<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tailing Tidak Beracun dan Tidak Berbahaya, Mil 21 PT Freeport di Timika Menjadi Pembuktian</title><description>Tailing sebagai material sisa tambang sering diasumsikan mengandung racun dan berbahaya. Namun, hal itu diluruskan oleh Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049796/tailing-tidak-beracun-dan-tidak-berbahaya-mil-21-pt-freeport-di-timika-menjadi-pembuktian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049796/tailing-tidak-beracun-dan-tidak-berbahaya-mil-21-pt-freeport-di-timika-menjadi-pembuktian"/><item><title>Tailing Tidak Beracun dan Tidak Berbahaya, Mil 21 PT Freeport di Timika Menjadi Pembuktian</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049796/tailing-tidak-beracun-dan-tidak-berbahaya-mil-21-pt-freeport-di-timika-menjadi-pembuktian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/15/337/3049796/tailing-tidak-beracun-dan-tidak-berbahaya-mil-21-pt-freeport-di-timika-menjadi-pembuktian</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2024 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>M Budi Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049796/freeport_tegaskan_tailing_tidak_beracun_dan_berbahaya-dAGl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Freeport tegaskan tailing tidak beracun dan berbahaya (Foto: Okezone.com/M Budi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/15/337/3049796/freeport_tegaskan_tailing_tidak_beracun_dan_berbahaya-dAGl_large.jpg</image><title>Freeport tegaskan tailing tidak beracun dan berbahaya (Foto: Okezone.com/M Budi)</title></images><description>TIMIKA - Tailing sebagai material sisa tambang sering diasumsikan mengandung racun dan berbahaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, hal itu diluruskan oleh Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas. &amp;quot;Kalau ada yang bilang bahwa tailing itu beracun dan berbahaya, hingga ikan dan lainnya mati, itu tidak benar sama sekali,&amp;quot; kata Tony Wenas di lokasi Mil 21 PT. Freeport Indonesia, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (15/8/2024)&#13;
&#13;
Tony Wenas lantas menunjukkan contoh konkret di Mil 21 yang selama ini sebagai lokasi &amp;nbsp;pembuangan tailing PT. Freeport Indonesia. Lokasi ini sekarang tetap subur dan flora-fauna pun hidup dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mil 21 PT. Freeport Indonesia bisa menjadi contoh karena di lokasi ini sekarang aneka tumbuhan dan buah tumbuh subur. Bahkan ada ternak ikan dan sapi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama Vice President (VP) Environmental PTFI Gesang Setyadi juga menjelaskan di Mil 21 ini juga ada fasilitas lainnya seperti penangkaran kupu-kupu dan juga penangkaran kura-kura untuk dilepasliarkan. Termasuk juga burung dan tumbuhan khas Papua.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rencana selanjutnya, kata Gesang, PTFI akan membangun museum tambang di Mil 21 ini. Tujuannya agar masyarakat maupun siswa/mahasiswa bisa belajar bagaimana Freeport memulai tambangnya hingga sekarang menjadi tambang bawah tanah terbesar di dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini di Mil 21 sebenarnya sudah ada lokasi diorama menggambarkan berbagai jenis satwa yang ada di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nantinya diorama ini akan dibawa juga untuk melengkapi museum tambang yang secara desain jauh lebih modern,&amp;quot; jelas Gesang Setyadi.&#13;
</description><content:encoded>TIMIKA - Tailing sebagai material sisa tambang sering diasumsikan mengandung racun dan berbahaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun, hal itu diluruskan oleh Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas. &amp;quot;Kalau ada yang bilang bahwa tailing itu beracun dan berbahaya, hingga ikan dan lainnya mati, itu tidak benar sama sekali,&amp;quot; kata Tony Wenas di lokasi Mil 21 PT. Freeport Indonesia, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (15/8/2024)&#13;
&#13;
Tony Wenas lantas menunjukkan contoh konkret di Mil 21 yang selama ini sebagai lokasi &amp;nbsp;pembuangan tailing PT. Freeport Indonesia. Lokasi ini sekarang tetap subur dan flora-fauna pun hidup dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mil 21 PT. Freeport Indonesia bisa menjadi contoh karena di lokasi ini sekarang aneka tumbuhan dan buah tumbuh subur. Bahkan ada ternak ikan dan sapi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam kesempatan yang sama Vice President (VP) Environmental PTFI Gesang Setyadi juga menjelaskan di Mil 21 ini juga ada fasilitas lainnya seperti penangkaran kupu-kupu dan juga penangkaran kura-kura untuk dilepasliarkan. Termasuk juga burung dan tumbuhan khas Papua.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rencana selanjutnya, kata Gesang, PTFI akan membangun museum tambang di Mil 21 ini. Tujuannya agar masyarakat maupun siswa/mahasiswa bisa belajar bagaimana Freeport memulai tambangnya hingga sekarang menjadi tambang bawah tanah terbesar di dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini di Mil 21 sebenarnya sudah ada lokasi diorama menggambarkan berbagai jenis satwa yang ada di Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nantinya diorama ini akan dibawa juga untuk melengkapi museum tambang yang secara desain jauh lebih modern,&amp;quot; jelas Gesang Setyadi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
