<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Penerbangan di Bandara Jepang Dibatalkan dan Ditunda Gara-Gara Gunting yang Hilang</title><description>Gunting itu akhirnya ditemukan di toko yang sama pada hari berikutnya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/20/18/3052032/ratusan-penerbangan-di-bandara-jepang-dibatalkan-dan-ditunda-gara-gara-gunting-yang-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/20/18/3052032/ratusan-penerbangan-di-bandara-jepang-dibatalkan-dan-ditunda-gara-gara-gunting-yang-hilang"/><item><title>Ratusan Penerbangan di Bandara Jepang Dibatalkan dan Ditunda Gara-Gara Gunting yang Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/20/18/3052032/ratusan-penerbangan-di-bandara-jepang-dibatalkan-dan-ditunda-gara-gara-gunting-yang-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/20/18/3052032/ratusan-penerbangan-di-bandara-jepang-dibatalkan-dan-ditunda-gara-gara-gunting-yang-hilang</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2024 19:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/20/18/3052032/ilustrasi-zeL7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/20/18/3052032/ilustrasi-zeL7_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>HOKKAIDO - Tiga puluh enam penerbangan dibatalkan dan 201 penerbangan tertunda di bandara Jepang pada akhir pekan setelah sepasang gunting hilang di sebuah toko dekat gerbang keberangkatan.&#13;
&#13;
Pemeriksaan keamanan di terminal domestik Bandara New Chitose Hokkaido ditangguhkan selama sekitar dua jam pada Sabtu, (17/8/2024) pagi, menyebabkan ratusan pelancong terlantar sementara. Terjadi kemacetan dan antrean panjang karena penumpang di ruang tunggu keberangkatan terpaksa mengulang pemeriksaan keamanan.&#13;
&#13;
Diwartakan BBC, pihak berwenang mencoba menemukan gunting yang hilang, yang ditemukan di toko yang sama pada hari berikutnya.&#13;
&#13;
Meskipun gunting tersebut tidak ditemukan pada Sabtu, hari hilangnya gunting tersebut, pemeriksaan keamanan dan penerbangan akhirnya dilanjutkan pada hari itu.&#13;
&#13;
Bandara Hokkaido, operator bandara New Chitose, mengumumkan pada Senin, (19/8/2024) bahwa gunting tersebut telah ditemukan oleh seorang pekerja di toko tersebut pada Minggu, (18/8/2024).&#13;
&#13;
Pihak berwenang menjelaskan bahwa mereka menunda pengumuman tersebut hingga mereka memastikan bahwa gunting tersebut sama dengan gunting yang hilang.&#13;
&#13;
Banyak pelancong yang terkena dampak pembatalan dan penundaan tersebut terbang pulang setelah liburan tahunan Bon di Jepang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rasa kami tidak punya pilihan lain (selain menunggu),&amp;rdquo; kata seorang pelancong kepada media lokal saat itu. &amp;ldquo;Namun saya berharap mereka lebih berhati-hati tentang hal itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelancong lain mengatakan bahwa &amp;ldquo;Ada begitu banyak hal yang perlu dikhawatirkan akhir-akhir ini&amp;hellip; hal itu tidak pernah berakhir. Dan saya tidak merasa aman sampai saya tiba di rumah.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata telah meminta Bandara Hokkaido untuk menyelidiki penyebabnya dan mencegahnya terjadi lagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyadari bahwa ini terjadi akibat sistem penyimpanan dan manajemen yang tidak memadai di tempat penyimpanan,&amp;quot; kata Bandara Hokkaido. &amp;quot;Kami menyadari bahwa ini juga merupakan insiden yang dapat dikaitkan dengan pembajakan atau terorisme, dan akan sekali lagi bekerja untuk memastikan kesadaran manajemen yang menyeluruh.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pengguna media sosial di X memuji tanggapan bandara terhadap insiden tersebut, dengan beberapa mengatakan hal itu menegaskan kembali kepercayaan mereka pada keselamatan udara Jepang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insiden ini menunjukkan keselamatan penerbangan Jepang dan ketelitian manualnya!&amp;quot; tulis seorang pengguna.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yang lain mengatakan itu &amp;quot;membuat saya menyadari sekali lagi bahwa Bandara New Chitose adalah bandara yang aman untuk digunakan.&amp;quot;&#13;
