<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKB Umumkan Dukung 81 Paslon Kepala Daerah di 16 Provinsi, Berikut Daftarnya</title><description>Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menerbitkan 81 surat rekomendasi dukungan kepada pasangan calon kepala daerah (cakada) untuk 16 provinsi di Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049767/pkb-umumkan-dukung-81-paslon-kepala-daerah-di-16-provinsi-berikut-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049767/pkb-umumkan-dukung-81-paslon-kepala-daerah-di-16-provinsi-berikut-daftarnya"/><item><title>PKB Umumkan Dukung 81 Paslon Kepala Daerah di 16 Provinsi, Berikut Daftarnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049767/pkb-umumkan-dukung-81-paslon-kepala-daerah-di-16-provinsi-berikut-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049767/pkb-umumkan-dukung-81-paslon-kepala-daerah-di-16-provinsi-berikut-daftarnya</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2024 20:42 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049767/pilkada_2024-uMCp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049767/pilkada_2024-uMCp_large.jpg</image><title>Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menerbitkan 81 surat rekomendasi dukungan kepada pasangan calon kepala daerah (cakada) di Pilkada 2024&amp;nbsp;untuk 16 provinsi di Indonesia, Kamis (15/8/2024). Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin menyelipkan tiga pesan kepada para cakada saat memberikan dukungan.&#13;
&#13;
Pertama, pria yang karib disapa Cak Imin itu meminta para Cakada bisa memakmurkan dan menyejahterakan rakyat bila memenangkan kontestasi Pilkada 2024. Menurutnya, hal itu seperti yang diikhtiarkan PKB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga, Bapak-Ibu sekalian mewakili PKB berkoalisi dengan partai-partai dan memutuskan berpasangan, PKB menitipkan setiap langkah harus satu tujuan yaitu memakmurkan dan menyejahterakan rakyat Bapak-Ibu sekalian,&amp;quot; kata Cak Imin saat beri arahan pada Cakada di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).&#13;
&#13;
Kedua, Cak Imin meminta para Cakada bisa terus menegakan demokrasi melalui penguatan hukum dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat. Ia meyakini, peningkatan investasi biaa terjadi bila ada penguatan hukum tanpa pandang bulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua gagal karena kadangkala konstitusi di atas kekuasaan, menegakan hukum di bawah negara kekuasaan. Oleh karena itu, kita akan berusaha sekuat tenaga agar pembangunan ini berjalan baik secara nasional. Tidak ada jalan lain, kita adalah bekerja by the law bukan by power,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketiga, pria yang akrab disapa Cak Imin ini juga meminta cakada untuk memperjuangkan prinsip PKB yakni al-insaniyah. &amp;quot;Itu apa? Kemanusiaan. Gus Dur menyampaikan, di atas politik kemanusiaan adalah segala-galanya,&amp;quot; ucap Cak Imin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, selurub kepala daerah yang mewakili PKB harus tegak di depan, mengedepankan kemanusiaan dan menjunjung etika sebagai syarat penghormatan kepada kemanusiaan itu. Ini penting, karena apa? kalau kita belok keluar dari rel ini, percaya semua usaha pembangunan akan sia-sia. Semua akan lelah tidak sampai pada tujuan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Adapun para cakada yang diberi rekomendasi sebagai berikut:&#13;
&#13;
Provinsi Aceh&#13;
1. Aceh Selatan: Mirwan-Baital Mukadis&#13;
