<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Viral Mahasiswa Unnes Diduga Jadi Pelaku Pemerkosaan</title><description>Dari pengumpulan informasi sementara, pihak kampus menyebut memang ada indikasi pelecehan seksual itu yang merujuk tindak pidana pemerkosaan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/22/509/3052671/viral-mahasiswa-unnes-diduga-jadi-pelaku-pemerkosaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/22/509/3052671/viral-mahasiswa-unnes-diduga-jadi-pelaku-pemerkosaan"/><item><title> Viral Mahasiswa Unnes Diduga Jadi Pelaku Pemerkosaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/22/509/3052671/viral-mahasiswa-unnes-diduga-jadi-pelaku-pemerkosaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/22/509/3052671/viral-mahasiswa-unnes-diduga-jadi-pelaku-pemerkosaan</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2024 04:27 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/22/509/3052671/mahasiswa_unnes_diduga_melakukan_pemerkosaan-Bvnf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa Unnes diduga melakukan pemerkosaan (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/22/509/3052671/mahasiswa_unnes_diduga_melakukan_pemerkosaan-Bvnf_large.jpg</image><title>Mahasiswa Unnes diduga melakukan pemerkosaan (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Viral di media sosial (medsos) X seorang pria muda dinarasikan sebagai mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diduga menjadi pelaku pemerkosaan. Korbannya sampai masuk rumah sakit dan dioperasi.&#13;
&#13;
Pria itu berinisial MJP, tahun masuk 2023, yang juga lengkap dicantumkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Akun @Araoulette mencantumkan beberapa tangkapan layar berisi percakapan diduga dari pelaku, korban dan pihak-pihak lain. Diduga peristiwa ini terjadi Desember 2023.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Woi Lu pada yang kuliah di sini, mending ati2 kalau ketemu si**** ini. Dia udah merkosa temen Gw sampe masuk rumah sakit dan operasi. Mana gaada tanggung jawab sama sekali. Keluarganya ga ada itikad baik buat minta maaf atau apa,&amp;rdquo; demikian narasi di tangkapan layar medsos X.&#13;
&#13;
Unnes melalui Kepala Humas Rahmat Petuguran merespons hal itu. Dia menyebut pada Selasa (20/8/2024) malam memang muncul perbincangan di media sosial X itu, terkait dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan mahasiswa Unnes.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Unnes memberikan perhatian serius dengan melakukan langkah-langkah, yaitu tim Etik Fakultas Ilmu Keolahragaan, Tim Seksi Kemahasiswaan dan Tim Etik Unnes telah bekerja dengan menggali informasi dari berbagai sumber agar memperoleh informasi yang benar dan berimbang,&amp;rdquo; kata Rahmat pada keterangan tertulisnya, Rabu (21/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim Etik FIK juga telah menghubungi terduga pelaku untuk mendapatkan informasi lebih detail. &amp;ldquo;Komunikasi melalui orangtua terdua pelaku juga dilakukan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pengumpulan informasi sementara, pihak kampus menyebut memang ada indikasi pelecehan seksual itu yang merujuk tindak pidana pemerkosaan. Sidang etik akan dilakukan kepada mahasiswa tersebut jika bukti-bukti sudah kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sanksi terhadap mahasiswa terduka pelaku kekerasan atau pelecehan seksual akan diberikan sesuai Peraturan Rektor Nomor 44 Tahun 2018 dan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021,&amp;quot; tandas Rahmat seraya menyatakan pihaknya akan memberikan informasi perkembangan kasus ini lebih lanjut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Viral di media sosial (medsos) X seorang pria muda dinarasikan sebagai mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diduga menjadi pelaku pemerkosaan. Korbannya sampai masuk rumah sakit dan dioperasi.&#13;
&#13;
Pria itu berinisial MJP, tahun masuk 2023, yang juga lengkap dicantumkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Akun @Araoulette mencantumkan beberapa tangkapan layar berisi percakapan diduga dari pelaku, korban dan pihak-pihak lain. Diduga peristiwa ini terjadi Desember 2023.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Woi Lu pada yang kuliah di sini, mending ati2 kalau ketemu si**** ini. Dia udah merkosa temen Gw sampe masuk rumah sakit dan operasi. Mana gaada tanggung jawab sama sekali. Keluarganya ga ada itikad baik buat minta maaf atau apa,&amp;rdquo; demikian narasi di tangkapan layar medsos X.&#13;
&#13;
Unnes melalui Kepala Humas Rahmat Petuguran merespons hal itu. Dia menyebut pada Selasa (20/8/2024) malam memang muncul perbincangan di media sosial X itu, terkait dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan mahasiswa Unnes.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Unnes memberikan perhatian serius dengan melakukan langkah-langkah, yaitu tim Etik Fakultas Ilmu Keolahragaan, Tim Seksi Kemahasiswaan dan Tim Etik Unnes telah bekerja dengan menggali informasi dari berbagai sumber agar memperoleh informasi yang benar dan berimbang,&amp;rdquo; kata Rahmat pada keterangan tertulisnya, Rabu (21/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim Etik FIK juga telah menghubungi terduga pelaku untuk mendapatkan informasi lebih detail. &amp;ldquo;Komunikasi melalui orangtua terdua pelaku juga dilakukan,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari pengumpulan informasi sementara, pihak kampus menyebut memang ada indikasi pelecehan seksual itu yang merujuk tindak pidana pemerkosaan. Sidang etik akan dilakukan kepada mahasiswa tersebut jika bukti-bukti sudah kuat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sanksi terhadap mahasiswa terduka pelaku kekerasan atau pelecehan seksual akan diberikan sesuai Peraturan Rektor Nomor 44 Tahun 2018 dan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021,&amp;quot; tandas Rahmat seraya menyatakan pihaknya akan memberikan informasi perkembangan kasus ini lebih lanjut.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