&#13;
New Chitose adalah salah satu bandara tersibuk di Jepang, melayani rute udara domestik kedua yang paling banyak dilalui di dunia &amp;ndash; antara Tokyo dan Sapporo &amp;ndash; menurut perusahaan analisis penerbangan OAG.&#13;
&#13;
Lebih dari 15 juta pelancong menggunakan bandara tersebut pada 2022.&#13;
</description><content:encoded>HOKKAIDO - Tiga puluh enam penerbangan dibatalkan dan 201 penerbangan tertunda di bandara Jepang pada akhir pekan setelah sepasang gunting hilang di sebuah toko dekat gerbang keberangkatan.&#13;
&#13;
Pemeriksaan keamanan di terminal domestik Bandara New Chitose Hokkaido ditangguhkan selama sekitar dua jam pada Sabtu, (17/8/2024) pagi, menyebabkan ratusan pelancong terlantar sementara. Terjadi kemacetan dan antrean panjang karena penumpang di ruang tunggu keberangkatan terpaksa mengulang pemeriksaan keamanan.&#13;
&#13;
Diwartakan BBC, pihak berwenang mencoba menemukan gunting yang hilang, yang ditemukan di toko yang sama pada hari berikutnya.&#13;
&#13;
Meskipun gunting tersebut tidak ditemukan pada Sabtu, hari hilangnya gunting tersebut, pemeriksaan keamanan dan penerbangan akhirnya dilanjutkan pada hari itu.&#13;
&#13;
Bandara Hokkaido, operator bandara New Chitose, mengumumkan pada Senin, (19/8/2024) bahwa gunting tersebut telah ditemukan oleh seorang pekerja di toko tersebut pada Minggu, (18/8/2024).&#13;
&#13;
Pihak berwenang menjelaskan bahwa mereka menunda pengumuman tersebut hingga mereka memastikan bahwa gunting tersebut sama dengan gunting yang hilang.&#13;
&#13;
Banyak pelancong yang terkena dampak pembatalan dan penundaan tersebut terbang pulang setelah liburan tahunan Bon di Jepang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rasa kami tidak punya pilihan lain (selain menunggu),&amp;rdquo; kata seorang pelancong kepada media lokal saat itu. &amp;ldquo;Namun saya berharap mereka lebih berhati-hati tentang hal itu.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelancong lain mengatakan bahwa &amp;ldquo;Ada begitu banyak hal yang perlu dikhawatirkan akhir-akhir ini&amp;hellip; hal itu tidak pernah berakhir. Dan saya tidak merasa aman sampai saya tiba di rumah.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata telah meminta Bandara Hokkaido untuk menyelidiki penyebabnya dan mencegahnya terjadi lagi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyadari bahwa ini terjadi akibat sistem penyimpanan dan manajemen yang tidak memadai di tempat penyimpanan,&amp;quot; kata Bandara Hokkaido. &amp;quot;Kami menyadari bahwa ini juga merupakan insiden yang dapat dikaitkan dengan pembajakan atau terorisme, dan akan sekali lagi bekerja untuk memastikan kesadaran manajemen yang menyeluruh.&amp;quot;&#13;
&#13;
Pengguna media sosial di X memuji tanggapan bandara terhadap insiden tersebut, dengan beberapa mengatakan hal itu menegaskan kembali kepercayaan mereka pada keselamatan udara Jepang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insiden ini menunjukkan keselamatan penerbangan Jepang dan ketelitian manualnya!&amp;quot; tulis seorang pengguna.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yang lain mengatakan itu &amp;quot;membuat saya menyadari sekali lagi bahwa Bandara New Chitose adalah bandara yang aman untuk digunakan.&amp;quot;&#13;
&#13;
New Chitose adalah salah satu bandara tersibuk di Jepang, melayani rute udara domestik kedua yang paling banyak dilalui di dunia &amp;ndash; antara Tokyo dan Sapporo &amp;ndash; menurut perusahaan analisis penerbangan OAG.&#13;
&#13;
Lebih dari 15 juta pelancong menggunakan bandara tersebut pada 2022.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