2. Aceh Besar: Musannif-Sanusi Hasyim&#13;
3. Aceh Timur: Sulaiman-Abdul Hamid&#13;
4. Aceh Tengah: Bardan Sahidi-Karimansyah&#13;
5. Aceh Utara: Ismail A Jalil-Tarmizi&#13;
6. Aceh Singkil: Dulmusrid-Al Hidayat&#13;
7. Aceh Barat Daya: Safarudin-Zaman Akli&#13;
8. Aceh Jaya: Safwandi-Muslem&#13;
9. Nagan Raya: Jonniadi-Zaini Mantri&#13;
10. Bener Meria: Tagore Abu Bakar-Armia&#13;
11. Gayo Lues: Suhaidi-Maliki&#13;
12. Pidie: Zakaria A Gani-Imran&#13;
13. Pidie Jaya: Sibral-Yusri Yusuf&#13;
14. Kota Lhoksumawe: Sayuti Abu Bakar-Husaini&#13;
15. Kota Subulussalam: M Rasyid-Nasir&#13;
&#13;
Sumatera Utara&#13;
1. Pakpak Bharat: Franc Bernhard-Mutayuhito&#13;
2. Serdang Bedagai: Darma Wijaya-Adlin Umar&#13;
3. Labuhanbatu Selatan: Ari Wibowo-Azwar Sazali&#13;
4. Labuhanbatu Utara: Hendriyanto-Samsul Tanjung&#13;
5. Nias Barat: Eliyunus-Sozisokhi&#13;
6. Kota Medan: Rico Tri Putra-Zakiyuddin&#13;
7. Kota Padang Sidimpuan: Letnan-Harry Pahlevi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sumatera Barat&#13;
1. Pasaman: Welly Suheri-Anggit Kurniawan&#13;
2. Solok Selatan: Khairunas-Yulian Evi&#13;
3. Pasaman Barat: Hamsuardi-Kusnadi&#13;
4. Kota Payakumbuh: Supardi-Tri Venindra&#13;
&#13;
Bengkulu&#13;
1. Koa Bengkulu: Dani Hamdani-Sukatno&#13;
&#13;
NTT&#13;
1. Kupang: Meserassi-Maria Nuban&#13;
2. Timor Tengah Utara: Yosep Falentinus-Kamillus Elu&#13;
3. Flores Timur: Stephanus Ola-Rofinus Baga&#13;
4. Sumba Timur: Umbu Lili-Yonathan Hani&#13;
5. Rote Ndao: Paulus Henuk-Apremoi Dudelussy&#13;
6. Sumba Barat Daya: Ratu Ngadu-Dominikus&#13;
&#13;
Sulawesi Selatan&#13;
1. Kep Selayar: Ady Ansar-M Suwadi&#13;
2. Jeneponto: M Sarif-Moch Noer Alim&#13;
3. Maros: Chaidir Syam-Suhartina Bohari&#13;
4. Barru: Ina Kartika-Abustan A Bintang&#13;
5. Wajo: Andi Rosman-Baso Rahmanuddin&#13;
6. Pinrang: Ahmad Jaya-Abdillah Natsir&#13;
7. Enrekang: M Tusuf-Andi Tenri&#13;
8. Luwu Timur: Isrullah Achmad-Usman Sadik&#13;
9. Kota Makasar: Indira Yusuf-Ilham Ari Fauzi&#13;
&#13;
Sulawesi Tenggara&#13;
1. Muna: La Ode M Rajiun-Purnama Ramadhan&#13;
2. Konawe Selatan: Herman Pambahako-Herianto&#13;
3. Wakatobi: Hamirudin-Muhamad Ali&#13;
4. Kolaka Utara: Anton-Abbas&#13;
5. Kolaka Timur: Arwin-Ismail&#13;
6. Konawe Utara: Sudiro-Raup&#13;
7. Buton Utara: Afirudin-Rahman&#13;
8. Muna Barat: La Ode Darwin-Ali Basa&#13;
9. Kota Bau Bau: Nur Ari Rahaja-La Ode Yasin&#13;
&#13;
Sulawesi Barat&#13;
1. Polewali Mandar: M Syibli-Zainal Abidin&#13;
2. Mejene: Arismunandar-Adi Ahsan&#13;
3. Mamuju Tengah: Haris Halim-I Komang Budi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Maluku&#13;
1. Kep Tanimbar: Julianus Aboyaman-Polikarpus Lalamafu&#13;
2. Buru: Ikram Umasugi-Sudarmo&#13;
3. Seram Bagian Timur: Fachri Husni-M Miftah&#13;
4. Kepulauan Aru: Timotius Kaidel-M Djumpa&#13;
5. Maluku Barat Daya: Benyamin T Noach-Agustinus&#13;
6. Kota Tual: Usman Tamnge-Baharudin Farawowan&#13;
&#13;
Maluku Utara&#13;
1. Kep Sula: Fifian Adeningsi-M Saleh&#13;
2. Pulau Morotai: Syamsuddin Banjo-Judi Robert&#13;
3. Pulau Taliabu: Citra Puspa-La Utu&#13;
4. Kota Tidore Kepulauan: M Sinen-Ahmad Laiman&#13;
5. Halmahera Tengah: Muttiara-Salim Kamaluddin&#13;
6. Halmahera Barat: Dany Missy-Iksan Husain&#13;
7. Halmahera Utara: Steward-Maskur&#13;
&#13;
Papua&#13;
1. Waropen: Ruben Yason-Hendrik Lambert&#13;
&#13;
Papua Selatan&#13;
1. Mappi: Kristosimus-Sanusi&#13;
2. Merauke: Hendrikus Mahuse-Riduwan&#13;
&#13;
Papua Tengah&#13;
1. Mimika: Maximus Tipagau-Peggi Patrisia&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Papua Pegunungan&#13;
