<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswa Merangsek Masuk DPR dan Lakukan Aksi Bakar-bakaran Usai Robohkan Gerbang Belakang</title><description>Selain memaksa masuk, mahasiswa juga turut melakukan aksi bakar-bakar di hadapan barisan polisi yang sudah memperketat barisan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/22/337/3052947/mahasiswa-merangsek-masuk-dpr-dan-lakukan-aksi-bakar-bakaran-usai-robohkan-gerbang-belakang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/22/337/3052947/mahasiswa-merangsek-masuk-dpr-dan-lakukan-aksi-bakar-bakaran-usai-robohkan-gerbang-belakang"/><item><title>Mahasiswa Merangsek Masuk DPR dan Lakukan Aksi Bakar-bakaran Usai Robohkan Gerbang Belakang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/22/337/3052947/mahasiswa-merangsek-masuk-dpr-dan-lakukan-aksi-bakar-bakaran-usai-robohkan-gerbang-belakang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/22/337/3052947/mahasiswa-merangsek-masuk-dpr-dan-lakukan-aksi-bakar-bakaran-usai-robohkan-gerbang-belakang</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2024 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/22/337/3052947/demo-rhgH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa Merangsek Masuk DPR dan Lakukan Aksi Bakar-bakaran/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/22/337/3052947/demo-rhgH_large.jpg</image><title>Mahasiswa Merangsek Masuk DPR dan Lakukan Aksi Bakar-bakaran/Okezone</title></images><description>JAKARTA- Aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok mahasiswa yang menyuarakan penolakannya terhadap draf rancangan undang-undang tentang pemilihan kepala daerah atau RUU Pilkada yang dilakukan di gerbang Pancasila atau gerbang belakang DPR RI, semakin memanas. Massa memaksa merangsek masuk ke dalam.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (22/8/2024),&amp;nbsp;sejumlah&amp;nbsp; mahasiswa terus memaksa masuk Kompleks Parlemen setelah berhasil merobohkan gerbang besi besar yang berdiri kokoh.&#13;
&#13;
Selain memaksa masuk, mahasiswa juga turut melakukan aksi bakar-bakar di hadapan barisan polisi yang sudah memperketat barisan penjagaannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buka, buka, buka pintunya, buka pintunya sekarang juga,&amp;quot; teriak kelompok mahasiswa dari arah luar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara, dari sisi kepolisian terus meningkatkan pengamanannya. Jika sebelumnya hanya barisan polisi yang membuat barikade, kini diperkuat dengan pagar besi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekan-rekan mahasiswa saya minta mundur karena sudah masuk gerbang, silakan mundur. Tolong tertib, jangan ada yang melakukan pelemparan,&amp;quot; seru petugas kepolisian lewat pengeras suara.&#13;
&#13;
Mengabaikan seruan polisi, mahasiswa terus meminta agar pihak kepolisian justru bertugas untuk mengayomi masyarakat, bukan justru melakukan tindakan represif. &amp;quot;Pak polisi, pak polisi, tugasmu mengayomi,&amp;quot; nyanyian mahasiswa kepada polisi.&#13;
&#13;
Hingga saat ini sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas terus berdatangan dan memadati gerbang Pancasila yang sudah berhasil dirobohkan massa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) batal mengesahkan RUU Pilkada dalam rapat paripurna yang sedianya digelar pada Kamis (22/8/2024).&#13;
&#13;
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang bertindak sebagai pimpinan sidang menjelaskan, rapat paripurna hanya dihadiri oleh 89 anggota dewan. Sementara 87 anggota izin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, kita akan menjadwalkan kembali rapat bamus untuk rapat paripura karena quorum tidakk terpenuhi,&amp;quot; kata Dasco sambil mengetok palu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Aksi demonstrasi yang dilakukan kelompok mahasiswa yang menyuarakan penolakannya terhadap draf rancangan undang-undang tentang pemilihan kepala daerah atau RUU Pilkada yang dilakukan di gerbang Pancasila atau gerbang belakang DPR RI, semakin memanas. Massa memaksa merangsek masuk ke dalam.&#13;
&#13;
Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (22/8/2024),&amp;nbsp;sejumlah&amp;nbsp; mahasiswa terus memaksa masuk Kompleks Parlemen setelah berhasil merobohkan gerbang besi besar yang berdiri kokoh.&#13;
&#13;
Selain memaksa masuk, mahasiswa juga turut melakukan aksi bakar-bakar di hadapan barisan polisi yang sudah memperketat barisan penjagaannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Buka, buka, buka pintunya, buka pintunya sekarang juga,&amp;quot; teriak kelompok mahasiswa dari arah luar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara, dari sisi kepolisian terus meningkatkan pengamanannya. Jika sebelumnya hanya barisan polisi yang membuat barikade, kini diperkuat dengan pagar besi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekan-rekan mahasiswa saya minta mundur karena sudah masuk gerbang, silakan mundur. Tolong tertib, jangan ada yang melakukan pelemparan,&amp;quot; seru petugas kepolisian lewat pengeras suara.&#13;
&#13;
Mengabaikan seruan polisi, mahasiswa terus meminta agar pihak kepolisian justru bertugas untuk mengayomi masyarakat, bukan justru melakukan tindakan represif. &amp;quot;Pak polisi, pak polisi, tugasmu mengayomi,&amp;quot; nyanyian mahasiswa kepada polisi.&#13;
&#13;
Hingga saat ini sejumlah mahasiswa dari berbagai Universitas terus berdatangan dan memadati gerbang Pancasila yang sudah berhasil dirobohkan massa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) batal mengesahkan RUU Pilkada dalam rapat paripurna yang sedianya digelar pada Kamis (22/8/2024).&#13;
&#13;
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang bertindak sebagai pimpinan sidang menjelaskan, rapat paripurna hanya dihadiri oleh 89 anggota dewan. Sementara 87 anggota izin.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh karena itu, kita akan menjadwalkan kembali rapat bamus untuk rapat paripura karena quorum tidakk terpenuhi,&amp;quot; kata Dasco sambil mengetok palu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
