sensitif korbannya.&#13;
&#13;
Sementara 24 murid yang jadi korban saat ini masih terus bersekolah seperti biasa, namun pendampingan masih terus dilakukan oleh Polres&amp;nbsp;Buton&amp;nbsp;Tengah.&#13;
&#13;
Atas perbuatannya pelaku yang berstatus PNS terancam dipecat dan dipenjara selama 15 tahun.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