1. Jayawijaya: Jhon Richard-Marthin Yogobi&#13;
2. Yahukimo: Didimus Yahuli-Esau Miram&#13;
3. Yalimo: Nahor Nekwek-Yan Kiraklak&#13;
4. Tolikara: Nus Weya-Yan Wenda&#13;
&#13;
Papua Barat&#13;
1. Manokwari: Hermus Indou-Mugiyono&#13;
2. Fakfak: Untung Tamsil-Yohana Dina&#13;
3. Teluk Wondama: Elysa Auri-Anthonius&#13;
4. Kaimana: Freddy Thie-Sobar Somat&#13;
5. Manokwari Selatan: Maxsi Nelson-Imam Syafi&amp;rsquo;i&#13;
&#13;
Papua Barat Daya&#13;
1. Tambrauw: Yeskiel Yesnath-Paulus Ajambuani&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menerbitkan 81 surat rekomendasi dukungan kepada pasangan calon kepala daerah (cakada) di Pilkada 2024&amp;nbsp;untuk 16 provinsi di Indonesia, Kamis (15/8/2024). Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin menyelipkan tiga pesan kepada para cakada saat memberikan dukungan.&#13;
&#13;
Pertama, pria yang karib disapa Cak Imin itu meminta para Cakada bisa memakmurkan dan menyejahterakan rakyat bila memenangkan kontestasi Pilkada 2024. Menurutnya, hal itu seperti yang diikhtiarkan PKB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga, Bapak-Ibu sekalian mewakili PKB berkoalisi dengan partai-partai dan memutuskan berpasangan, PKB menitipkan setiap langkah harus satu tujuan yaitu memakmurkan dan menyejahterakan rakyat Bapak-Ibu sekalian,&amp;quot; kata Cak Imin saat beri arahan pada Cakada di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).&#13;
&#13;
Kedua, Cak Imin meminta para Cakada bisa terus menegakan demokrasi melalui penguatan hukum dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat. Ia meyakini, peningkatan investasi biaa terjadi bila ada penguatan hukum tanpa pandang bulu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua gagal karena kadangkala konstitusi di atas kekuasaan, menegakan hukum di bawah negara kekuasaan. Oleh karena itu, kita akan berusaha sekuat tenaga agar pembangunan ini berjalan baik secara nasional. Tidak ada jalan lain, kita adalah bekerja by the law bukan by power,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketiga, pria yang akrab disapa Cak Imin ini juga meminta cakada untuk memperjuangkan prinsip PKB yakni al-insaniyah. &amp;quot;Itu apa? Kemanusiaan. Gus Dur menyampaikan, di atas politik kemanusiaan adalah segala-galanya,&amp;quot; ucap Cak Imin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, selurub kepala daerah yang mewakili PKB harus tegak di depan, mengedepankan kemanusiaan dan menjunjung etika sebagai syarat penghormatan kepada kemanusiaan itu. Ini penting, karena apa? kalau kita belok keluar dari rel ini, percaya semua usaha pembangunan akan sia-sia. Semua akan lelah tidak sampai pada tujuan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Adapun para cakada yang diberi rekomendasi sebagai berikut:&#13;
&#13;
Provinsi Aceh&#13;
1. Aceh Selatan: Mirwan-Baital Mukadis&#13;
2. Aceh Besar: Musannif-Sanusi Hasyim&#13;
3. Aceh Timur: Sulaiman-Abdul Hamid&#13;
4. Aceh Tengah: Bardan Sahidi-Karimansyah&#13;
5. Aceh Utara: Ismail A Jalil-Tarmizi&#13;
6. Aceh Singkil: Dulmusrid-Al Hidayat&#13;
7. Aceh Barat Daya: Safarudin-Zaman Akli&#13;
8. Aceh Jaya: Safwandi-Muslem&#13;
9. Nagan Raya: Jonniadi-Zaini Mantri&#13;
10. Bener Meria: Tagore Abu Bakar-Armia&#13;
11. Gayo Lues: Suhaidi-Maliki&#13;
12. Pidie: Zakaria A Gani-Imran&#13;
13. Pidie Jaya: Sibral-Yusri Yusuf&#13;
14. Kota Lhoksumawe: Sayuti Abu Bakar-Husaini&#13;
15. Kota Subulussalam: M Rasyid-Nasir&#13;
&#13;
Sumatera Utara&#13;
