<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><description>Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 125 detik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/20/337/3051661/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/20/337/3051661/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/20/337/3051661/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/20/337/3051661/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-luncurkan-abu-vulkanik-1-000-meter</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2024 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/20/337/3051661/gunung_ibu_erupsi-EjQT_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/20/337/3051661/gunung_ibu_erupsi-EjQT_large.JPG</image><title>Gunung Ibu erupsi (Foto: PVMBG)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;di Halmahera Barat, Maluku Utara terus mengalami hingga pagi hari ini, Selasa 20 Agustus 2024, pukul 07.42 WIT. Saat erupsi,&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;luncurkan 1000 meter abu vulkanik di atas puncak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, pukul 07:42 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api, M. Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 125 detik. Sementara itu, Richard&amp;nbsp;meminta agar masyarakat di sekitar&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;di Halmahera Barat, Maluku Utara terus mengalami hingga pagi hari ini, Selasa 20 Agustus 2024, pukul 07.42 WIT. Saat erupsi,&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;luncurkan 1000 meter abu vulkanik di atas puncak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Selasa, 20 Agustus 2024, pukul 07:42 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2325 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Api, M. Richard Chaniago dalam keterangannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Richard mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 125 detik. Sementara itu, Richard&amp;nbsp;meminta agar masyarakat di sekitar&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu&amp;nbsp;dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 7 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif&amp;nbsp;Gunung&amp;nbsp;Ibu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
