<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Panggil Pemilik PT Jembatan Nusantara Terkait Korupsi Akuisisi Perusahaan oleh ASDP</title><description>Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus ASDP.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053357/kpk-panggil-pemilik-pt-jembatan-nusantara-terkait-korupsi-akuisisi-perusahaan-oleh-asdp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053357/kpk-panggil-pemilik-pt-jembatan-nusantara-terkait-korupsi-akuisisi-perusahaan-oleh-asdp"/><item><title>KPK Panggil Pemilik PT Jembatan Nusantara Terkait Korupsi Akuisisi Perusahaan oleh ASDP</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053357/kpk-panggil-pemilik-pt-jembatan-nusantara-terkait-korupsi-akuisisi-perusahaan-oleh-asdp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053357/kpk-panggil-pemilik-pt-jembatan-nusantara-terkait-korupsi-akuisisi-perusahaan-oleh-asdp</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2024 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053357/jubir_kpk_tessa_mahardhika_sugiarto-Q5ue_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir KPK Tessa Mahardhika Sugiarto (Okezone.com/Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053357/jubir_kpk_tessa_mahardhika_sugiarto-Q5ue_large.jpg</image><title>Jubir KPK Tessa Mahardhika Sugiarto (Okezone.com/Khabibi)</title></images><description>JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, Jumat (23/8/2024). Adjie akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero 2019-2022.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama A selaku wiraswasta atau pemilik PT JN Grup,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto melalui keterangan tertulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Belum diketahui materi apa yang akan digali tim penyidik Lembaga Antirasuah dari keterangan yang bersangkutan dari kasus tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya KPK mengungkapkan pengadaan kapal dalam kasus dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero 2019-2022 tidak sesuai spesifikasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menyatakan, dalam proses tersebut PT ASDP tidak membeli kapal baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mulai terjadi kesalahannya itu adalah ketika prosesnya, jadi barang-barang yang dibeli dari PT JN (Jembatan Nusantara) itu juga kondisinya bukan baru-baru,&amp;quot; kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 15 Agustus 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu yang kemudian menyebabkan akhirnya terjadi kerugian, kemudian juga perhitungan dan lain-lain,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait kegiatan pengadaan, menurutnya bukan hal yang menyalahi aturan. Pasalnya, PT ASDP membutuhkan tambahan armada untuk mencukupi permintaan pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hanya yang menjadi masalah adalah ketika yang dibelinya itu, nah itu spesifikasinya juga tidak sesuai dan lain-lain,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie, Jumat (23/8/2024). Adjie akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero 2019-2022.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama A selaku wiraswasta atau pemilik PT JN Grup,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto melalui keterangan tertulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Belum diketahui materi apa yang akan digali tim penyidik Lembaga Antirasuah dari keterangan yang bersangkutan dari kasus tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya KPK mengungkapkan pengadaan kapal dalam kasus dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero 2019-2022 tidak sesuai spesifikasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu menyatakan, dalam proses tersebut PT ASDP tidak membeli kapal baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mulai terjadi kesalahannya itu adalah ketika prosesnya, jadi barang-barang yang dibeli dari PT JN (Jembatan Nusantara) itu juga kondisinya bukan baru-baru,&amp;quot; kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 15 Agustus 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu yang kemudian menyebabkan akhirnya terjadi kerugian, kemudian juga perhitungan dan lain-lain,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait kegiatan pengadaan, menurutnya bukan hal yang menyalahi aturan. Pasalnya, PT ASDP membutuhkan tambahan armada untuk mencukupi permintaan pasar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hanya yang menjadi masalah adalah ketika yang dibelinya itu, nah itu spesifikasinya juga tidak sesuai dan lain-lain,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