1. Pakpak Bharat: Franc Bernhard-Mutayuhito&#13;
2. Serdang Bedagai: Darma Wijaya-Adlin Umar&#13;
3. Labuhanbatu Selatan: Ari Wibowo-Azwar Sazali&#13;
4. Labuhanbatu Utara: Hendriyanto-Samsul Tanjung&#13;
5. Nias Barat: Eliyunus-Sozisokhi&#13;
6. Kota Medan: Rico Tri Putra-Zakiyuddin&#13;
7. Kota Padang Sidimpuan: Letnan-Harry Pahlevi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sumatera Barat&#13;
1. Pasaman: Welly Suheri-Anggit Kurniawan&#13;
2. Solok Selatan: Khairunas-Yulian Evi&#13;
3. Pasaman Barat: Hamsuardi-Kusnadi&#13;
4. Kota Payakumbuh: Supardi-Tri Venindra&#13;
&#13;
Bengkulu&#13;
1. Koa Bengkulu: Dani Hamdani-Sukatno&#13;
&#13;
NTT&#13;
1. Kupang: Meserassi-Maria Nuban&#13;
2. Timor Tengah Utara: Yosep Falentinus-Kamillus Elu&#13;
3. Flores Timur: Stephanus Ola-Rofinus Baga&#13;
4. Sumba Timur: Umbu Lili-Yonathan Hani&#13;
5. Rote Ndao: Paulus Henuk-Apremoi Dudelussy&#13;
6. Sumba Barat Daya: Ratu Ngadu-Dominikus&#13;
&#13;
Sulawesi Selatan&#13;
1. Kep Selayar: Ady Ansar-M Suwadi&#13;
2. Jeneponto: M Sarif-Moch Noer Alim&#13;
3. Maros: Chaidir Syam-Suhartina Bohari&#13;
4. Barru: Ina Kartika-Abustan A Bintang&#13;
5. Wajo: Andi Rosman-Baso Rahmanuddin&#13;
6. Pinrang: Ahmad Jaya-Abdillah Natsir&#13;
7. Enrekang: M Tusuf-Andi Tenri&#13;
8. Luwu Timur: Isrullah Achmad-Usman Sadik&#13;
9. Kota Makasar: Indira Yusuf-Ilham Ari Fauzi&#13;
&#13;
Sulawesi Tenggara&#13;
1. Muna: La Ode M Rajiun-Purnama Ramadhan&#13;
2. Konawe Selatan: Herman Pambahako-Herianto&#13;
3. Wakatobi: Hamirudin-Muhamad Ali&#13;
4. Kolaka Utara: Anton-Abbas&#13;
5. Kolaka Timur: Arwin-Ismail&#13;
6. Konawe Utara: Sudiro-Raup&#13;
7. Buton Utara: Afirudin-Rahman&#13;
8. Muna Barat: La Ode Darwin-Ali Basa&#13;
9. Kota Bau Bau: Nur Ari Rahaja-La Ode Yasin&#13;
&#13;
Sulawesi Barat&#13;
1. Polewali Mandar: M Syibli-Zainal Abidin&#13;
2. Mejene: Arismunandar-Adi Ahsan&#13;
3. Mamuju Tengah: Haris Halim-I Komang Budi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Maluku&#13;
1. Kep Tanimbar: Julianus Aboyaman-Polikarpus Lalamafu&#13;
2. Buru: Ikram Umasugi-Sudarmo&#13;
3. Seram Bagian Timur: Fachri Husni-M Miftah&#13;
4. Kepulauan Aru: Timotius Kaidel-M Djumpa&#13;
5. Maluku Barat Daya: Benyamin T Noach-Agustinus&#13;
6. Kota Tual: Usman Tamnge-Baharudin Farawowan&#13;
&#13;
Maluku Utara&#13;
1. Kep Sula: Fifian Adeningsi-M Saleh&#13;
2. Pulau Morotai: Syamsuddin Banjo-Judi Robert&#13;
3. Pulau Taliabu: Citra Puspa-La Utu&#13;
4. Kota Tidore Kepulauan: M Sinen-Ahmad Laiman&#13;
5. Halmahera Tengah: Muttiara-Salim Kamaluddin&#13;
6. Halmahera Barat: Dany Missy-Iksan Husain&#13;
7. Halmahera Utara: Steward-Maskur&#13;
&#13;
Papua&#13;
1. Waropen: Ruben Yason-Hendrik Lambert&#13;
&#13;
Papua Selatan&#13;
1. Mappi: Kristosimus-Sanusi&#13;
2. Merauke: Hendrikus Mahuse-Riduwan&#13;
&#13;
Papua Tengah&#13;
1. Mimika: Maximus Tipagau-Peggi Patrisia&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Papua Pegunungan&#13;
1. Jayawijaya: Jhon Richard-Marthin Yogobi&#13;
2. Yahukimo: Didimus Yahuli-Esau Miram&#13;
3. Yalimo: Nahor Nekwek-Yan Kiraklak&#13;
4. Tolikara: Nus Weya-Yan Wenda&#13;
&#13;
Papua Barat&#13;
1. Manokwari: Hermus Indou-Mugiyono&#13;
2. Fakfak: Untung Tamsil-Yohana Dina&#13;
3. Teluk Wondama: Elysa Auri-Anthonius&#13;
4. Kaimana: Freddy Thie-Sobar Somat&#13;
5. Manokwari Selatan: Maxsi Nelson-Imam Syafi&amp;rsquo;i&#13;
&#13;
Papua Barat Daya&#13;
1. Tambrauw: Yeskiel Yesnath-Paulus Ajambuani&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
