<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejumlah Pelajar SMP di Bogor Diduga Keracunan Makanan Nasi Kuning, Polisi Turun Tangan</title><description>Sejumlah pelajar SMP di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan makanan nasi kuning. Saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/21/338/3052269/sejumlah-pelajar-smp-di-bogor-diduga-keracunan-makanan-nasi-kuning-polisi-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/21/338/3052269/sejumlah-pelajar-smp-di-bogor-diduga-keracunan-makanan-nasi-kuning-polisi-turun-tangan"/><item><title>Sejumlah Pelajar SMP di Bogor Diduga Keracunan Makanan Nasi Kuning, Polisi Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/21/338/3052269/sejumlah-pelajar-smp-di-bogor-diduga-keracunan-makanan-nasi-kuning-polisi-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/21/338/3052269/sejumlah-pelajar-smp-di-bogor-diduga-keracunan-makanan-nasi-kuning-polisi-turun-tangan</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2024 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/21/338/3052269/sejumlah_pelajar_smp_di_bogor_keracunan_nasi_kuning-N3Hm_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah Pelajar SMP di Bogor Keracunan Nasi Kuning (Foto: Polres Bogor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/21/338/3052269/sejumlah_pelajar_smp_di_bogor_keracunan_nasi_kuning-N3Hm_large.JPG</image><title>Sejumlah Pelajar SMP di Bogor Keracunan Nasi Kuning (Foto: Polres Bogor)</title></images><description>BOGOR - Sejumlah pelajar SMP di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan makanan nasi kuning. Saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kapolsek Citeureup Victor G Hamonangan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa 20 Agustus 2024. Awalnya, terdapat 4 pelajar dan satu guru ketika istirahat jajan nasi kuning di kantin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah beberapa lama, korban mengalami gejala mual, pusing dan muntah,&amp;quot; kata Victor dalam keterangannya, Rabu (21/8/2024).&#13;
&#13;
Selanjutnya, pihak sekolah langsung membawa kelima korban ke Puskesmas Citeureup untuk mendapat perawatan medis. Hasil pengecekan pihak petugas kesehatan, 3 orang mengalami gejala ringan dan 2 orang korban mengalami gejala berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langsung diinfus, korban saat ini masih diobservasi di UGD Puskesmas Citeureup,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mencari bukti-bukti dan lainnya untuk mengetahui pasti dugaan keracunan ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami masih melakukan penyelidikan lanjut untuk mengungkap peristiwa diduga kerancuan makanan yang ada di kantin tersebut,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BOGOR - Sejumlah pelajar SMP di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan makanan nasi kuning. Saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kapolsek Citeureup Victor G Hamonangan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa 20 Agustus 2024. Awalnya, terdapat 4 pelajar dan satu guru ketika istirahat jajan nasi kuning di kantin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah beberapa lama, korban mengalami gejala mual, pusing dan muntah,&amp;quot; kata Victor dalam keterangannya, Rabu (21/8/2024).&#13;
&#13;
Selanjutnya, pihak sekolah langsung membawa kelima korban ke Puskesmas Citeureup untuk mendapat perawatan medis. Hasil pengecekan pihak petugas kesehatan, 3 orang mengalami gejala ringan dan 2 orang korban mengalami gejala berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Langsung diinfus, korban saat ini masih diobservasi di UGD Puskesmas Citeureup,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mencari bukti-bukti dan lainnya untuk mengetahui pasti dugaan keracunan ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami masih melakukan penyelidikan lanjut untuk mengungkap peristiwa diduga kerancuan makanan yang ada di kantin tersebut,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
