<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Ukraina Diserang Rusia Berkali-kali di Garis Depan Toretsk dan Pokrovsk</title><description>Sebelumnya, Rusia mengatakan pasukannya telah menguasai Niu-York, tetapi Reuters tidak dapat memverifikasinya secara independen.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/21/18/3052432/pasukan-ukraina-diserang-rusia-berkali-kali-di-garis-depan-toretsk-dan-pokrovsk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/21/18/3052432/pasukan-ukraina-diserang-rusia-berkali-kali-di-garis-depan-toretsk-dan-pokrovsk"/><item><title>Pasukan Ukraina Diserang Rusia Berkali-kali di Garis Depan Toretsk dan Pokrovsk</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/21/18/3052432/pasukan-ukraina-diserang-rusia-berkali-kali-di-garis-depan-toretsk-dan-pokrovsk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/21/18/3052432/pasukan-ukraina-diserang-rusia-berkali-kali-di-garis-depan-toretsk-dan-pokrovsk</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2024 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/21/18/3052432/ukraina-7Plp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Militer Ukraina mengatakan pasukannya telah diserang Rusia berkali-kali di garis depan Toretsk dan Pokrovsk di Ukraina timur (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/21/18/3052432/ukraina-7Plp_large.jpg</image><title>Militer Ukraina mengatakan pasukannya telah diserang Rusia berkali-kali di garis depan Toretsk dan Pokrovsk di Ukraina timur (Foto: AP)</title></images><description>KYIV &amp;nbsp;- Militer Ukraina mengatakan pasukannya telah diserang Rusia berkali-kali pada Selasa (20/8/2024) di garis depan Toretsk dan Pokrovsk di Ukraina timur. Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan Rusia menyerang posisi Ukraina di sekitar Toretsk, termasuk pemukiman Niu-York, tetapi tidak mengatakan apa hasil pertempuran itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Rusia mengatakan pasukannya telah menguasai Niu-York, tetapi Reuters tidak dapat memverifikasinya secara independen. Militer Ukraina mengatakan garis depan Pokrovsk adalah tempat Rusia memusatkan serangan utamanya. Dilaporkan pasukannya telah menangkis 49 serangan Rusia pada Selasa (20/8/2024), dan 13 bentrokan lainnya masih berlangsung.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan Rusia menyerang pertahanan Ukraina sebanyak 21 kali selama Senin (19/8/2024) di wilayah Toretsk, dengan beberapa serangan masih berlangsung hingga malam hari.&#13;
&#13;
Militer juga mengatakan terjadi 63 pertempuran kecil pada Senin (19/8/2024) di sekitar Pokrovsk, pusat logistik. Front Pokrovsk merupakan wilayah dengan pertempuran paling sengit di Ukraina timur dengan jumlah bentrokan yang mencapai rekor pada minggu lalu.&#13;
&#13;
Pasukan Ukraina menghadapi pertempuran sengit di dekat Pokrovsk, pusat transportasi bagi pasukan Ukraina. Pasukan Rusia sekarang berada sekitar 10 km (6 mil) dari pinggiran kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Serhiy Dobriak, kepala administrasi militer setempat, mengatakan hingga 600 orang meninggalkan tempat itu setiap hari, dan layanan kota dapat terputus dalam waktu seminggu karena pasukan Rusia mendekat.&#13;
&#13;
Gubernur daerah Vadym Filashkin mengatakan jam malam di permukiman dekat Pokrovsk telah diperketat dan situasinya sangat sulit.&#13;
Perang, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menghancurkan kota-kota di seluruh Ukraina, tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ivan Havryliuk mengatakan kepada media Ukraina bahwa Kyiv mengharapkan Moskow untuk meningkatkan pasukannya di Ukraina pada akhir tahun menjadi 800.000, naik dari sekitar 600.000 sekarang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>KYIV &amp;nbsp;- Militer Ukraina mengatakan pasukannya telah diserang Rusia berkali-kali pada Selasa (20/8/2024) di garis depan Toretsk dan Pokrovsk di Ukraina timur. Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan Rusia menyerang posisi Ukraina di sekitar Toretsk, termasuk pemukiman Niu-York, tetapi tidak mengatakan apa hasil pertempuran itu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Rusia mengatakan pasukannya telah menguasai Niu-York, tetapi Reuters tidak dapat memverifikasinya secara independen. Militer Ukraina mengatakan garis depan Pokrovsk adalah tempat Rusia memusatkan serangan utamanya. Dilaporkan pasukannya telah menangkis 49 serangan Rusia pada Selasa (20/8/2024), dan 13 bentrokan lainnya masih berlangsung.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan Rusia menyerang pertahanan Ukraina sebanyak 21 kali selama Senin (19/8/2024) di wilayah Toretsk, dengan beberapa serangan masih berlangsung hingga malam hari.&#13;
&#13;
Militer juga mengatakan terjadi 63 pertempuran kecil pada Senin (19/8/2024) di sekitar Pokrovsk, pusat logistik. Front Pokrovsk merupakan wilayah dengan pertempuran paling sengit di Ukraina timur dengan jumlah bentrokan yang mencapai rekor pada minggu lalu.&#13;
&#13;
Pasukan Ukraina menghadapi pertempuran sengit di dekat Pokrovsk, pusat transportasi bagi pasukan Ukraina. Pasukan Rusia sekarang berada sekitar 10 km (6 mil) dari pinggiran kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Serhiy Dobriak, kepala administrasi militer setempat, mengatakan hingga 600 orang meninggalkan tempat itu setiap hari, dan layanan kota dapat terputus dalam waktu seminggu karena pasukan Rusia mendekat.&#13;
&#13;
Gubernur daerah Vadym Filashkin mengatakan jam malam di permukiman dekat Pokrovsk telah diperketat dan situasinya sangat sulit.&#13;
Perang, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menghancurkan kota-kota di seluruh Ukraina, tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Ivan Havryliuk mengatakan kepada media Ukraina bahwa Kyiv mengharapkan Moskow untuk meningkatkan pasukannya di Ukraina pada akhir tahun menjadi 800.000, naik dari sekitar 600.000 sekarang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
