<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPP: Kadang Bersama Kadang Berbeda, Itu Demokrasi Kita</title><description>Ya itu sudah menjadi keniscayaan politik ya. Kadang bersama, kadang berbeda. Itu lah demokrasi kita&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/16/337/3050361/ppp-kadang-bersama-kadang-berbeda-itu-demokrasi-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/16/337/3050361/ppp-kadang-bersama-kadang-berbeda-itu-demokrasi-kita"/><item><title>PPP: Kadang Bersama Kadang Berbeda, Itu Demokrasi Kita</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/16/337/3050361/ppp-kadang-bersama-kadang-berbeda-itu-demokrasi-kita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/16/337/3050361/ppp-kadang-bersama-kadang-berbeda-itu-demokrasi-kita</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2024 22:14 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/16/337/3050361/plt_ketum_ppp_mardiono-EqHV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Ketum PPP Mardiono (Foto : MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/16/337/3050361/plt_ketum_ppp_mardiono-EqHV_large.jpg</image><title>Plt Ketum PPP Mardiono (Foto : MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berpeluang besar tidak bersama PDI-Perjuangan pada kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Hal ini menyusul sikap partai berlambang Ka&amp;#39;bah itu yang akan bergabung bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM).&#13;
&#13;
Menyikapi kondisi ini, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menilai bahwa masing-masing partai politik memiliki kedaulatan dalam mengambil keputusan terkait pencalonan di Pilkada. Sehingga, jika ada suatu perbedaan pun merupakan hal yang wajar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu sudah menjadi keniscayaan politik ya. Kadang bersama, kadang berbeda. Itu lah demokrasi kita,&amp;quot; kata Mardiono di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Mardiono mengaku sikap politik yang diambil partainya ini juga sudah dikomunikasikannya dengan elite PDIP. Menurutnya, meskipun berpeluang berbeda sikap, komunikasi politik terus tetap dibangun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Wah komunikasi terus, komunikasi jalan terus, tak pernah putus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menyambut baik keinginan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menerima kedatangan Pak Mardiono (Plt Ketua Umum PPP) sahabat lama saya, beliau menyampaikan keputusan PPP untuk bergabung dengan koalisi kami,&amp;quot; kata Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024) malam.&#13;
&#13;
Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa bahagianya, karena Mardiono membawa PPP untuk mendukung pemerintahannya yang akan resmi dipimpin pada 20 Oktober mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menyambut baik, saya menyampaikan terima kasih dan rasa gembira saya atas nama teman-teman koalisi,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berpeluang besar tidak bersama PDI-Perjuangan pada kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Hal ini menyusul sikap partai berlambang Ka&amp;#39;bah itu yang akan bergabung bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM).&#13;
&#13;
Menyikapi kondisi ini, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menilai bahwa masing-masing partai politik memiliki kedaulatan dalam mengambil keputusan terkait pencalonan di Pilkada. Sehingga, jika ada suatu perbedaan pun merupakan hal yang wajar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu sudah menjadi keniscayaan politik ya. Kadang bersama, kadang berbeda. Itu lah demokrasi kita,&amp;quot; kata Mardiono di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Mardiono mengaku sikap politik yang diambil partainya ini juga sudah dikomunikasikannya dengan elite PDIP. Menurutnya, meskipun berpeluang berbeda sikap, komunikasi politik terus tetap dibangun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Wah komunikasi terus, komunikasi jalan terus, tak pernah putus,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menyambut baik keinginan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang ingin bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menerima kedatangan Pak Mardiono (Plt Ketua Umum PPP) sahabat lama saya, beliau menyampaikan keputusan PPP untuk bergabung dengan koalisi kami,&amp;quot; kata Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8/2024) malam.&#13;
&#13;
Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa bahagianya, karena Mardiono membawa PPP untuk mendukung pemerintahannya yang akan resmi dipimpin pada 20 Oktober mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menyambut baik, saya menyampaikan terima kasih dan rasa gembira saya atas nama teman-teman koalisi,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
