<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Kematian Mahasiswa Program Dokter Spesialis Undip, Menkes Gandeng Polisi </title><description>&quot;Kita kali ini sedang ngirim audit karena ini sudah ada kematian juga kita juga bekerja sama dengan kepolisian setempat,&quot; ujar Menkes.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049574/usut-kematian-mahasiswa-program-dokter-spesialis-undip-menkes-gandeng-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049574/usut-kematian-mahasiswa-program-dokter-spesialis-undip-menkes-gandeng-polisi"/><item><title>Usut Kematian Mahasiswa Program Dokter Spesialis Undip, Menkes Gandeng Polisi </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049574/usut-kematian-mahasiswa-program-dokter-spesialis-undip-menkes-gandeng-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049574/usut-kematian-mahasiswa-program-dokter-spesialis-undip-menkes-gandeng-polisi</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2024 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049574/menkes-BFou_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049574/menkes-BFou_large.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan akan menggandeng Polri untuk mengusut kematian mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip). Korban diketahui tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RS dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, akibat bunuh diri diduga karena bullying.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita kali ini sedang ngirim audit karena ini sudah ada kematian juga kita juga bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang bunuh diri ini,&amp;rdquo; tegas Menkes di Istana Wakil Presiden, Kamis (15/8/2024).&#13;
&#13;
Menkes pun memastikan bahwa mahasiswa Undip meninggal akibat bunuh diri, hal ini setelah ditemukan dari bukti catatan harian. &amp;ldquo;Kita sudah menemukan, ada bukti catatan hariannya. Jadi kita bisa melihat perkembangan moral kejiwaannya dia seperti apa. Kita juga cukup detail ditulis di buku hariannya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita nanti akan confirm apakah hal ini benar-benar terjadi? Kalau hal ini benar-benar terjadi, kita akan pastikan yang memperlakukan seperti ini akan kita berikan sanksi yang tegas,&amp;rdquo; ujar Menkes.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Menkes juga meminta agar program studi anestesi FK Undip dihentikan sementara untuk dilakukan investigasi. Sehingga, tidak ada lagi perilaku bullying di lingkungan pendidikan khususnya kepada tenaga kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita minta juga agar pendidikan anestesi di Universitas Diponegoro dan di Rumah Sakit Karyadi Itu harus dirapikan, harus dibereskan, tidak ada lagi perilaku-perilaku bullying seperti ini dengan alasan menciptakan tenaga yang tangguh, menciptakan tenaga yang tidak cengeng. Kita bisa menciptakan tenaga yang tangguh tidak cengeng tanpa menyebabkan mereka mati,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan akan menggandeng Polri untuk mengusut kematian mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip). Korban diketahui tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RS dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, akibat bunuh diri diduga karena bullying.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita kali ini sedang ngirim audit karena ini sudah ada kematian juga kita juga bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang bunuh diri ini,&amp;rdquo; tegas Menkes di Istana Wakil Presiden, Kamis (15/8/2024).&#13;
&#13;
Menkes pun memastikan bahwa mahasiswa Undip meninggal akibat bunuh diri, hal ini setelah ditemukan dari bukti catatan harian. &amp;ldquo;Kita sudah menemukan, ada bukti catatan hariannya. Jadi kita bisa melihat perkembangan moral kejiwaannya dia seperti apa. Kita juga cukup detail ditulis di buku hariannya.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kita nanti akan confirm apakah hal ini benar-benar terjadi? Kalau hal ini benar-benar terjadi, kita akan pastikan yang memperlakukan seperti ini akan kita berikan sanksi yang tegas,&amp;rdquo; ujar Menkes.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, Menkes juga meminta agar program studi anestesi FK Undip dihentikan sementara untuk dilakukan investigasi. Sehingga, tidak ada lagi perilaku bullying di lingkungan pendidikan khususnya kepada tenaga kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita minta juga agar pendidikan anestesi di Universitas Diponegoro dan di Rumah Sakit Karyadi Itu harus dirapikan, harus dibereskan, tidak ada lagi perilaku-perilaku bullying seperti ini dengan alasan menciptakan tenaga yang tangguh, menciptakan tenaga yang tidak cengeng. Kita bisa menciptakan tenaga yang tangguh tidak cengeng tanpa menyebabkan mereka mati,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
