<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolong! Banjir Terjang Halmahera Tengah, Ketinggian Air Capai Dua Meter</title><description>Banjir kembali melanda kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048625/tolong-banjir-terjang-halmahera-tengah-ketinggian-air-capai-dua-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048625/tolong-banjir-terjang-halmahera-tengah-ketinggian-air-capai-dua-meter"/><item><title>Tolong! Banjir Terjang Halmahera Tengah, Ketinggian Air Capai Dua Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048625/tolong-banjir-terjang-halmahera-tengah-ketinggian-air-capai-dua-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/13/340/3048625/tolong-banjir-terjang-halmahera-tengah-ketinggian-air-capai-dua-meter</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Ismail Sangaji</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/340/3048625/banjir_halmahera_utara-3eZ4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Halmahera Tengah. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/340/3048625/banjir_halmahera_utara-3eZ4_large.jpg</image><title>Banjir Halmahera Tengah. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>MALUKU - Banjir kembali melanda kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara akibat curah hujan yang terus meningkat sejak Senin (12/8) malam. Tercatat dua desa di Kecamatan Weda Tengah yakni Desa Lukolamo dan Desa Waikob Trans Kobe terendam bajir setinggi satu sampai dua meter setengah.&#13;
&#13;
Ratusan rumah terendam banjir dan warga mulai mengungsi ke tempat aman. Banjir disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan Sungai Kobe meluap. Personel TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap para korban dan membantu orang sakit ke tempat aman.&#13;
&#13;
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Aditya Kurniawan menyampaikan, untuk kecepatan penanggulangan bencana, seluruh jajaran Polres Halteng melaksanakan siaga tanggap bencana baik Polsek maupun Pol Sub sektor guna merespons cepat penanganan banjir.&#13;
&#13;
Saat ini personil gabungan TNI-Polri masih&amp;nbsp; bersiaga dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan membantu kendaraan yang melintas di ruas Jalan Lelilef Weda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama ketika hujan deras turun sewaktu-waktu agar segera mencari tempat berlindung yang lebih aman dan bagi kendaraan lebih memperhatikan keselamatan,&amp;quot; kata Kapolres.&#13;
&#13;
Hingga malam ini, banjir belum menunjukan tanda-tanda akan surut, sementara curah hujan mulai rendah.&#13;
</description><content:encoded>MALUKU - Banjir kembali melanda kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara akibat curah hujan yang terus meningkat sejak Senin (12/8) malam. Tercatat dua desa di Kecamatan Weda Tengah yakni Desa Lukolamo dan Desa Waikob Trans Kobe terendam bajir setinggi satu sampai dua meter setengah.&#13;
&#13;
Ratusan rumah terendam banjir dan warga mulai mengungsi ke tempat aman. Banjir disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan Sungai Kobe meluap. Personel TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap para korban dan membantu orang sakit ke tempat aman.&#13;
&#13;
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Aditya Kurniawan menyampaikan, untuk kecepatan penanggulangan bencana, seluruh jajaran Polres Halteng melaksanakan siaga tanggap bencana baik Polsek maupun Pol Sub sektor guna merespons cepat penanganan banjir.&#13;
&#13;
Saat ini personil gabungan TNI-Polri masih&amp;nbsp; bersiaga dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan membantu kendaraan yang melintas di ruas Jalan Lelilef Weda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama ketika hujan deras turun sewaktu-waktu agar segera mencari tempat berlindung yang lebih aman dan bagi kendaraan lebih memperhatikan keselamatan,&amp;quot; kata Kapolres.&#13;
&#13;
Hingga malam ini, banjir belum menunjukan tanda-tanda akan surut, sementara curah hujan mulai rendah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
