<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Depan KPU RI Masih Berlangsung, Massa Lantunkan Shalawat Nabi</title><description>&quot;Ya Allah mudah-mudahan KPU bertobat,&quot; ucap narator.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053482/demo-depan-kpu-ri-masih-berlangsung-massa-lantunkan-shalawat-nabi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053482/demo-depan-kpu-ri-masih-berlangsung-massa-lantunkan-shalawat-nabi"/><item><title>Demo Depan KPU RI Masih Berlangsung, Massa Lantunkan Shalawat Nabi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053482/demo-depan-kpu-ri-masih-berlangsung-massa-lantunkan-shalawat-nabi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053482/demo-depan-kpu-ri-masih-berlangsung-massa-lantunkan-shalawat-nabi</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2024 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053482/demo_depan_kantor_kpu_ri-Xw4z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo depan Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat (Okezone.com/Widya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053482/demo_depan_kantor_kpu_ri-Xw4z_large.jpg</image><title>Demo depan Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat (Okezone.com/Widya)</title></images><description>JAKARTA - Ratusan pendemo masih bertahan di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024) malam. Mereka melantunkan shalawat Nabi Muhammad SAW dan berorasi minta KPU bertobat.&#13;
&#13;
Massa menuntut segera diterbitkan PKPU sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUUXXII/2024 yang memuat ambang batas (threshold) pengusungan calon kepala daerah dan putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024 tentang syarat usia pencalonan kepala daerah.&#13;
&#13;
Hingga pukul 18.25 WIB, mereka masih mengepung KPU RI dengan duduk di sekitaran jalan imam Bonjol. Bahkan mereka melantunkan shalawat nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya Allah mudah-mudahan KPU bertobat,&amp;quot;ucap narator.&#13;
&#13;
Sementara itu, tampak terlihat anak STM ikut mengawal putusan MK. Mereka yang memakai baju putih abu-abu itu membawa poster bertuliskan &amp;quot;Tolak Lawan Pilkada Curang Culas&amp;quot;.&#13;
&#13;
Kemudian, massa aksi dari pengurus besar himpunan mahasiswa Islam (PB-HMI) juga melakukan aksi bakar ban sebagai wujud kekecewaan nya terhadap pemerintah.&#13;
&#13;
Adapun jalan raya terpantau ramai lancar meski jalan imam Bonjol ditutup.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ratusan pendemo masih bertahan di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024) malam. Mereka melantunkan shalawat Nabi Muhammad SAW dan berorasi minta KPU bertobat.&#13;
&#13;
Massa menuntut segera diterbitkan PKPU sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUUXXII/2024 yang memuat ambang batas (threshold) pengusungan calon kepala daerah dan putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024 tentang syarat usia pencalonan kepala daerah.&#13;
&#13;
Hingga pukul 18.25 WIB, mereka masih mengepung KPU RI dengan duduk di sekitaran jalan imam Bonjol. Bahkan mereka melantunkan shalawat nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya Allah mudah-mudahan KPU bertobat,&amp;quot;ucap narator.&#13;
&#13;
Sementara itu, tampak terlihat anak STM ikut mengawal putusan MK. Mereka yang memakai baju putih abu-abu itu membawa poster bertuliskan &amp;quot;Tolak Lawan Pilkada Curang Culas&amp;quot;.&#13;
&#13;
Kemudian, massa aksi dari pengurus besar himpunan mahasiswa Islam (PB-HMI) juga melakukan aksi bakar ban sebagai wujud kekecewaan nya terhadap pemerintah.&#13;
&#13;
Adapun jalan raya terpantau ramai lancar meski jalan imam Bonjol ditutup.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
